Beda Suasana, Beda Gaya Fashion Sambut Ramadhan

Teaveling ke Jogja pakai celana batik & baju koko
Traveling ke Jogja pakai celana batik & baju koko

Bulan Rajab telah berlangsung selama sepekan ini. Artinya, umat muslim di seluruh dunia telah bersiap memasuki bulan puasa Ramadan kurang lebih 2 bulan lagi. Berbagai perubahan tingkah laku umat muslim terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Mereka bukan hanya menyiapkan diri untuk berlatih puasa sunah di bulan Rajab, tetapi juga mempersiapkan diri memiliki pakaian khusus menyambut ibadah puasa Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri. Dalam perkembangannya, fashion muslim menjadi bisnis yang menjanjikan di Indonesia.

Kebiasaan masyarakat muslim Indonesia menyambut hari raya Idul Fitri adalah membeli baju baru untuk dirinya sendiri maupun untuk orang-orang yang mereka sayangi. Bahkan sebelum perayaan hari raya Idul Fitri masyarakat muslim Indonesia pun mempersiapkan diri untuk memiliki baju khusus dalam melaksanakan ibadah di bulan suci Ramadan. Hal ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan selama mereka beribadah selama sebulan penuh pada bulan puasa Ramadan.

Masyarakat muslim mengalami perubahan kebiasaan dan perilaku sehari-hari selama mereka menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Mereka cenderung menahan diri untuk tidakĀ  banyak melakukan aktivitas tidak penting di luar rumah. Hal itu tentu saja berpengaruh terhadap pilihan gaya berpakaian mereka selama bulan Ramadan. Ketika menjalankan puasa, suhu tubuh manusia cenderung lebih tinggi daripada biasanya. Hal ini memungkinkan setiap muslim memakai pakaian yang berbahan tipis dan mampu menyerap keringat sehingga terkesan dingin pada kulit.

Pilihan busana ibadah Ramadan tentu saja berbeda bagi pria dan wanita. Umat muslim pria cenderung memilih pakaian baju koko yang berbahan kaos dan mampu menyerap keringat. Aktivitas shalat tarawih yang berlangsung selama kurang lebih setengah jam hingga satu jam tentu saja menyebabkan tubuh pria mengeluarkan keringat. Di sinilah pilihan ragam busana muslim pria berpengaruh terhadap kenyamanan mereka beribadah.

Kata-kata Mutiara Tentang Pakaian
Kata-kata Mutiara Tentang Pakaian

Pilihan busana muslimah atau umat muslim wanita selama menjalankan ibadah Ramadan tentu sedikit mengalami perbedaan. Mukena atau rukuh yang mereka pilih setidaknya tidak terbuat dari bahan kain parasit yang tidak mampu menyerap keringat. Bahan kain parasit memang mudah kering jika dijemur dan mudah dicuci jika terkena kotoran. Namun kelemahan penggunaan kain parasit sebagai bahan mukena adalah memberi kesan panas pada kulit. Sebaliknya, wanita cenderung menyukai kain katun sebagai bahan utama pembuatan mukena yang mereka gunakan selama beribadah di bulan Ramadan. Mukena berbahan kain katun pun memiliki beragam pilihan warna yang menarik.

Pilihan busana muslim dan busana muslimah selama beribadah di bulan Ramadan berpengaruh terhadap perilaku mereka dalam berbelanja. Kebanyakan umat muslim di Indonesia menyukai warna-warna yang terang sebagai pakaian mereka sehari-hari. Perubahan selera fashion ini pula yang berpengaruh terhadap cara berpakaian kaum muslim selama beribadah di bulan Ramadan. Selera fashion muslim dan muslimah di bulan Ramadan cenderung didominasi warna-warna yang terkesan dingin sehingga secara psikis mereka merasa nyaman dan tentram.

Bagaimana dengan pengalaman Anda mempersiapkan diri menyambut ibadah di bulan suci Ramadan? Apakah anda memiliki persiapan khusus dalam pemilihan busana muslim atau busana muslimah yang akan anda pakai selama beribadah di bulan Ramadan? Silakan berbagi pengalaman memilih fashion muslim dan fashion muslimah pada kolom komentar dibawah ini.

Bagikan tulisan ini:

4 Replies to “Beda Suasana, Beda Gaya Fashion Sambut Ramadhan”

  1. Masyarakat Indonesia boleh dikatakan sebagai masyarakat konsumtif. Apapun pembaharuan di dunia fashion mereka selalu mengikutinya. Masa negara kaya gini dibilang sebagai negara berkembang. Indonesia sudah pantas dianggap sebagai negara maju di dunia.

  2. Memilih model baju boleh saja. Tapi kalo berlebihan dlm mengkoleksi jumlah baju itu yg tdk boleh. Bergayalah sewajarnya sesuai kebutuhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *