Review Jurnal Akuntansi Lingkungan Pada Industri Farmasi di Yordania

Review Jurnal Akuntansi Lingkungan Pada Industri Farmasi di Yordania
Review Jurnal Akuntansi Lingkungan Pada Industri Farmasi di Yordania

Pada 12 November 2014 Munther Al-Nimer dari Accounting Applied Science University Jordan menulis jurnal berjudul Perceptions of Environmental Accounting in the Jordanian Pharmaceutical Industries (Applications and Disclosure). Jurnal tersebut dipublikasikan oleh Canadian Center of Science and Education pada 20 Januari 2015 melalui International Journal of Business and Management; Vol. 10, No. 2; 2015 ISSN 1833-3850 E-ISSN 1833-8119. Penelitian tersebut membahas penerapan akuntansi pada lingkungan di industry farmasi di negara Yordania.

Tujuan Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesadaran perusahaan pengguna Akuntansi Lingkungan pada Departemen Industri Farmasi di Yordania. Penelitian Munther Al-Nimer berfokus pada tujuan-tujuan berikut: (1) Mengidentifikasi tingkat kesadaran dan tanggung jawab lingkungan perusahaan yang bergerak di bidang industri farmasi di Yordania, (2) Mengidentifikasi bagaimana industri farmasi di Yordania menerapkan aturan akuntansi lingkungan, (3) Mengukur tingkat komitmen industri farmasi terhadap Undang-Undang Negara Yordania Nomor 52 tahun 2006 tentang Perlindungan Lingkungan, dan (4) Menentukan standard akuntansi lingkungan serta pengungkapannya di industri farmasi Yordania.

Pertanyaan Penelitian

Jurnal karya Munther Al-Nimer memuat beberapa pertanyaan yang berhasil disimpulkan secara tersirat oleh penulis jurnal. Adapun pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah: (1) Apakah industri farmasi di Yordania berkomitmen menerapkan Undang-Undang Perlindungan Lingkungan No 52 tahun 2006 yang dikeluarkan oleh pemerintah negara Yordania? (2) Apakah departemen keuangan dalam industri farmasi memperhitungkan pelaporan biaya lingkungan mengenai pembuangan limbah industri? (3) Apakah industri farmasi Yordania mengungkapkan tanggung jawab lingkungan di laporan keuangan mereka?

Fenomena Gap

Penelitian yang dilakukan oleh Saymeh dan Al Shoubaki pada tahun 2013 meneliti mengenai tingkat komitmen penerapan akuntansi lingkungan pada perusahaan-perusahaan industri secara umum di Yordania. Sedangkan perbedaan penelitian tersebut dengan jurnal karya Munther Al-Nimer ini adalah jurnal ini meneliti khusus pada industri farmasi di Yordania. Sehinga, Munther Al-Nimer secara spesifik menerapkan penelitian sebelumnya dalam bidang industry farmasi.

Teori Utama yang Dirujuk

Untuk mengidentifikasi bagaimana penerapan kebijakan akuntansi lingkungan pada industri farmasi di Yordania yang berlaku dalam industri mereka, peneliti menerapkan teori dari  Saymeh dan Al Shoubaki (2013) untuk memunculkan pertanyaan yang dapat membentuk hipotesis demi mencapai tujuan tersebut. Saymeh dan Al Shoubaki (2013) menunjukkan bahwa pemikiran dan tindakan para professional di bidang akuntansi masih sangat memprihatinkan dalam hal bertanggungjawab terhadap pelestarian lingkungan. Oleh karena itu, Munther Al-Nimer menekankan pentingnya prinsip akuntansi lingkungan dan merekomendasikan perlunya komitmen semua perusahaan untuk melindungi lingkungan dalam setiap proyek dalam hal kontribusi terhadap tanggung jawab lingkungan.

Jenis Penelitian

Untuk memastikan kesesuaian antara tujuan penelitian dengan fenomena gap, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan pendekatan kualitatif. Dan pada saat yang sama pendekatan ini disebut pendekatan mix-method dengan menerapkan analisis kuesioner dan analisis isi. Jenis penelitian ini adalah penelitian terapan karena penelitian ini dilakukan dalam rangka mengatasi masalah nyata dalam kehidupan yaitu masalah tentang tanggung jawab industri khususnya pada bidang farmasi dan dalam hal penyampaian akuntansi lingkungan pada laporan keuangan di industri mereka.

Lokasi Penelitian

Lokasi penelitian ini adalah pada industri farmasi di Yordania dan meneliti tentang akuntansi lingkungan dan tanggung jawab industri mereka terhadap lingkungan alam.

Variabel Penelitian

Dalam jurnal tersebut terdapat dua jenis variabel. Variabel yang pertama adalah variabel independen atau variabel yang mempengaruhi. Variabel independen dalam jurnal ini adalah persepsi masyarakat tentang akuntansi berwawasan lingkungan. Jenis variabel kedua adalah variabel kontrol yang mempengaruhi variabel independen, yaitu perundang-undangan di Yordania mengenai industri dan perlindungan lingkungan.

Definisi Operational Variabel

Penelitian ini mengupas persepsi masyarakat tentang prinsip akuntansi berwawasan lingkungan. Akuntansi lingkungan merupakan alat penting untuk mengukur peran ekonomi dan kinerja suatu organisasi terhadap lingkungan. Akuntansi lingkungan sendiri menyediakan data yang menyoroti tentang kontribusi sumber daya alam untuk ekonomi dan biaya yang dikenakan atas polusi dan degradasi sumber daya alam. Yordania telah memiliki undang-undang yang mengatur industri dan aspek perlindungan lingkungan. Oleh Karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keduanya.

Pengukuran (Indikator)

Pengukuran atau indikator penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Industri Farmasi mampu memberikan dampak positif terhadap usaha pelestarian lingkungan, (2) Meningkatnya profit perusahaan farmasi melalui angka pertimbangan hasil akuntansi, dan (3) Meningkatnya kesadaran dan tanggung jawab pelaku industri farmasi terhadap lingkungan.

Teknik Pengumpulan Data

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan cara non random (judgment sampling). Untuk mencapai tujuan tersebut, kombinasi metode penelitian mix-metode telah dilakukan, yaitu  kuesioner dan analisis isi; 10 kuesioner yang valid memberikan tingkat respon 62%, diikuti oleh 10 analisis isi yang dikumpulkan dari laporan keuangan tahunan dalam rangka untuk mengetahui tingkat pernyataan pengungkapan akuntansi lingkungan di laporan keuangan mereka. Cara ini akan menunjukkan sejauh mana kesadaran dan tanggung jawab lingkungan dari industri farmasi di Yordania.

Populasi, Sampling dan Ukuran

Populasi penelitian ini adalah industri farmasi dan sektor kedokteran yang ada di negara Yordania dan ukurannya terdiri dari 10 industri. Sampling yang digunakan adalah industri farmasi Yordania yang menerapkan akuntansi berwawasan lingkungan. Cara pengambilan sampling yang digunakan adalah non probability sampling karena probabilitas elemen populasi untuk terpilih sebagai subyek sampel tidak diketahui.

Hasil Penelitian

Penelitian ini menunjukkan bahwa ketersediaan sistem informasi akuntansi merupakan sebuah unit pengendalian lingkungan internal dan program pendidikan serta persyaratan khusus yang utama untuk mengikuti perkembangan fungsi akuntansi lingkungan. Selain itu, penelitian ini menunjukkan bahwa industri farmasi di Yordania dalam pembuangan limbah industri telah dilaksanakan dengan cara efisiensi dan efektif yang teorganisasi melalui akuntansi lingkungan, lalu diikuti dengan menghitung biaya produksi dan menentukan harga jual. Dan pada intinya, penelitian ini mengungkapkan bahwa sebagian besar industri farmasi Yordania telah mengungkapkan informasi akuntansi lingkungan dalam laporan finansial mereka.

Saran

Penelitian ini tergolong dalam penelitian deskriptif dan menggunakan mix method, bukan multi metode. Penyebabnya karena penerapan multi metode berarti penggunaannya lebih dari dua metode. Mix metode yang digunakan menggabungkan pendekatan kualitatif dan pendekatan kuantitatif. Penelitian yang berdasarkan penelitian kuantitatif biasanya memiliki hipotesis dan ada juga yang tidak. Seharusnya dicantumkan juga hipotesis dalam jurnal ini agar pembaca jurnal lebih mudah memahaminya, Sayangnya, kami (pereview jurnal) tidak menemukan hipotesis pada penelitian ini karena dalam penelitian ini tidak terdapat pengujian hipotesis. Menurut kami, dalam penelitian ini hanya ada dua variabel yaitu persepsi mengenai akuntansi lingkungan dan perundang-undangan di Yordania mengenai industri dan perlindungan lingkungan.

Adapun saran dalam jurnal tersebut adalah sebagai berikut: (1) Supaya para akuntan dalam perindustrian farmasi di Yordania mempertimbangkan komitmen pelaksanaan Undang-undang Perlindungan Lingkungan Yordania No. 52 tahun 2006; (2) Adanya kesadaran atas kerangka dan konsep umum akuntansi lingkungan dan metode yang berlaku serta sistem akuntansinya; (3) Melaksanakan dan mengembangkan peraturan perundang-undangan yang berorientasi kepada tanggungjawab lingkungan; dan (4) Diperlukan pertanggungjawaban yang mungkin tidak dipaksakan oleh hukum lingkungan, selain itu juga diperlukan kriteria untuk membimbing akuntan dalam praktik akuntansi lingkungan.

3 Replies to “Review Jurnal Akuntansi Lingkungan Pada Industri Farmasi di Yordania”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *