Bahaya Terjebak Self Interest Al Nafs Al Aininarah

Tingkatan Nafsu Manusia
Tingkatan Nafsu Manusia

Manusia hidup dilingkupi oleh beragam nafsu yang bernama self-interest, mulai dari tingkat teratas sampai terbawah. Tingkatan self-interest yang paling rendah adalah Al Nafs Al Aininarah. Hal ini dapat ditemukan dasar pengertiannya di Q.S 12:53: “Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang dirahmati oleh Tuhanku”.

Ayat ini terkait dengan pengakuan istri pembesar Mesir yang telah memfitnah Nabi Yusuf as karena didorong oleh nafsu (daya tarik biologis) yang menggelora. Wajah tampan Yusuf sangat menggoda Zulaikhah sehingga ia lupa akan harga dirinya. Bahkan almarhum Gus Dur pernah berujar bahwa Al-Quran membahas nafsu Zulaikhah ini secara vulgar. As-Shobuni menafsirkan jenis nafs ini sebagai al-nafsu al-basyariyah yang selalu condong kepada hasrat-hasrat jasmani (syahwat).

Dalam konteks aktivitas ekonomi, hal ini dapat memperluas konsep al-nafs al-ammarah sebagai motif ekonomi yang sangat condong kepada pemerolehan kesenangan dan pemuasan nilai guna (utility) yang bersifat kebendaan. Pada tahap ini seseorang baru sampai pada kesadaran semu (hasrat-hasrat hewani) dan menyangka bahwa hukum-hukum normatif bukan merupakan sunnatullah yang mendasari kesadaran pribadi dalam melakukan berbagai macam kegiatan ekonomi.

Apabila banyak orang menganggap bahwa self-interest dalam praktek-praktek kapitalisme dulu dan sekarang adalah identik dengan pementingan diri-sendiri (selfishness), keserakahan, dan pemuasan kesenangan tanpa batas barangkali yang dimaksud­kan ialah self-interest dalam tingkatan paling rendah ini. Dalam pengamatan saya, saat ini sudah banyak aktifitas bisnis yang terjangkit nafsu ini. Unsur kemaslahatan umat terabaikan dan tergantikan oleh kebutuhan mendapatkan harta dan kekuasaan sebesar-besarnya. Semoga artikel singkat ini bisa bermanfaat untuk Anda.

Published by

Agus Siswoyo

Warga Tebuireng, Blogger Indonesia, Penulis Lepas, Peduli Yatim, dan Guru TPQ. Follow me at Twitter @agussiswoyo.

One thought on “Bahaya Terjebak Self Interest Al Nafs Al Aininarah”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *