Pelatihan Pelatih Harfun “Moco Qur’an Sak Maknane” di Balai Pelatihan Tebuireng (Hari Kedua)

View this post on Instagram

#diklat #harfun di #balaidiklat #tebuireng

A post shared by Jombang Cetar (@jombangcetar) on

“Kita menghadapi 90% masyarakat muslim Indonesia yang belum bisa membaca Alquran beserta maknanya. Oleh karena itu kita harus bisa mengidentifikasi kondisi masyarakat yang akan kita hadapi,” demikian disampaikan oleh Ustadz Yusman El Makmur dalam membuka pelatihan pelatih Harfun ‘Moco Quran Sak Maknane’ pada Ahad, 17 Maret 2019 kemarin. Kegiatan pelatihan ini diselenggarakan oleh Harfun Training Center IKA UNHASY dan didukung sepenuhnya oleh Yayasan Pondok Pesantren Tebuireng.

Pelatihan pelatih (training of trainer) belajar Qur’an metode Harfun berlangsung selama 2 hari. Pelatihan hari Ahad kemarin merupakan hari kedua kegiatan. Pelatihan Harfun berlangsung di Balai Pelatihan Tebuireng. Lokasi pelatihan Harfun berada satu kompleks dengan Pondok Pesantren Tebuireng 2. Lokasi ini juga berdekatan dengan SMA Trensains Tebuireng yang merupakan tempat sekolah murid pilihan di Kabupaten Jombang.

Belajar Public Speaking

Lebih lanjut lagi Ustadz Yusman menyampaikan bahwa penyampaian metode belajar Harfun harus dilakukan sesederhana mungkin agar mudah dipahami oleh audiens. “Tatapan mata pemateri kepada audiens saat mengucapkan salam bisa memperkuat wibawa seorang pemateri. Ilmu public speaking ini merupakan syarat umum yang berlaku dalam kegiatan pelatihan.  Setiap pelatih harus mampu berbicara di depan publik secara luwes tetapi juga harus tegas,” imbuhnya.

“Banyak muslim di Indonesia bisa membaca dan hafal Alquran Surat Yasin namun mereka tidak tahu artinya. Inilah fakta yang sedang kita hadapi bersama,” demikian disampaikan oleh Ustadz Yusman di hadapan 30 orang peserta pelatihan pelatih Harfun.

Selanjutnya Ustadz Yusman juga menyatakan bahwa orang yang shalatnya khusyuk adalah orang yang memahami bacaan salat dan mereka mengetahui makna dari ucapannya.

Pemateri asal Jakarta ini kemudian bertanya kepada audiens yang hadir pada pelatihan harfun ini. “Bisakah kita bercakap-cakap dengan Allah?”

Sejenak hadirin terdiam saat mendapatkan pertanyaan itu. Tak lama kemudian beliau menjawab sendiri pertanyaannya bahwa selama ini Allah telah berbicara kepada kita melalui ayat-ayat Alquran. “Namun sayangnya kita tidak paham. Oleh karena itu kita harus belajar mencari makna bacaan Alquran,” tegasnya.

Setiap muslim wajib belajar membaca al-quran tidak hanya pada tingkat tahsin saja tetapi harus dilanjutkan ke tingkat pemahaman ayat-ayat suci Alquran,” harapnya.

Pemateri selanjutnya yaitu Ustadz Achmad Saychu Buchori. Beliau memimpin jalannya acara diskusi rencana tindak lanjut dari pelatihan Harfun. Setelah kegiatan ini usai, para peserta diharapkan untuk segera mempraktekkan metode pengajaran harus di lembaga pendidikan masing-masing.

Setiap peserta pelatihan telah dibekali dengan materi cara membaca Alquran beserta maknanya metode Harfun. Selain itu, peserta telah dibekali dengan buku Harfun dan alat peraga metode Harfun. “Besar harapan kami bahwa setiap peserta tidak berhenti belajar sampai disini saja. Mereka harus terus meningkatkan pengetahuan mereka dalam ilmu Nahwu dan Shorof serta mengasah keterampilan berbicara di depan publik,” harap Ustadz Syaichu.

“Pada mulanya saya juga tidak memiliki cukup keberanian untuk berbicara di depan publik. Namun berbeka niat baik untuk mengajarkan bacaan Alquran beserta maknanya, maka rasa grogi dan khawatir saat berbicara dengan publik itu hilang sendirinya,” demikian dikatakan oleh Ustadz Saychu di akhir acara.

View this post on Instagram

#training #harfun #tebuireng #guruquran

A post shared by Jombang Cetar (@jombangcetar) on

Kreasi Ice breaking

Acara pelatihan Harfun ini juga memotivasi setiap peserta untuk berkreasi menciptakan suasana kelas yang menyenangkan. Mereka dirangsang untuk membuat lagu permainan icebreaking. Misalnya syair lagu Disini Senang Disana Senang.

DI SINI NGAJI
DI SANA NGAJI
DIMANA MANA KITA MENGAJI

SEKARANG NGAJI
BESOK YA NGAJI
SAMPAI KAPANPUN KITA MENGAJI..

LA LA LA
NGAJI HARFUN YO AYO
NGAJI HARFUN YO AYO
SANGAT MUDAH

LA LA LA
NGAJI HARFUN YO AYO
NGAJI HARFUN YO AYO
PASTI BISA

Selain itu,  para peserta juga membuat yel-yel penyemangat.

Kalau kau suka harfun tepuk dada 2X
Mari kita amalkan dengan sepenuh hati.
Kalau kau suka harfun tepuk dada

Kalau kau suka harfun injak bumi 2X
Mari kita amalkan dengan sepenuh hati.
Kalau kau suka harfun injak bumi

Kalau kau suka harfun tepuk paha 2X
Mari kita amalkan dengan sepenuh hati.
Kalau kau suka harfun tepuk paha

Kalau kau suka harfun berteriak hu wa2X
Mari kita amalkan dengan sepenuh hati.
Kalau kau suka harfun berteriak Hu wa

Kalau kau suka harfun semuanya 2X
Mari kita amalkan dengan sepenuh hati.
Kalau kau suka harfun semuanya

Testimoni Peserta Pelatihan

Acara pelatihan Harfun di hari kedua berakhir pada pukul 13.30 WIB. Setiap peserta kemudian membubarkan diri dan kembali bersiap ke aktivitas masing-masing.

Sejumlah peserta pelatihan Harfun mengaku puas dengan adanya kegiatan pelatihan membaca al-quran dengan maknanya melalui metode Harfun ini.

“Ini adalah acara yang sangat luar biasa.  Bukan hanya mengajarkan cara membaca Alquran dengan baik dan benar, tetapi juga mampu mengeluarkan mutiara-mutiara makna di dalam Alquran,” demikian disampaikan Ali Mahsun, salah satu peserta pelatihan Harfun.

Ucapan senada juga disampaikan peserta lainnya. “Acara pelatihan ini memudahkan kami untuk memahami ayat-ayat di dalam Alquran. Kegiatan ini sangat bagus dan perlu dilanjutkan pelatihan secara berkala. Semoga makin banyak masyarakat yang tertarik untuk mempelajari makna Alquran,” demikian disampaikan Saiful, peserta pelatihan Harfun asal Kediri.

“Setelah ini kami berharap dapat dilaksanakan pelatihan Harfun angkatan  berikutnya. Semoga makin banyak masyarakat yang tertarik mendalami makna bacaan Al-Quran,” demikian disampaikan oleh Ayumi, salah satu panitia pelaksana yang telah bekerja keras selama 2 hari menyukseskan acara pelatihan ini.

Semoga kegiatan ini bisa memberikan manfaat dan keberkahan untuk para peserta. Mudah-mudahan para peserta bisa mengamalkan ilmunya untuk mendidik masyarakat.

Brosur Terbaru Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Hasyim Asyari Tebuireng Jombang
Brosur Terbaru Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Hasyim Asyari Tebuireng Jombang
Bagikan artikel ini melalui:

8 Replies to “Pelatihan Pelatih Harfun “Moco Qur’an Sak Maknane” di Balai Pelatihan Tebuireng (Hari Kedua)”

  1. Salam kenal. Saya baru tahu ada metode Harfun. terima kasih telah berbagi informasi Mas, betah sekali membaca tulisan-tulisan disini, saya merasa bertambah wawasan semoga selalu di beri kesehatan dan sukses selalu. Wassalam.

Tinggalkan Balasan ke Jamal Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *