Dongeng Untuk Santri TPQ Bersama Kak Zaki dari Kampung Dongeng Indonesia

Bagaimana kabar kawan-kawan komunitas blogger Jombang hari ini? Mudah-mudahan Anda selalu bahagia dan bersemangat menjalani kegiatan sehari-hari di masa pandemi ini. Tahukah Anda bahwa hidup bahagia dan hati gembira sangat kita perlukan di masa pandemi ini. Hati yang gembira dapat meningkatkan imunitas tubuh, demikian dikatakan oleh para ahli kesehatan.

Salah satu kelompok masyarakat yang perlu dijaga kegembiraan hatinya adalah anak-anak. Anak-anak menjalani masa pembelajaran jarak jauh di masa pandemi ini. Sudah pasti anak-anak merasakan kebosanan yang luar biasa. Kehadiran Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) di tengah masa Belajar Dari Rumah (BDR) diharapkan bisa mengurai kevakuman proses pembelajaran tatap muka.

Penulis sengaja mengundang Kak Zaki dari Kampung Dongeng Indonesia untuk memberikan penyegaran terhadap kegiatan pembelajaran santri di TPQ pada Senin, 21 September 2020 lalu. Kak Zaki adalah ketua komunitas pendongeng Jombang yang berbasis di Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang. Kak Zaki telah hadir di Masjid Baitussalam Dusun Guwo Desa Latsari Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang sejak pukul 15.00 WIB.

Kelucuan Dongeng Anak di Buka Puasa Bersama Anak Yatim Wonosalam Jombang
Kelucuan Dongeng Anak di Buka Puasa Bersama Anak Yatim Wonosalam Jombang

Usai melaksanakan sholat ashar, Kak Zaki telah disambut oleh sekitar 100 santri dari tiga lembaga TPQ di Dusun Guwo. Sore itu semua santri berkumpul bersama di teras masjid. Acara diawali dengan berdoa bersama dipimpin oleh Bapak Ponasir. Usai berdoa, penulis mengumumkan bahwa acara berikutnya adalah dongeng Kak Zaki. Para santri mengikuti acara ini dengan antusias. Mereka ikut bernyanyi dan tertawa dalam cerita dongeng anak yang lucu, menghibur, namun sarat makna.

Kak Zaki membawakan karakter Anis, si anak manis yang dihukum oleh gurunya karena terlambat datang di sekolah. Anis terlambat hadir di sekolah karena sibuk membantu pekerjaan orang tuanya di rumah. Para santri mengikuti acara dongeng selama satu jam dengan antusias. Penulis membagikan sejumlah hadiah kepada para santri yang mengikuti kuis usai dongeng berakhir.

Acara dongeng berakhir pada pukul lima sore. Anak-anak membubarkan diri dengan tertib. Mereka kembali ke rumah dengan gembira. Cerita dongeng dari Kak Zaki diharapkan bisa memberikan semangat kepada para santri agar mereka selalu patuh pada perintah orang tua di rumah. Kegembiraan yang tercipta dari kegiatan mendongeng ini sangat penting untuk menumbuhkan semangat belajar santri di masa pandemi.

Bagaimana dengan pengalaman putra dan putri Anda mengikuti kegiatan mengaji di TPQ? Apa bentuk pembelajaran menyenangkan yang diterapkan oleh ustadz dan ustadzah mereka di TPQ selama masa pandemi ini berlangsung? Semoga artikel ini bisa menambah wawasan Anda dalam mengajar santri di TPQ.

Bagikan tulisan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *