Manfaat dan Sumber Vitamin A Untuk Mencegah Penyakit Mata Rabun Senja

Apa kabar kawan blogger Jombang? The Jombang Taste hadir kembali menyapa Anda melalui artikel kesehatan mata. Pada tulisan sebelumnya sudah penulis bagikan bagian-bagian mata manusia dan penyakit mata merah yang bisa menyerang indera penglihatan kita. Kali ini penulis membahas manfaat vitamin A dalam mencegah penyakit rabun senja. Mengapa vitamin A dibutuhkan oleh mata? Apa saja bahan makanan yang menjadi sumber penghasil vitamin A.

Kekurangan vitamin A dapat menjadi tuna netra. Kok bisa? Vitamin A banyak sekali gunanya. Manfaat terpenting vitamin A terutama untuk kesehatan mata. Vitamin A memelihara lapisan kornea mata. Jika vitamin A kurang, maka kesehatan kornea terganggu. Kornea akan mengering dan menjadi rusak. Demikian pula dengan air mata. Air mata menjadi kering. Kita bisa menyimpulkan bahwa vitamin A sangat dibutuhkan dalam memelihara fungsi indera penglihatan.

Vitamin A berperanan penting dalam proses melihat di retina. Berkat adanya vitamin A, maka sel-sel saraf retina menjadi peka menerima rangsangan cahaya yang diterimanya. Kepekaan menerima rangsangan cahaya ini berkurang akan menghilang sama sekali apabila vitamin A berkurang atau tak ada sehingga penglihatan terganggu. Terutama dalam membedakan terang dan gelap. Orang yang kekurangan vitamin A memiliki kesulitan dalam melihat benda pada penerangan yang terbatas.

Mata Rabun Senja

Bila tubuh kekurangan vitamin A, berangsur-angsur penglihatannya menjadi kabur. Mula-mula penurunan penglihatan terjadi kalau hari mulai senja, yaitu saat matahari mulai terbenam. Tanpa disadari Anda akan melanggar barang-barang yang ada di hadapan ketika sedang berjalan di dalam rumah. Mungkin juga Anda akan menubruk lemari, atau meja makan, atau kursi belajar di rumah. Karena penurunan kemampuan penglihatan terjadi pada waktu senja, maka penyakit ini dikenal orang sebagai penyakit mata rabun senja.

Keadaan penglihatan yang kabur selama senja atau malam hari disebut rabun senja dan ini merupakan gejala awal kekurangan vitamin A. Jika rabun senja dibiarkan, keadaan akan bertambah buruk. Selaput lendir mata menjadi kering. Kotoran dan bibit penyakit mudah melekat pada mata. Air mata pun sudah mengering. Sehingga lama-kelamaan mata menjadi rusak. Lalu, apa saja tanda-tanda seseorang menderita penyakit rabun senja?

Tanda-Tanda Rabun Senja

Tanda-tanda seseorang menderita penyakit mata rabun senja diawali dengan timbulnya semacam bercak pada putih mata. Letak bercak tersebut di kiri dan kanan kornea mata dan berbentuk segi tiga berwarna putih kelabu seperti porselin. Bercak putih-kelabu pada putih mata ini khas untuk kekurangan vitamin A. Hal ini merupakan tanda kekurangan vitamin A yang sudah agak lanjut setelah rabun senja. Bercak ini disebut bercak bitot.

Anda harus dapat mengenali adanya bercak berbahaya ini. Mungkin pada anak-anak sekolah melihatnya pada teman sebangku di kelas mereka. Mungkin pula pada adik, kakak, anak, istri maupun anggota keluarga di rumah yang mengalaminya. Jika keadaan bercak bitot dibiarkan, mata bertambah rusak dan kornea mata semakin mengering. Kornea mata mudah terserang bibit penyakit. Akhirnya kornea pecah dan mata pun menjadi buta.

Jika baru terjadi, bercak bitot masih bisa ditolong. Namun jika mata sudah terlanjur buta, tidak ada yang dapat menolong. Kebutaan tak mungkin dipulihkan kembali. Mata akan tetap buta seumur hidup. Namun, apabila keadaannya belum terlampau buruk, kebutaan masih dapat tertolong. Anda harus dapat mendeteksi secara manual sejak dini jika ada kerabat yang memiliki bercak bitot pada mata. Jika Anda tidak mampu melakukannya, sebaiknya Anda berkunjung ke dokter mata untuk memeriksakan diri.

Sumber Vitamin A

Selama masih menderita rabun senja atau bahkan sampai bercak bitot timbul, pemberian vitamin A dengan takaran tinggi dapat menolong. Keadaan mata dapat pulih kembali. Rabun senja akan hilang, bercak bitot pun lenyap dan mata kembali sehat. Dokter Puskesmas akan memberi vitamin A pada penderita rabun senja. Pemakaian vitamin A yang teratur dalam pengobatan akan menyembuhkan penyakit kekurangan vitamin A ini. Oleh karena, sangat disarankan bagi kita untuk mengkonsumsi makanan sumber vitamin A.

Apa saja bahan makanan penghasil vitamin A? Alam kita kaya akan bahan pembuat vitarnin A. Vitamin A dapat dibuat dalam tubuh. Bahannya diperoleh dari alam. Bahan vitamin A ini banyak dikandung dalam sayur-mayur, buah-buahan, ikan, daging, hati dan susu. Bagi Anda yang senang makan ikan pasti tidak akan kekurangan vitamin A. Dan Anda yang gemar makan daun ketela tentu tidak akan menderita kebutaan karena daun singkong yang murah itu kaya sekali akan kandungan vitamin A.

Demikian pula minyak kelapa sawit diyakini mengandung vitamin A. Mintalah ibu memasak daun ketela dengan menggunakan minyak kelapa sawit. Jika pandai mengolahnya, betapa lezat rendang daun singkong buat ibu. Hidangan yang murah dapat mencegah penyakit kekurangan vitamin A. Gemarlah makan daun ketela karena daun ketela dapat mencegah kebutaan. Selain itu, buah-buahan segar pun banyak mengandung vitamin A. Pergilah berkebun seminggu sekali dan petiklah beragam buah-buahan dan sayur-sayuran yang Anda tanam secara organik. Jika Anda tidak memiliki kebun bertanam, Anda bisa membelinya di pasar ataupun supermarket terdekat dengan rumah.

Semoga artikel ini bisa menambah wawasan Anda untuk menjaga kesehatan mata. Peliharalah kesehatan mata agar tidak terjangkit beragam penyakit mata yang bisa menyerang kapan saja. Sampai jumpa dalam artikel The Jombang Taste selanjutnya.

Bagikan artikel ini melalui:

6 Replies to “Manfaat dan Sumber Vitamin A Untuk Mencegah Penyakit Mata Rabun Senja”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *