Menumbuhkan Mood Blogging Melalui Ritual Menulis Artikel Blog

Setiap orang memiliki kebiasaan unik sebelum melakukan aktifitas blogging. Kegiatan tersebut pada umumnya bertujuan menumbuhkan semangat menulis artikel blog.

Tadi malam saya kejar setoran membalas komentar yang masuk ke artikel blog ini. Komentar yang masuk pada sepuluh artikel terakhir blog ini memiliki masalah yang hampir sama, yaitu menggali ide ngeblog. Meski sudah banyak pembahasan kiat praktis menggali ide, namun masalah tersebut bukannya terselesaikan dengan tuntas. Banyak blogger yang bilang kalau mood atau semangat menulis sangat berperan dalam ngeblog.

Kalau mood lagi bagus banyak ide yang berseliweran dan berhasil ditangkap dengan baik. Sebaliknya, kalau lagi nggak mood, biar kata ide datang menyerbu pikiran, kita nggak bisa menulis satu kalimat pun pada layar laptop. Itulah salah satu ciri orang moody, yang mengandalkan kondisi kejiwaan saat menulis blog. Kebiasaan ini sebenarnya tidak baik karena secara tidak langsung kita telah diperbudak oleh trend negatif dari dalam diri.

Lalu, bagaimana cara supaya lebih moody pada saat ngeblog? Beberapa tips di bawah ini bisa Anda coba. Saya menyebutnya sebagai ritual ngeblog. Kok ritual, memangnya lagi sembahyang? Nggak juga. Ini hanya istilah sederhana untuk mewakili kebiasaan-kebiasaan sebelum ngeblog. Diantaranya adalah:

1. Perut jangan sampai kosong. Inilah yang utama. Sebisa mungkin saya makan terlebih dulu sebelum ngeblog. Kalau perut masih kenyang, minimal minum teh. Idiom Inggris menyatakan “You are what you eat”. Nutrisi yang masuk ke tubuh kita akan mempengaruhi kekuatan berpikir. Kandungan nutrisi yang paling banyak dibutuhkan blogger adalah asupan protein. Kalau terlalu banyak karbohidrat bisa menyebabkan ngantuk.

2. Cuci muka dan gosok gigi. Jangan tertawa ya, ini beneran terjadi. Saya merasa lebih fresh secara fisik dan mental kalau badan dalam kondisi bersih dan gosok gigi. Kalau lagi nggak malas, bisa mandi saja sekalian. Secara mental, hal ini bukan hanya membersihkan fisik, tapi juga membersihkan pikiran-pikiran negatif karena capek seharian di jalanan ibukota. Tapi kalau musim penghujan seperti saat ini dan cuaca berada di level titik terdingin, cuci muka sudah cukup. Takut air, beib!

3. Membersihkan meja kerja dan kamar tidur. Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa lingkungan sangat mempengaruhi kondisi psikologis waktu menulis. Pandangan mata tidak bisa ditipu untuk membentuk persepsi sesuai yang dilihat. Saya paling nggak bisa konsentrasi menulis kalau kondisi kamar berantakan setelah diacak-acak sama anak kecil. Kita cuma butuh waktu sekitar 10 menit untuk beres-beres dan membangun aura positif.

4. No music. Sebenarnya ini pilihan. Untuk menyiapkan pikiran agar lebih tenang, tiap orang bisa memilih untuk mendengarkan musik atau pun tidak. Ada orang yang semangatnya bisa meledak-ledak dengan mendengarkan musik. Ada pula yang anti keramaian waktu menggali ide, seperti saya. Masalahnya, kalau saya dengar musik biasanya suka latah ikutan nyanyi. Kemana…kemana…kemana… #AyuTingting. Kalau bakat ini sampai terdengar produser rekaman kan berbahaya.

5. Bebaskan pikiran dari segala tekanan. Nah, ini juga penting dilakukan. Boleh jadi saat ini Anda sedang stress karena kerjaan di kantor menumpuk dan nggak selesai-selesai. Atau lagi mikirin duit belanjaan untuk beli susu si kecil. Lupakan hal tersebut untuk beberapa saat dan fokuskan pada ngeblog. Baru deh kalau selesai ngeblog boleh lanjut berpusing-pusing ria.

Saya percaya bahwa setiap orang itu unik. Cara ini boleh jadi efektif untuk satu orang dan tidak pada yang lain. Meski demikian, konsepnya sama, yaitu menyiapkan pikiran untuk menjemput datangnya ide dan mengolah menjadi lautan kata-kata dalam artikel blogging. Bagaimana dengan Anda, punya kebiasaan apa saja sebelum menulis artikel blog? Boleh dong dibagi disini.

Published by

Agus Siswoyo

Warga Tebuireng, Blogger Indonesia, Penulis Lepas, Peduli Yatim, dan Guru TPQ. Follow me at Twitter @agussiswoyo.

53 thoughts on “Menumbuhkan Mood Blogging Melalui Ritual Menulis Artikel Blog”

  1. saya biasanya chatting dulu dengan teman, setelah curhat atau basa-basi biasanya otak langsung lancar nulis. Bahkan sering menulis posting disambi chatting dan masak πŸ˜€

  2. boleh nambahin mas agus? sebisa mungkin sih browser yang dibuka, tabnya isinya cuma buat blog, no social media dulu. sampai kelar ngeblog. biasanya kosentrasi meningkat. Jadi tambah fokus. hehe.

  3. Kebiasaan sebelum menulis blog? Kalau saya kebiasaan menulis diawali dari hasil perenungan dulu, Mas. Intinya ada sesuatu yang mengusik saya dulu kemudian saya olah, baru ditulis.

  4. Untuk pemula seperti saya, baca2 dulu artikel lain yang pembahasannya senada dengan rencana postingan kita. Buat konsep garis besar…baru nulis postingan…maklum newbe.

  5. aku pribadi ada beberapa hal yg bikin mood nulis bagus :

    1. lingkungan yg bersih dan rapi. Kalau udah semrawut, bawaannya jadi malas.

    2. Musik, always. Kalau tulisan serius, musiknya instrument mellow. Lumayan bikin tambah konsen.

    3. Cemilan, harus ada. Berhubung belakangan lagi program diet sehat, cemilannya diganti buah + air putih.

    4. Nulisnya di windows live writer & ga perlu connect internet dulu. Biar fokus & ga mainan twitter dkk.

    5. Nulisnya ba’da subuh. Kalau pulang kerja udah capek. Maksain nulis malah ga maksimal. Mendingan istirahat & tidur cepat. Lebih sehat juga πŸ™‚

  6. Setuju gan. Selain tips di atas, menutup akses ke situs sosial-media juga layak dijadikan senjata ampuh. Soalnya berdasarkan pengalaman saya, belakangan ini situs sos-med tak jarang jadi pengalih perhatian. Niat hati pengen ngerampungin update blog, eh larinya malah ke si muka buku. Kalau tambahan lain, biasanya saya mendahulukan apa yang mendesak untuk diselesaikan dahulu. Baru setelah itu, mulai menulis. Biar lebih tenang aja (karena yang lebih prioritas sudah terselesaikan).

  7. Waduh…. kacau juga aku ini, mulai nulis kalau lagi mood doang, mana moodnya sering datang sebulan sekali.
    untung baca artikel ini…. mulai atur ah.
    oh ya pas kemarin lagi mood jadi mulai ngeblog lagi… 3 bulan yang lalu sudah mulai ngeblog… datang tidak mood blognya di delete, padahal sudah ada 8 artikel yang mulai datangin traffic.
    mudah-mudahan yang ini umurnya panjang.

  8. Kalo saya ngeblog itu paling mood kalo sudah ditemani oleh makanan-makanan ringan yang pedes, misalnya pikset (keripik setan), seblak, ma icih, ditambah segelas teh atau energen, Mantap

    Ngeblog sampai pagi πŸ˜€

  9. Pada prinsipnya semua blog bagus selama informasi blognya bermafaat bagi kita semua, tetapi terkadang blog ditulis dengan asal-asalan yang membuat bingung bagi pembaca. kalau ada tips bagi dong, karena saya baru membangun blog moga moga bisa bermanfaat buat semuanya

  10. You actually make it appear so easy along with your presentation but I in finding this matter to be actually one thing that I feel I would by no means understand. It sort of feels too complex and extremely wide for me. I am taking a look forward for your subsequent put up, I will attempt to get the cling of it!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *