Bahagia Adalah Pilihan

senyum dan semangat dalam hidup
senyum dan semangat dalam hidup

Thomas Chandler Haliburton (1796-1865) pernah menyatakan bahwa kebahagiaan dari setiap negara lebih bergantung kepada watak penduduknya daripada bentuk pemerintahannya. Baik negara komunis, demokratis, liberalis, bahkan Pancasilais semuanya memiliki peluang yang sama untuk bahagia. Hanya saja, watak masing-masing penduduk negara berbeda karena berbagai faktor ekonomi, geografis, demografi, kebijakan politis, dan lain-lain.

Saya sependapat dengan pemikiran tersebut. Bahagia tidak ditentukan oleh pihak penguasa. Kita sendiri yang menentukan pilihan. Bahagia adalah pilihan bagi setiap orang. Ini artinya setiap orang boleh memilih untuk bahagia maupun menderita. You are what you think. Apapun isi otak Anda, itulah pencerminan jiwa Anda yang sebenarnya. Hanya Anda dan Tuhan yang tahu isi pemikiran Anda. Maka rawatlah otak Anda untuk selalu berpikiran bahagia.

Dalam artikel terdahulu saya pernah menulis bahwa orang yang hidupnya bergelimang harta, tidur beralas kain sutra dan berbantal permata, boleh jadi dia tidak lebih bahagia dari petani di pelosok desa yang tidurnya beralas bambu dan tikar. Aldous Huxley pernah berujar kebahagiaan itu seperti batu arang, ia diperoleh sebagai produk sampingan dalam proses pembuatan sesuatu. Maka nikmatilah jalan hidup Anda, apapun kondisinya.

Semoga artikel ini bisa memberi inspirasi bagi Anda. Enjoy blogging, enjoy writing!

Published by

Agus Siswoyo

Warga Tebuireng, Blogger Indonesia, Penulis Lepas, Peduli Yatim, dan Guru TPQ. Follow me at Twitter @agussiswoyo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *