Curhat Emak: Bersyukur Bisa Berkumpul dengan Keluarga di Tengah Pandemi Covid-19

Assalamu alaikum wr wb. Saya Sumari, ibunya Ibra. Alhamdulillah, Ibra puasanya belum bolong. Dengan adanya pandemi Corona ini banyak membawa hikmah kepada saya.

Memang kehendak Allah itu lebih baik dari kehendak manusia. Contohnya saya ini merasakan betapa bahagia bisa berkumpul dan berpuasa bareng keluarga. Saya yang biasanya beraktivitas bekerja dengan adanya liburan panjang ini bisa mendidik dan mengajarkan kepada anak saya secara penuh.

Ibra tak pernah rewel dalam menu makan. Kalau malam alhamdulillah sebelum makan sahur saya sarankan melaksanakan sholat tahajud dulu.

Setelah makan sahur tidak tidur. Sambil menunggu subuh saya bisa pergi berjamaah ke mushola bersamanya. Alhamdulillah saya merasa bahagia sekali. Semoga Allah SWT selalu memberikan perlindungan kepada ananda sebagai anak yang soleh. Aamiiiin.

(Bu Sumari)

Komentar Penulis:

Apa kabar kawan pembaca blog pendidikan Jombang? The Jombang Taste menyapa Anda kembali melalui artikel inspirasi pendidikan di Jombang. Bagaimana kesan Anda setelah membaca curhat salah satu orang tua murid di atas? Bagi sebagian orang, menemani anak belajar di rumah adalah hal biasa. Namun bagi sebagian kecil wanita yang bekerja dengan lokasi berjauhan dengan keluarga sungguh bukan hal yang mudah tetap bekerja di tengah pandemi corona saat ini.

Satu-satunya harta yang paling berharga di dunia ini adalah keluarga. Dan tidak ada cara yang lebih baik untuk menghargai kebersamaan dengan keluarga selain memiliki lebih banyak waktu untuk berinteraksi dengan mereka di rumah. Pandemi virus Corona selama dua bulan terakhir ini sudah memaksa setiap orang tua yang bekerja di luar kota untuk berdiam diri kembali ke rumah mereka masing-masing dan melakukan isolasi mandiri. Sebelum sampai rumah, mereka harus melaporkan kehadiran di Posko Tanggap Corona di desa masing-masing.

Bulan puasa yang berlangsung di tengah pandemi virus Corona memberikan berkah bagi setiap orang tua yang bekerja di luar kota agar bisa menemani waktu berharga mereka bersama anak-anak di rumah. Tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata betapa bahagia Ibu Sumari seperti tertulis di atas bisa menjalankan ibadah puasa dengan anak-anaknya di rumah. Tentu saja hal ini tidak beliau rasakan pada tahun-tahun sebelumnya ketika berlangsung kondisi bekerja yang normal dan mengharuskan setiap pekerja hadir di pabrik-pabrik dan kantor-kantor sampai beberapa hari menjelang datangnya hari raya Idul Fitri.

Para perantau yang kembali ke kampung halamannya masing-masing bisa saja dicurigai membawa kuman penyakit dari kota tempat mereka bekerja. Namun itu bukanlah halangan bagi sebagian besar pekerja untuk tetap mudik ataupun pulang kampung dan berkumpul dengan keluarga di rumah. Mereka harus dapat mematuhi protokol kesehatan agar setiap anggota keluarga di rumah dan tetangga di sekitar lingkungan rumahnya aman dan nyaman berinteraksi dengan orang tersebut.

Demikian artikel inspirasi pendidikan Jombang kali ini The Jombang Taste bagikan untuk Anda. Semoga para blogger guru di Jombang tidak berhenti menebar motivasi pendidikan untuk para guru dan pelajar di Jombang. Selamat menjalankan ibadah puasa. Semoga kita semua diberikan nikmat beribadah di malam lailatul qodar.

Bagikan tulisan ini:

5 Replies to “Curhat Emak: Bersyukur Bisa Berkumpul dengan Keluarga di Tengah Pandemi Covid-19”

  1. Setuju pak. Akibat mewabahnya virus Corona orang-orang pada takut mati dan meninggalkan keluarga mereka. Mereka jd mikir dua kalo mau hang out. oleh karena itu turuti pesan dokter dan perawat. Kalean diam saja di rumah dan jangan bikin ulah di luar.

  2. semoga pandemi corona ini bisa segera hilang dari muka bumi. mari kita banyak berdoa dan mendekatkan diri kepada Tuhan YME. hanya Tuhan yang bisa mengangat wabah ini.

  3. Bersama keluarga seminggu dua minggu sih oke. Tapi kalo tiga bulan di rmh saja ya capek. Anak istri mau dikasih makan apa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *