Curhat Emak: Sholat Anak Bolong karena Ketiduran

Assalamu alaikum. Saya ibunya Rafa. Alhamdulillah puasanya Rafa belum pernah bolong. Untuk masalah sholat memang masih ada yang bolong karena terkadang dia ketiduran di siang hari. Rafa sering mengeluh bosan karena tidak bisa ikut pelajaran seperti di sekolah. Semoga pandemi Covid-19 ini segera berakhir dan anak-anak bisa bersekolah lagi. Aamiin.

(Bu Linda)

Assalamu alaikum. Saya ibunya Silvi. Alhamdulillah puasanya Silvi belum pernah bolong. Untuk masalah sholat, dia tetap menjalankan sholat lima waktu walaupun ketiduran saya bangunkan untuk sholat. Semoga pandemi Covid-19 ini segera berakhir dan anak-anak bisa mulai sekolah lagi. Aamiin.

(Bu Nafi’)

Ayah menjadi imam sholat untuk anak lelakinya
Ayah menjadi imam sholat untuk anak lelakinya

Komentar Penulis:

Apa kabar kawan blogger guru Jombang? The Jombang Taste hadir kembali menyapa Anda sebagai blog pendidikan Jombang yang selalu update perkembangan dunia pendidikan terkini. Semoga Anda selalu bersemangat beraktifitas di rumah selama menjalankan ibadah puasa tahun 2020 ini.

Menjalankan shalat lima waktu merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang telah akil baligh dan tidak memiliki uzur (halangan). Kewajiban menjalankan shalat lima waktu belum berlaku untuk anak-anak yang belum akil baligh, misalnya anak TK dan dua tahun pertama sekolah dasar yang secara usia belum memasuki akil baligh. Bagi mereka, pelaksanaan shalat lima waktu secara rutin merupakan upaya membentuk karakter diri seorang muslim. Karakter itu harus diterapkan pada anak-anak sejak mereka kecil bahwa shalat lima waktu merupakan kewajiban bagi pemeluk agama Islam.

Anak-anak yang belum akil baligh pada umumnya belum mampu mengatur jadwal kehidupan secara mandiri. Mereka masih bergantung pada perintah dan kendali orang tua di rumah. Oleh karena itu jika mendapati kenyataan bahwa anak-anak seringkali lupa menjalankan shalat karena ketiduran, otomatis orang tua yang memegang tanggung jawab dalam pelaksanaannya. Sesusah apapun orang tua mendidik anak selama pandemi, Anda harus ikhlas menjalaninya karena rumah adalah sebaik-baik tempat belajar.

Orang tua harus paham ritme kehidupan anak mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi. Hal ini memungkinkan orang tua untuk mengetahui kebutuhan istirahat anak mereka selama melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadan ini. Orang tua harus membuat evaluasi apakah jadwal tidur anak sudah bersesuaian dengan jadwal waktu sholat. Haruskah Anak Saya Tidur Siang Teratur Seperti Anak Tetangga? Setiap anak sadar kapan harus istirahat dan kapan harus bermain. Orang tua juga tidak sepatutnya memberlakukan jadwal tidur anak tetangga terhadap anak sendiri karena kekhususan rutinitas setiap anak berbeda.

Alangkah bijaknya bila setiap orang tua bersedia mengingatkan anak-anaknya untuk mengerjakan shalat tepat pada waktunya. Tidak cukup dengan mengingatkan saja, setiap orang tua juga perlu memberikan keteladanan hidup bagi anak-anak mereka. Ketika orangtua telah melaksanakan shalat, maka anak-anak pun akan mengikuti menjalankan shalat seperti halnya perbuatan yang telah dilakukan oleh orang tua mereka.

Hal yang berbeda akan terjadi jika orang tua hanya menuntut anak untuk melaksanakan shalat sementara dirinya tidak melakukannya. Bila keadaannya demikian maka proses pendidikan Islami di dalam keluarga akan berjalan tidak optimal. Semoga kita semua bisa memberikan contoh yang baik bagi anak-anak dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan ini.  Terima kasih sudah membaca artikel blog pendidikan Jombang. Semoga tulisan ini bisa menginspirasi setiap blogger guru Jombang untuk lebih sering berbagi pengalaman mendidik anak-anak di rumah dan di sekolah.

Bagikan tulisan ini:

3 Replies to “Curhat Emak: Sholat Anak Bolong karena Ketiduran”

  1. Sepakat bgt pak. Ortu adlh penanggung jawab utama atas pendidikan agama anak-anak baik di rumah maupun di luar rumah. Orang tua harus bisa memberi keteladanan supaya anak-anaknya bisa mencontoh yang baik di rumah dan tidak mencari contoh yang buruk di luar rumah.

  2. Tulisan yang begitu inspiratif, terima kasih sudah mengingatkan.

    Saya suka dengan paragraf terakhirnya dimana disana terselip doa untuk kita semua.

Tinggalkan Balasan ke Ternak Bebek Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *