Memunculkan Inisiatif Sebanyak Mungkin Dari Dalam Diri Blogger

Perjalanan ngeblog seseorang bisa mengalami pasang surut. Kadang kalau lagi di atas, semua terasa mudah untuk dijalani. Tapi kalau lagi di bawah, butuh berbagai cara untuk mengembalikan blogging pada jalurnya. Begitu pula yang dialami pemula dalam blogging. Bisa survive dan tahan banting di dunia blogging menjadi hal yang langka di tengah maraknya jejaring sosial.

Bagaimana menyikapi keadaan ini? Tentu kita nggak bisa berdiam diri. Imam Ratrioso dalam buku Refleksi Kehidupan memberi tips praktis untuk memunculkan ide sebanyak mungkin tentang apa saja yang perlu diperbaiki dari diri Anda. Munculkan ide sebanyak mungkin tentang cara yang bisa Anda tempuh untuk mewujudkan perbaikan itu. Munculkan pertanyaan-pertanyaan positif tentang apa saja yang bisa Anda lakukan untuk memperbaiki diri Anda dengan menggunakan sumber daya yang dimiliki.

Pendiri IBM, Thomas J. Watson, mengajarkan kita tentang strategi mewujudkan gagasan. Pertama, kita dianjurkan untuk merumuskan apa yang kita inginkan di kepala kita atau di catatan harian kita. Kalau nggak punya buku harian ya lewat blog saja, namun domainnya dirahasiakan. Kedua adalah mengaktifkan pikiran untuk menemukan sebanyak mungkin cara yang tepat untuk mewujudkan gagasan yang sudah kita rumuskan. Saatnya memainkan otak kanan untuk mencari berbagai kemungkinan yang masuk akal.

Memunculkan Inisiatif Sebanyak Mungkin Dari Dalam Diri Blogger
Memunculkan Inisiatif Sebanyak Mungkin Dari Dalam Diri Blogger

Mulai Action Dengan Hal-hal Yang Menyenangkan

Saya yakin Anda punya pengalaman yang berbeda-beda saat mulai ngeblog dan mencari irama yang tepat. Kalau saya biasanya memulai dengan menggali topik-topik yang paling saya suka. Misalnya wisata kuliner, jalan-jalan santai, profil tokoh idola, dan koleksi perangko. Untuk sejenak saya hindari topik berat seperti bisnis online dan ghost writer. Harapannya sih, dengan memulai yang ringan-ringan maka lebih mudah berhasilnya daripada gagalnya.

Nah, kalau sudah bisa memulai sukses kecil biasanya kita akan terpacu untuk menghasilkan sukses besar. Misalnya pengen menang kontes semi SEO yang hadiahnya bikin ngiler. Kalau artikel utamanya belum selesai ditulis (mungkin karena topiknya terlalu berat dan jumlah katanya di atas 2000), kita bisa siapkan dulu artikel dummy blog yang mendukung blog utama. Saya yakin Anda nggak akan sempat bikin artikel pendukung disela-sela waktu sehari-hari yang padat.

Semoga posting singkat ini bisa memberi manfaat buat teman-teman semua. Yang jelas, hasil yang Anda capai nggak akan jauh-jauh dari usaha yang telah dilakukan. Mungkin saat ini iklim blogging lagi suram. Tapi siapa tahu dengan hadirnya Google Adsense bahasa Indonesia tahun depan bisa membawa perubahan yang lebih baik bagi blogosphere. Tetap semangat ngeblog di Hari Blogger Nasional.

Enjoy Blogging, Enjoy Writing!

Published by

Agus Siswoyo

Warga Tebuireng, Blogger Indonesia, Penulis Lepas, Peduli Yatim, dan Guru TPQ. Follow me at Twitter @agussiswoyo.

23 thoughts on “Memunculkan Inisiatif Sebanyak Mungkin Dari Dalam Diri Blogger”

  1. emang bener ya mas kabar GA bisa untuk blog bahasa indonesia?kabar baik nih
    jadi semangat ngeblog.kalau saya biar semangat ngeblog biasanya ikutan kontes seo mas
    biar terpacu nulis terus dan update artikel

  2. memang seharusnya menulis dgn topik yang disuka dan dikuasai ya… paling benci dengan copas dari blog orang lain, atau majalah-majalah 😀
    Selamat hari blogger juga

  3. Yang muncul di muka “Pemula” selalu yang besar2 dan dianggap mudah.
    Dapat duit yang besar…padahal harus ada prosesnya. Ternyata awalnya saja sangat susah, misalnya mau buat postingan…inginnya mau ngajarin orang tentang bisnis online…kita aja masih baru. Karena sangat muluk…yang didapat kekecewaan.
    Selamat mas Agus…maju terus dan kirimi saya motifasinya. Mudah2an tidak makin redup.

  4. sejak baca kata-kata motivatsi dari motivator Jamil Azzaini, saya semakin semangat nulis… dan lebih banyak ide yang bisa ditulis untuk blog saya…

  5. With almost everything that appears to be building within this subject matter, many of your viewpoints happen to be fairly exciting. Even so, I am sorry, but I do not subscribe to your entire strategy, all be it refreshing none the less. It seems to everyone that your commentary are actually not entirely justified and in simple fact you are yourself not wholly convinced of the argument. In any case I did appreciate looking at it.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *