Lakukan Saja Burung Demi Burung

Hal-hal besar dapat dicapai dengan berfokus pada tindakan kecil sepanjang waktu.

Anne Lamott berkisah mengenai kejadian di masa kanak-kanaknya. Tiga puluh tahun yang lalu kakak laki-laki saya yang waktu itu berumur sepuluh tahun mencoba membuat laporan tertulis mengenai ragam spesies burung. Ia telah menghabiskan waktu tiga bulan untuk penelitian di luar ruangan dan tulisan itu harus diserahkan pada hari berikutnya. Sungguh masa yang tidak mudah dan setiap pelajar pasti pernah mengalaminya. Kebuntuan ide adalah salah satu tantangan besar bagi setiap akademis.

gambar burung dan bayangannya
gambar burung dan bayangannya

Hingga pada suatu saat kami sedang berada di rumah peristirahatan kami. Ia sedang duduk dan hampir menangis, dikelilingi kertas, pensil dan buku-buku tentang burung yang tidak terbuka. Ia tak berdaya oleh beratnya tugas yang ia hadapi. Jika laporan itu tidak segera diselesaikan maka buyarlah usaha penelitian yang telah dilakukan berbulan-bulan. Kemudian ayah saya duduk di sampingnya, merangkulnya, dan berkata: Burung demi burung, kawan. Lakukan saja burung demi burung.

Hanya satu burung. Tampak seperti jumlah perubahan yang sangat kecil. Tetapi pikirkan bagaimana jumlah akan berperan. Steve Chandler menyatakan jika Anda memberi perhatian lima persen lebih banyak ke dalam hidup Anda setiap hari, maka diperlukan waktu dua puluh hari sebelum Anda menggandakan kesadaran akan tujuan Anda. Satu kebiasaan efektif setiap hari akan terkumpul menjadi kebiasaan-kebiasaan baru dan membentuk karakter Anda yang berbeda dalam waktu satu bulan. Berani coba?

Published by

Agus Siswoyo

Warga Tebuireng, Blogger Indonesia, Penulis Lepas, Peduli Yatim, dan Guru TPQ. Follow me at Twitter @agussiswoyo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *