Berkenalan Dengan Profesi Freelance

Foto Chef Marinka
Foto Chef Marinka

Mulai minggu ini secara berkala saya akan membahas topik seputar freelance. Mungkin ini sedikit mengganggu peredaran artikel yang sudah ada dan tidak semua pembaca menyukainya. Namun setelah beberapa hari mempertimbangkan, akhirnya saya berkesimpulan pembahasan seputar dunia freelancer adalah topik paling update yang saya jalani saat ini. Jadi, mengapa nggak sekalian saya bahas.

Apakah pengertian freelance? Secara definitif belum ada kesepakatan resmi tentang hal ini. Saya ambil saja penjelasan yang bisa diterima secara umum, yaitu dari Wikipedia. Menurut Wikipedia, freelance (pekerja lepas) adalah seseorang yang bekerja sendiri dan tidak berkomitmen kepada majikan dalam jangka panjang tertentu.

Bidang Pekerjaan Freelance

Freelance bergerak dalam banyak bidang jasa. Diantaranya adalah programer komputer, web design, desain grafis, penterjemah, jurnalisme, penulisan artikel, konsultan keungan, penerbitan buku, redaktur cetak dan lain-lain. Sebagian bekerja secara offline, sedangkan yang lain secara online. Nah, dalam artikel-artikel ke depan, saya membatasi pembahasan khusus untuk freelance online.

Freelance Bekerja Sendiri Atau Berkelompok

Freelance memang identik dengan kata bekerja sendiri. Orang menganggap semua hal mampu dilakukan sendiri. Cari proyek sendiri, bekerja sendiri, hasilnya pun dinikmati sendiri. Padahal tidak selalu demikian. Bukan hal yang aneh kalau terdapat sekelompok freelancer yang bergabung menjadi satu dalam sebuah provider dan melayani aneka jenis jasa.

Perjanjian Kerjasama Freelance

Meski tidak terikat untuk bekerja pada orang lain, freelance mempunyai kesepakatan tertulis yang mengatur hak dan kewajiban yang berkenaan dengan sebuah proyek, terutama proyek besar yang melibatkan masyarakat atau instansi Pemerintah. Sementara untuk sebagian freelance online lebih sering membuat kesepakatan lisan atau bahkan lewat chatting YM. Prinsipnya adalah kepercayaan, asal klien dan freelance bisa saling percaya, umumnya proyek bisa langsung dieksekusi.

Sistem Pembayaran Freelance

Cara pembayaran freelance berbeda-beda tergantung kesepakatan awal dengan klien. Ada yang dihitung per jam, per hari, per halaman, ataupun per proyek yang sedang dikerjakan. Sistem pembayaran pun bervariasi. Bisa full di depan, DP 50 persen atau dibayar hingga proyek selesai. Mata uang yang digunakan selain Rupiah adalah US Dollar dan Paypal. So, freelance wajib hukumnya punya akun Paypal.

Karena hasil pekerjaan freelance berhubungan dengan hak kekayaan intelektual, seringkali karya mereka tidak dihitung dengan uang, melainkan seberapa besar manfaat yang diciptakan. Misalkan freelancer bidang marketing, kalau bisa menjualkan 50 unit apartemen dalam jangka waktu tertentu maka akan mendapat 1 apartemen gratis.

Itu dulu yang dapat saya bagi kali ini. Ada yang bersedia menambahkan? Monggo berbagi info di kolom komentar.

51 Replies to “Berkenalan Dengan Profesi Freelance”

  1. nampaknya mas agus mulai memfokuskan di bidang freelance. sebenarnya antara motivasi blogging dan freelance ada keterkaitan yang ketara.

    kebanyakan dari blogger adalah freelance sebenarnya. makanya saya berpendapat adalah tepat jika mas agus juga membahas tentang dunia freelance. itu opini saya.

    karena saya belum mendalami tentang freelance online dan tahunya freelance offline maka saya persilahkan master yang lainya buat menambahkan aja πŸ˜€

    1. memang demikian adanya mas. saya mulai menemukan passion di dunia freelance. semoga pembaca nggak kabur saat mengetahui topik blog ini bukan murni ngeblog lagi.

      1. Saya juga yakin bro AS adalah seorang freelance handal, kalo ngga mana bisa diangkat jadi manajer CB?
        Btw saya suka dengan topik yang ini bro, soalnya selama saya blogging, belum pernah saya ketemu blog yang membahas tentang freelance secara detail. Seperti kata bro Andi, saya yakin pengunjung akan bertambah bukannya kabur

  2. Freelance menurut saya lebih condong ke self-employed, dimana individu yg bersangkutan bebas menentukan induk semang pemberi pekerjaan/jasa. Dari pengalaman pribadi, ada suka dukanya juga kalau kita freelance.

    Sukanya:
    – Waktu fleksibel, tak harus pakai sistem 9-5, asal pada waktunya pekerjaan itu selesai.
    – Meningkatkan rasa percaya diri. Dengan adanya proyek yg ditangani lewat cara freelance, kita secara tak langsung tergerak tuk menghasilkan produk semaksimal mungkin sebagus yg kita bisa. So, otomatis semua metode dan resources kita genjot hingga maksi.
    – Salary sangat memuaskan. Bukan dari sekedar besarannya, tapi juga kepuasan karena dihasilkan dari keringat yg hanya kita saja yg tau rasa asinnya.

    Dukanya:
    – Job/project tak dapat diduga kapan datangnya, kecuali kita giat2 ‘menjemput bola’
    – Kalau salah pilih partner (apalagi yang malah bikin susah), kita yang kewalahan mengerjakan project. Apalagi jika waktunya sempit/mepet.
    – Pandangan sosial belum mendukung. Apaan tu freelance? sales ya? -_-‘

    Nah, bila menyangkut freelance di bisnis online, saya baru merintis. Dan diharapkan kita semua yang di sini saling bahu membahu. Okay? πŸ˜€

    Great article, Uncle Agus! πŸ™‚

  3. freelance adalah profesi yang identik dengan orang-orang kreatif. Kenapa? karena orang-orang yang bekerja dengan cara freelance adalah orang yang tidak berpangku tangan, menyukai tantangan dan jauh dari rasa “aman”. πŸ™‚

    Maksudnya, jauh dari rasa “aman” itu harus kreatif cari ide dan cari peluang, proyek mana untuk sasaran berikutnya selagi proyek yg dikerjakan hampir expired. hhehe…kalau ketemu proyek baru, bisa jadi “aman”. Kalau nggak nemu-nemu ya.. rebahan… πŸ˜€

    1. ada sapiderman jadi freelancer ya? hahaha. beda dong. itu namanya hero’s side job. πŸ˜€ sementara freelance tidak pernah mengikatkan diri secara tetap pada satu instansi.

  4. Ehm… Bicara soal freelance ada konsep asik namanya “work at jelly” (klo ga salah).

    Disini meskipun kerja sendiri2, para freelance dg bidang sejenis mengerjakan jobnya bersama2.

    Entah ngumpul di cafe atau gmn gitu. Sambil kerja, sambil cangkruk, bisa brainstorming jg.

    Keknya kita perlu coba ini πŸ™‚

    1. beda. outsourcing identik dengan label ‘pengerah tenaga kerja’ (misalnya: TKI) dengan perjanjian kerjasama tertulis yang mengikat kedua belah pihak. sementara freelance tidak ada ikatan sampai batas waktu tertentu.

    1. Untuk editing buku misalnya, jika di penerbitan perhalaman yang kita edit kalo dirata-ratakan (dari itungan gaji) paling per kenanya Rp2.500 halaman, sementara kerjaan freelance standar paling murahnya aza rata-rata Rp 7.500

    1. Bisa juga dengan mengupload foto di akunmu. Jadi setiap akunmu digunakan, fotomu pun muncul. Tentu saja kalau diijinkan admin blognya. Contonya, foto bagusku ini kuupload diemailku πŸ˜€

  5. Wah untuk jadi freelance ternyata butuh nyali yang besar. Soalnya, bagian yang paling sulit bagi pemula adalah mencari order. Makanya bisa dimulai dari “nyambi” dulu (nyobi?). Kalau order sudah lancar, baru bisa merdeka!

    Salam πŸ™‚

    1. yang saya yakini adalah: kesuksesan seringkali menghinggapi orang-orang yang memiliki cukup nyali untuk maju. πŸ™‚

      mumpung masih muda, nggak ada salahnya saya coba semua. πŸ™‚

  6. Subtansi freelance menurut saya ya “free”-nya itu sendiri yang secara bebas dapat diartikan sebagai kebebasan. Orang yang sudah berani freelance berarti sudah mempunyai mental dan karakter yang kuat, sebab dunia freelance penuh dengan ketidakpastian namun kalau sudah berhasil pendapatanya bisa luar biasa, melebihi dari orang kantoran yang hanya terima gaji. Yang jelas orang freelance waktunya bebas, tidak terikat dan potensi penghasilanya tinggi.

    1. free juga untuk memilih sukses atau gagal. hehehe. sebenarnya semua tahu jalan kesuksesan itu yang mana, tapi sayangnya banyak orang sengaja melangkah ke arah kegagalan.

  7. untuk anak seperti saya yang masih dalam menjajaki jenjang pendidikan freelance mungkin salah satu jawaban dalam mengisi waktu dan menambah pundi uang jajan…
    namun ada pula freelancer serabutan alias apa aja yang bisa di freelancerin ya saya ikutin, sekarang aja lagi jadi freelancer dadakan untuk penjualan tiket piala aff πŸ˜€

  8. Hmmm yg dibahas di sini bener-bener free….salah satu jenis freelance yg disebut di atas adalah “konsultan keuangan”…freelance di asuransi adalah termasuk “konsultan keuangan”. Tapi ada targetnya lho Mas…kalo gak capai target bisa di”down grade”…nah klo gini termasuk freelance macam mana nih?…thanks jawabnya….

  9. artikelnya bagus mas buat motivasi,saya jadi tertarik dengan pkerjaan freelance!
    tetapi bagaimna cara untuk menjadi freelance yang profesinal buat saya yang baru pemula mas terimakasi..

  10. Kalau saya tidak bisa buat website gitu
    Apa bisa krja jdi freelancer
    Saya mau ikut
    Tapi kek mna caranya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *