Tips Perlindungan Privasi Saat Online

terapi menulis untuk kesehatan mental
terapi menulis untuk kesehatan mental

Internet merupakan bentuk kecanggihan teknologi yang banyak dimanfaatkan oleh manusia modern untuk membangun komunitas. Internet jadi mudah menemukan orang-orang yang kita kenal pada beberapa tahun lalu. Meski demikian, kita tetap perlu membekali diri dengan pengetahuan menjaga privasi diri. Tujuannya agar profil kita tidak dijadikan sasaran kejahatan.

Berikut ini tips menjaga privasi saat online yang saya kutip dari buku panduan Internet Sehat:

  1. Pasang software Firewall. Software ini akan melindungi komputer dari hacker atau orang jahat yang ingin menerobos masuk melalui Internet dan mengacak acak privasi. Pengen tahu software firewall apa saja yang bisa Anda pakai? Tenang, gunakan Googe untuk mendapatkan jawabnya. Silahkan pilih software yang sesuai dengan notebook Anda.
  2. Selalu lakukan update seluruh software, secara rutin. Ini untuk mencegah adanya pihak yang memanfaatkan kelemahan pada suatu software untuk merusak komputer. Jangan banyak alasan tidak mau update karena tidak punya kuota internet. Manfaat koneksi wifi yang sudah banyak tersebut di tempat-tempat umum, baik di kantor, kafe, restoran, perpustakaan umum, dan lain-lain.
  3. Gunakan software antivirus yang terkini, dan selalu di update secara rutin. Antivirus akan membantu kita melindung komputer dari serangan worm dan virus. Nggak semua yang gratisan itu kualitasnya jelek. Dan Anda nggak harus membeli software berbayar yang seringkali tidak sesuai harapan. Antivirus free atau gratisan pun saat ini sudah banyak yang bagus dan sesuai kebutuhan.
  4. Cari tahu dan pelajari berbagai jenis / fitur software parental yang tersedia, sehingga apabila diperlukan dapat dipasang di komputer. Software parental ini bertujuan untuk membantu para orang tua mengawasi aktifitas online anak-anaknya. Nah, disinilah peran orang tua menjadi begitu penting.
  5. Lindungi diri anda dari kemungkinan berbagai penipuan bisnis melalui Internet, baik yang ditawarkan melalui e-mail, situs Internet ataupun chatroom. Jangan mudah tergiur pendapatan besar dari internet dan bisnis online. Bisnis online itu pada dasarnya nggak beda jauh dengan bisnis offline. Butuh kepercayaan dan kredibilitas untuk sukses di dalamnya.
  6. Waspadalah terhadap e-mail spam (sampah) ataupun phising (penipuan). Meskipun layanan penyedia email gratis makin pintar, tapi usaha para spammer juga tak kalah pintar. Sebaiknya Anda abaikan pesan-pesan tidak jelas yang biasanya tertuju kepada pengguna baru atau newbie di bisnis online,
  7. Jangan sembarang mendownload dan menginstal software dari Internet, karena bisa saja didalamnya disusupi software jahat untuk mencuri data hingga merusak komputer. Ini perlu diperhatikan untuk para pemburu layanan gratisan. Jangan sampai keinginan Anda yang bersemangat belajar di internet menjadi awal petaka bagi komputer Anda.

Semoga tips ini bisa berguna untuk teman-teman. Ingat ya, bentengi diri dengan iman dan takwa agar teknologi tidak menjadi bumerang bagi kita.

Sumber: www.internetsehat.com

Published by

Agus Siswoyo

Warga Tebuireng, Blogger Indonesia, Penulis Lepas, Peduli Yatim, dan Guru TPQ. Follow me at Twitter @agussiswoyo.

2 thoughts on “Tips Perlindungan Privasi Saat Online”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *