Luwih Bejo Wong Sing Eling Lan Waspada

Memotivasi Peserta Pesantren Ramadhan Kreatif Angkatan 1 Yatim Mandiri Jombang Tahun 2016
Memotivasi Peserta Pesantren Ramadhan Kreatif Angkatan 1 Yatim Mandiri Jombang Tahun 2016

Setiap manusia boleh mempunyai cita-cita tinggi. Dan cita-cita tersebut memang harus bisa meningkatkan taraf hidup kita. Cita-cita yang bisa membaguskan penilaian kita dimata manusia. Kita memang harus naik, tetapi kita pun perlu menjaga diri agar tidak jatuh. Jatuhnya kita dari tempat yang tinggi pada akhirnya bukanlah nikmat buat kita. Supaya kita bisa naik, selamat dan mendapatkan akhir yang nikmat, maka kita perlu meluruskan jalan yang kita tempuh.

Jalan yang lurus adalah bagian penting dalam proses kehidupan. Meskipun tidak ada catatan yang valid mengenai hubungan kegagalan hidup dan pelanggaran terhadap aturan hidup, tapi kita tidak bisa menolak kearifan lokal yang dimiliki bangsa Indonesia. Salah satu pepeling yang terkenal di kalangan masyarakat Jawa adalah pernyataan Ronggowarsito berikut:

Sak bejo-bejoning wong sing lali, isih bejo wong sing eling.

Artinya kurang lebih begini: seuntung-untungnya manusia yang lupa diri, tidak mungkin dia akan lebih untung daripada orang yang sadar diri. Sadar diri bukanlah lawan kata pingsan. Sadar diri artinya kita tahu aturan hidup, menjalankan hukum yang berlaku dan tidak melanggar ketentuan-ketentuan yang berlaku di masyarakat.

Sedangkan kata waspada sendiri memberikan makna bahwa kita harus selalu mawas diri dalam bertingkah-laku di masyarakat. Kita berpeluang melakukan kesalahan setiap saat, entah kesalahan yang disengaja maupun tidak. Dengan mawas diri kita bisa mendapatkan peringatan dini kalau saja kita baru saja melenceng dari jalan lurus.

Semoga artikel ini bisa memberi inspirasi bagi Anda. Enjoy blogging, enjoy writing!

One Reply to “Luwih Bejo Wong Sing Eling Lan Waspada”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *