Pengertian dan Karakteristik Masyarakat Madani

ulasan pemikiran anwar ibrahim…

Istilah Masyarakat Madani pertama kali digunakan oleh Anwar Ibrahim, mantan wakil Perdana Menteri Malaysia. Menurut Anwar Ibrahim, Masyarakat Madani adalah sistem sosial yang subur berdasarkan prinsip moral yang menjamin keseimbangan antara kebebasan individu dengan kestabilan masyarakat. Masyarakat Madani saat ini menjadi topik pembahasan yang banyak diperbincangkan oleh para pakar politik dan ekonomi di tengah menyeruaknya isu perubahan ekonomi global.

Masyarakat Madani diterjemahkan menjadi Civil Society dan berarti bahwa masyarakat sipil yang umumnya memiliki peran dan fungsi berbeda dengan peran lembaga negara yang dikenal dewasa ini. Dawam Rahardjo mendefinisikan Masyarakat Madani sebagai proses penciptaan peradaban yang mengacu pada nilai-nilai kebijakan bersama. Menurut Dawam Rahardjo, dalam Masyarakat Madani warga negara bekerja bersama membangun ikatan sosial, jaringan produktif dan solidaritas kemanusiaan yang bersifat non negara.

Sedangkan menurut Azyumardi Azra, Masyarakat Madani lebih dari sekedar gerakan pro-demokrasi karena ia juga mengacu pada pembentukan masyarakat berkualitas dan bertamaddun. Senada dengan pendapat Azyumardi Azra, Nurcholis Madjid menegaskan bahwa makna Masyarakat Madani berakar dari kata civility yang mengandung makna toleransi, kesediaan pribadi-pribadi untuk menerima berbagai macam pandangan politik dan tingkah laku sosial.

Masyarakat Madani tidak muncul dengan sendirinya. Ia menghajatkan unsur-unsur sosial yang menjadi prasyarat terwujudnya tatanan masyarakat madani. Faktor-faktor tersebut merupakan satu kesatuan yang saling mengikat dan menjadi karakter khas Masyarakat Madani. Karakter khas Masyarakat Madani adalah adanya wilayah publik yang luas, demokrasi, toleransi, pluralisme, dan keadilan sosial. Indonesia saat ini sedang berusaha mewujudkan terciptanya masyarakat Madani dengan latar belakang arus reformasi yang bergulir sejak tahun 1998.

Referensi: Civic Education Tim Penyusun MKD IAIN Sunan Ampel Surabaya

Bagikan artikel ini melalui: