Writing Tips: Improve It Or Remove It!

terapi menulis untuk kesehatan mental
terapi menulis untuk kesehatan mental

Update algoritma Google Panda memaksa para blogger untuk meningkatkan kualitas konten yang dipublikasikan. Konten berkualitas rendah akan mempengaruhi penilaian seluruh domain.

Gonjang-ganjing update algoritma Google Panda belum berhenti dan tetap menjadi misteri hingga kini. Tiap hari makin banyak website yang tersapu dari hasil pencarian mesin pencari (SERP). Tentu kita tidak lupa geger “Badai Domain CO.CC” yang sempat bikin heboh beberapa waktu kemarin. Saking hebohnya sampai ada salah satu kawan blogger curhat kepada saya dan mengaku stress karena rencana menekuni profesi fulltime blogger jadi tertunda. Kini dia balik kerja kantoran seperti biasa.

Terlepas dari ketergantungan beberapa pebisnis online kepada domain gratisan yang terdeteksi sebagai blog spammer, salah satu kriteria bagi Google dalam menurunkan peringkat sebuah halaman adalah rendahnya kualitas konten. Sebaliknya, Google sekarang lebih meningkatkan mutu hasil pencarian dengan menempatkan halaman yang memiliki kualitas terbaik dan original pada peringkat atas hasil pencarian.

Cara Menghadapi Update Algoritma Google Panda

Meningkatkan Kemampuan Menulis Artikel (Lagi)

Bagaimanakah definisi konten yang berkualitas? Setiap orang tentu memiliki standard masing-masing tentang kualitas artikel. Dan karena Google yang menjadi “dewan juri” untuk kompetisi ini, tentu standardnya pakai aturan Google. Beberapa faktor penunjang kualitas konten adalah originalitas (keaslian) konten, memakai bahasa yang mudah dipahami oleh pembaca, dan manfaat yang ditawarkan kepada pengunjung.

Masalahnya, menurut saya selama ini kebanyakan blogger (maaf) memiliki kemampuan menyajikan konten yang kurang baik, khususnya konten yang berupa tulisan. Untuk bahasa Indonesia mungkin masih bisalah bahasanya nyambung meski muatan informasinya minim. Namun untuk artikel dalam bahasa Inggris pada umumnya artikel yang dipublikasikan adalah hasil spinning alias daur ulang dan berpotensi menghasilkan duplicate content. Dan Google paling nggak suka itu.

Apakah solusinya? Tidak ada kata lain selain meningkatkan kualitas konten blog. Belum terlambat jika Anda mulai membiasakan diri untuk melatih kemampuan menulis sejak sekarang. Itu bagi Anda yang memilih mengelola sendiri konten web. Namun bagi Anda yang punya ide-ide brilyan namun kesusahan menuliskan ke dalam artikel, salah satu solusi adalah menyewa jasa penulis artikel. Ups! Keceplosan promosi nih. Hehehe. Sekali lagi, ini hanya pilihan dan tergantung And dalam menyikapi update algoritma Google Panda.

Secara umum saya melihat potensi meraih penghasilan dari blogging masih terbuka lebar. Banyaknya website yang berguguran (dan tentu saja blogger yang kelimpungan) justru menjadi sinyal bagus dalam menentukan konten apa yang diinginkan oleh Google. Setiap petaka menghasilkan pembelajaran. Dan inilah saatnya Anda belajar menyajikan konten web yang lebih baik dari sebelumnya. Ayo belajar menulis (lagi). Enjoy Blogging, Enjoy Writing!

Ada yang punya saran lain tentang menghadapi update algoritma Google Panda?

29 Replies to “Writing Tips: Improve It Or Remove It!”

  1. Jujur hingga sekarang saya sangat menyukai dengan google panda ini. Betapa tidak, blog saya yang tiba tiba naik kelas 2 dan alexa perharinya terhitung naik > 50.000/perhari. Senang tak terkira, itu karena alhamdulillah semua content saya original dan “sedikit” berkualitas 🙂
    hhehe.

  2. Justru sebenarnya enak ada si Panda kalau kita adalah blogger aliran manual. Kalau blogger robot memang harus extra waspada 🙂

  3. Hemmm… Menurunya page rank apa karena tulisan kita tidak berkualitas?
    Saya sudah berusaha cape-capek tidak menduplicat content orang, tapi kayaknya google tetep gak seneng dengan blog saya. Page rank turun lagi deh…

  4. Saya tidak perduli mau Panda, Bunda, atau Beruang sekalipun….he..he..he….
    Blog saya blog pribadi, saya tulis apa yang saya ketahui, apa yang saya bisa dan apa yang ingin saya dokumentasikan.
    Tidak harus selalu menulis artikel jika PR ingin bagus, tapi kerjakan PR untuk diri kita sendiri agar tulisan kita benar-benar memberi pelajaran yang berharga bagi diri kita sendiri.

  5. saya termasuk yang cukup senang dengan adanya algoritma panda yang mengutamakan kualitas konten. Ini akan memaksa kita untuk meningkatkan kualitas diri, khususnya dalam skill menulis. Pun disini jadi ajang bagaimana meningkatkan kreatifitas sehingga bisa menghasilkan konten yang orisinil.

    Disisi lain, ini jadi angin surga bagi para penyedia jasa penulisan artikel, hehehe…

  6. Gimana nih kalo kaya gini, padahal saya belum bisa membuat konten yang berkualitas, dan saya sudah berniat ingin copas content blog orang. Terpaksa harus dibatalkan.

  7. Hehehe ini nich tantangannya untuk menyajikan artikel yang lebih berkualitas,satu sisi menyenangkan karena di harapkan banyak artikel yang sesuai dengan yang di harapkan nantinya di hasil pencarian dilain sisi sang blogger harus nyempatin makin banyak waktu dan latihan untuk menyajikan konten yang berkualitas yang di harapkan.

  8. Ayo kita belajar menulis……ITung2 blogger kayak kita biar gak mudah copas dari blognya orang…Tapi artiklenya keren gan makasih ya..

  9. Lha terus berarti jumlah backlink udah ga’ di jadikan hitungan lagi sama google dalam menentukan posisi blog di SERP ya gan, cuman konten melulu ya alogaritma penilaiannya, ga’ pWerlu banyak-banyak cari backlink ya…??

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *