Trend Blogging Indonesia: Topik Populer Vs Artikel Idealis

Jamaah Gosip Emak-emak di Grup WA
Jamaah Gosip Emak-emak di Grup WA

Bagaimana perkembangan trend blogging di Indonesia saat ini? Apakah blog dengan topik populer masih mendominasi publikasi artikel? Bagaimana nasib blogger yang tetap mempertahankan idealis mereka?

Kalau kita bicarakan trend blogging, maka tidak lepas dari kebutuhan informasi dalam era kebebasan berekspresi di internet. Blogger telah disetir oleh pengguna internet agar bisa menyajikan informasi sesuai kebutuhan mereka. Dan hanya sedikit saja blogger yang konsisten dengan menulis topik yang sesuai visi-misi mereka. Sebagian blogger ada yang mampu mengakomodasi dua kepentingan tersebut sehingga bisa menyelipkan keunikan karakter mereka meski dibalut dalam artikel populer.

Blog dengan topik populer lebih tepat bila disebut dengan blog gado-gado. Topik yang dibahas bermacam-macam mulai dari kesehatan, ekonomi, pendidikan, budaya, wisata, politik, hiburan, olahraga dan lain-lain. Apa yang sedang ngetrend dan menjadi hits di masyarakat itulah yang mereka bahas. Bahan penulisan melimpah ruah, sifatnya real time dan cepat usang karena segera diganti oleh berita selanjutnya.

Sebaliknya, blog dengan topik idealis cenderung stabil membahas satu kategori tertentu. Misalkan blog seputar tips dan trik WordPress, perbankan syariah, motivasi blogger, panduan desain photoshop dan lain-lain. Niche blog tersebut sangat dalam sehingga kemungkinan besar tidak bisa dipahami oleh masyarakat awam pengguna internet. Kunjungan blog didapatkan secara berulang melalui newsletter, feeds maupun forum komunitas tertentu.

 

Studi Kasus Blog Topik Populer Dan Idealis

Menurut pengalaman saya, berita di televisi mengenai reality show dan entertainment merupakan topik yang sangat bagus untuk menghasilkan traffic blog. Saya masih ingat saat ada acara reality show Penghuni Terakhir 6 di salah satu televisi swasta tahun lalu. Waktu itu blog saya lainnya panen traffic karena kunjungan dengan kata kunci yang terkait Petir 6. Kebetulan saya memang suka memantau acara ini jadi secara rutin memuat opini hasil malam ekstradisi.

Sementara itu, blog ini yang topiknya itu-itu saja, kalau nggak motivasi diri ya tips menulis, akhirnya malah kalah saingan dengan traffic blog yang baru lahir tersebut. Di luar faktor optimasi web dan kualitas konten, topik blog yang bisa diikuti oleh pembaca awam akan memiliki traffic yang lebih baik dibanding pembahasan dengan topik tertentu. Ada pengamat blogging yang menilai kalau saat ini rakyat Indonesia haus hiburan sehingga saat mereka memakai internet hanya untuk kegiatan yang menyenangkan saja.

Trend dominasi blog populer sepertinya akan terus berlangsung. Setidaknya jika saya mengacu blog saya The Jombang Taste sudah kehabisan bandwidth 30 GB sejak tanggal 19 Januari 2012 lalu. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi pengelola blog dengan topik sempit karena peluang meraih penghasilan tidak kalah menarik. Advertiser lebih suka memakai jasa blog dengan niche khusus sehingga produk yang mereka pasarkan bisa lebih tepat sasaran.

Mungkin analisa saya kali ini terkesan subyektif karena mengambil contoh dua kasus blog milik saya sendiri. Bagaimana dengan pengalaman Anda menulis artikel dan mengelola beberapa blog? Apakah Anda juga mendapatkan kenyataan bahwa blog gado-gado lebih laku di pasaran dunia maya? Silakan berbagi di kolom komentar.

Published by

Agus Siswoyo

Warga Tebuireng, Blogger Indonesia, Penulis Lepas, Peduli Yatim, dan Guru TPQ. Follow me at Twitter @agussiswoyo.

15 thoughts on “Trend Blogging Indonesia: Topik Populer Vs Artikel Idealis”

  1. Perbandingan yg mencolok adalah, blog bertopik idealis lebih menekankan pada loyal reader karena mereka sudah ‘hafal’ apa yang akan dibahas pada blog tersebut, jadi mungkin agak kaget kalau sewaktu-waktu blog itu memposting tulisan yg sedang ‘in’ dan ngga seperti topik biasa. Sedangkan blog bertopik populer adalah rujukan bagi pengunjung yg datang dari mesin pencari, dan itu sedikit sekali peluangnya untuk menjadi loyal readers.

    Sebenarnya lebih bagus jika kita mengusung topik idealis yang sedang populer, tapi itu memang agak sulit. Beda halnya kalau blog2 yg khusus mengulas info2 terkini.

  2. Saya termasuk yang beberapa kali pernah merasakan betapa manisnya memperoleh trafik melimpah sesaat ketika masih aktif ngeblog di blogspot dulunya. Maklum, di blog tersebut saya cukup sering mempublish konten hangat, kebanyakan juga berupa ulasan acara tv. Tapi berhubung sekarang udah jarang nonton tv dan juga udah hijrah ke WP, jadinya ya nggak pernah merasakan manis kayak gitu lagi.

    Bagi saya sekarang, yang penting gimana bisa menulis sebanyak-banyaknya aja dan tetap diusahakan agar bisa menjangkau pengunjung dari mesin pencari. Tentunya selain tetap berusaha nggak terlalu campur aduk. Toh, cakupan topik utama blog saya juga masih sangat memungkinkan untuk dieksplorasi. Masih banyak yang ingin saya tulis dan berpotensi menjaring banyak pengunjung. Masalah utama masih soal pembagian waktu dan saya juga tergolong perfeksionis ..he..he..

  3. menurut sepengalaman saya blog gado gado memang lebih laku untuk traffic. yaaaa, menyesuaikan konten blog dengan perkembangan informasi lah gitu. tapi yang saya bertanya tanya bagaimana pengaruhnya bagi mesin pencari google? apakah google bisa mendeteksi blog gado gado? itu yang masih menjadi ganjalan.

  4. Lama tidak mengunjungi blog ini, tetap saja ada sesuatu yang menarik untuk disimak..
    dulu masuk blog ini terbawa link dari VIVAVlog… dan akhirnya jadi pengunjung tetap…

    terimakasih sharingnya mas agus…

  5. Betul memang, blog gado-gado bisa menghasilkan trafik yang banyak, namun umumnya trafik tinggi hanya berlangsung sesaat dan belum maksimal untuk dipakai monitisasi, sedangkan blog dengan satu topik, trafiknya akan naik secara perlahan namun pasti. Setelah terbentuk komunitas bisa dipakai untuk monitisasi. Itu cuma pendapat Saya lho. Tq.

  6. Kalo saya biasa nulis apapun selama itu masih ada pencarinya, alias riset dulu sebelum nulis gan, soalnya gini…artikel sebagus apapun kalo ga ada yang nyari di google percumah juga ^_^, jadi mending sedikit riset tapi lebih baik….kan yg diharapkan trafik natural bukan refferal..bener kan ^_^

    salam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *