Manfaat Konten Lokal Buatan Indonesia

Apakah manfaat konten lokal buatan Indonesia? Seberapa besar pengaruh konten lokal terhadap perkembangan berpikir anak-anak? Isu ini mengemuka saat para orang tua makin was-was terhadap kemudahan akses internet bagi putra-putri mereka. Internet merupakan hasil perkembangan teknologi yang berhasil menyerap perhatian jutaan penduduk di dunia. Indonesia pun tak terlepas dari jerat internet dengan segala kelebihan dan kekuranganya. Beragam informasi tersedia dan dapat diakses secara bebas oleh pengguna internet, baik anak-anak maupun orang dewasa.

Dalam hal ini, kita tidak bisa membatasi konten apa saja yang bisa diakses anak-anak. Keberadaan software parenting berlaku hanya dalam waktu dan tempat yang terbatas. Ada banyak lokasi yang menjadi celah bagi mengalirnya arus informasi tanpa terbendung. Langkah yang bisa kita lakukan hanya memberi pengarahan dan pencegahan bagi anak-anak, dan juga orang dewasa, terhadap efek negatif kebebasan berekspresi di internet. Kegiatan memanfaatkan konten lokal buatan Indonesia adalah satu hal yang perlu kita terapkan dalam aktif berinternet dengan harapan mereka tidak lupa aturan-aturan yang berlaku di lingkungan sekitar.

pemandangan alam kota jombang (16)

pemandangan salah satu desa di kota jombang (16)

Definisi Konten Lokal Buatan Indonesia

Apakah yang dimaksud dengan konten lokal? Konten lokal buatan Indonesia adalah semua materi di internet, baik berupa tulisan, foto, video maupun kombinasi ketiganya, yang dihasilkan oleh warga Indonesia dalam melakukan aktifitas di internet dengan mengedepankan nilai-nilai budaya Indonesia. Terdapat beberapa hal yang perlu kita perjelas dalam hal ini. Yang pertama, warga Indonesia adalah setiap orang Indonesia, baik yang tinggal di wilayah NKRI maupun berada di luar negeri. Jadi, walaupun Anda tinggal di Amerika tetapi memiliki kewarganegaraan Indonesia, Anda tetap dianggap orang Indonesia.

Sedangkan penjelasan yang kedua adalah konten tersebut berkaitan dengan aktifitas sehari-hari warga Indonesia yang memuat nilai-nilai budaya Indonesia. Kata kuncinya disini adalah nilai budaya Indonesia. Kita semua sudah memahami bahwa modernisasi sedikit banyak telah mengaburkan mana konten lokal asli Indonesia dan mana yang konten lokal dengan pengaruh budaya asing. Walaupun Anda orang Indonesia yang tinggal di tanah Indonesia tetapi posting tidak sesuai dengan kepribadian bangsa, maka hal tersebut bukan konten lokal yang ideal untuk pendidikan karakter bangsa.

Sebaliknya, bila seorang WNI tinggal di negara asing namun menuliskan beragam kegiatan yang berlandaskan prinsip dan norma-norma ke-Indonesia-an maka konten tersebut bisa menjadi referensi yang bagus. Jangan sampai kita terkecoh oleh label konten lokal karena lokasi dan keberadaan seseorang di Indonesia.

rumput meranggas di musim penghujan

Manfaat Konten Lokal Buatan Indonesia - sawah di kecamatan Mojowarno

Mengapa Harus Mendukung Pemanfaatan Konten Lokal Buatan Indonesia?

Informasi di internet memiliki banyak unsur kepentingan dan kita tidak bisa melakukan klarifikasi satu demi satu. Kita juga tidak mungkin melakukan black campaigne terhadap produk-produk tertentu yang memang telah nyata bertentangan dengan kepribadian bangsa Indonesia. Begitu banyak tarik menarik kepentingan sehingga tindakan pencegahan lebih baik daripada melakukan penyerangan terhadap konten yang sudah ada. Penghapusan terhadap konten yang destruktif membutuhkan waktu, tenaga dan biaya yang tidak sedikit maka lebih baik kita memfokuskan pikiran terhadap penciptaan konten lokal baru yang lebih mendidik.

Beberapa alasam mengapa kita harus mendukung pemanfaatan konten lokal buatan Indonesia dalam aktifitas di internet antara lain:

  1. Tidak semua konten yang berasal dari luar Indonesia sesuai dengan nilai-nilai budaya kita. Mungkin ada beberapa karakter yang sesuai untuk kita, namun belum tentu bisa diterapkan dalam lingkungan sehari-hari.
  2. Indonesia memiliki keragaman budaya dan lokasi menarik yang menjadi daya tarik wisatawan dalam dan luar negeri. Ulasan mengenai keindahan budaya Indonesia telah terkenal hingga ke  mancanegara. Itulah yang patut kita promosikan di internet.
  3. Kemampuan teknologi akademisi Indonesia tidak kalah canggih dengan negara luar. Setiap negara memiliki potensi untuk berhasil dalam bidang tertentu. Misalnya: Indonesia memiliki mobil ESEMKA.
  4. Menyelamatkan karakter dan budaya asli Indonesia. Hal yang tidak kalah pentingnya adalah melestarikan kearifan lokal yang dimiliki Indonesia. Boleh saja writing skill Anda nyaris sempurna, namun apakah hal tersebut mampu memberi manfaat bagi pembaca Indonesia bila tidak memiliki muatan nilai-nilai budaya kita?

 

kebebasan ekspresi internet

Manfaat Konten Lokal Buatan Indonesia akan terjadi bila orangtua bersedia mendampingi aktifitas internet anak-anak


Konten Budaya Lokal Sebagai Identitas Bangsa

Lantas, konten lokal buatan Indonesia apakah yang kita butuhkan saat ini? Informasi di internet memiliki beragam topik, mulai dari topik ekonomi, bisnis, politik, kesenian dan lainnya. Salah satu konten lokal yang kita butuhkan saat ini adalah topik budaya daerah. Sejak kita masih sekolah SD telah diajarkan pemahaman bahwa budaya daerah adalah akar budaya nasional. Tanpa bermaksud melupakan beragam manfaat konten lokal dari topik atau bidang lainnya, pembahasan budaya lokal adalah sesuatu yang penting karena melibatkan kehidupan kita sehari-hari.

Mengapa budaya lokal perlu kita angkat di internet dan diketahui oleh pengguna internet di seluruh dunia? Karena budaya nasional inilah yang memberikan identitas bagi kita dalam pergaulan internasional. Bangsa-bangsa lain akan mengenal kita sebagai apa bisa dinilai dari perilaku kita memelihara budaya. Tak percaya? Contoh mudah adalah nama Bali lebih populer daripada Indonesia di mata dunia karena Bali mempertahankan tradisi dan keunikan mereka sebagai pulau dewata yang religius. Konsisten menjaga tradisi menjadikan Bali sebagai salah satu propinsi yang memiliki pendapatan perkapita tertinggi di Indonesia.

Selain itu, budaya daerah di Indonesia memiliki banyak kearifan lokal yang mana saat ini mulai ditinggalkan. Dalam peribahasa Jawa mengatakan sopo salah bakal seleh, siapa yang bersalah akan kelihatan. Maka tak mengherankan kalau pelaku bisnis online (baik publisher, seller maupun buyer) asal Indonesia sebagian besar masih dianggap sebelah mata oleh merchant internasional karena perilaku mereka tidak jujur. Transaksi internet yang beralamat di Indonesia mendapat blacklist dari sejumlah vendor karena teridentifikasi sebagai spammer atau pelaku fraud click.

Manfaat Konten Lokal Buatan Indonesia

Penyerahan bantuan sosial untuk warga desa Latsari

Implementasi Konten Budaya Lokal Terhadap Kehidupan di Internet

Mungkin sebagian pembaca blog ini ada yang pesimis dengan potensi budaya daerahnya. Memangnya laku kita jual nama Indonesia di Internet? Saya tetap berkeyakinan segala sesuatu yang unik dan memberi manfaat akan selalu dicari oleh orang. Termasuk juga budaya lokal Indonesia yang dikenal keagungannya sejak berabad-abad silam. Kita pernah berjaya dan menjadi pusat perhatian dunia berkat nilai-nilai kebudayaan. Indonesia dikagumi oleh bangsa lain bukan karena luasnya wilayah perairan, tetapi karena sifat khas bangsa Indonesia yang tidak dimiliki bangsa lain.

Iseng-iseng saya pernah melakukan browsing di situs EzineArticles.Com dengan sejumlah kata kunci yang berhubungan dengan negara Indonesia. Hasilnya? Wow, Indonesia memiliki sejumlah keyword populer yang jumlahnya lumayan banyak. Pembahasan Indonesia meliputi investasi bisnis dengan tenaga kerja murah, hotel mewah di Bali, jual beli properti di Indonesia, ragam budaya pulau-pulau tropis, keindahan wisata alam dan bahari, dan lain-lain. Dan satu fakta lagi adalah kebanyakan penulis (author) artikel tersebut para bule, alias bukan warga Indonesia. Mereka saja tertarik mengulas Indonesia, lalu mengapa kita tidak melakukannya?

Pemanfaatan konten lokal buatan Indonesia juga berimbas dalam hal website building, terutama dalam hal pembuatan WordPress themes. Saya mengapreasi langkah beberapa kawan freelancer di TokoKoo yang berkreasi membuat WordPress themes dengan memasukkan unsur budaya Indonesia. Salah satu themes yang saya suka dan saya pakai adalah Garuda Di Dadaku yang dibuat oleh Pak Zam. Themes tersebut saya pakai untuk blog The Jombang Taste dan memberikan ciri khas Indonesia banget pada setiap artikel yang saya terbitkan.

Selain memiliki ketertarikan dalam hal penulisan artikel motivasi diri, saya juga menyukai bidang sosial budaya dan photoblogging dalam ngeblog. Atas alasan inilah akhirnya saya memutuskan pulang kampung dan membahas berbagai pernak-pernik kota Jombang. Selama ngeblog di The Jombang Taste saya menulis banyak hal mengenai budaya jaran kepang, megengan, permainan tradisional, obat tradisional Jawa, peran wanita dalam tradisi Jawa, kegiatan warga dan lain-lain. Siapa sangka dari kegiatan ngeblog ini saya bertemu dengan teman-teman sesama netter dan mengadakan cangkrukan secara berkala di salah satu café di Jombang.

foto pemandangan simpang lima gumul kediri jawa timur (12)

foto pemandangan simpang lima gumul kediri jawa timur

Kita pun dapat membiasakan menggunakan konten lokal buatan Indonesia dari aktifitas internet melalui mobile internet atau telepon genggam. Saat ini telah hadir konten lokal XL Konten Seru bagi pengguna layanan telepon dari XL Axiata. XL Konten Seru memberikan beragam karya anak bangsa dalam bentuk permainan (games) maupun aplikasi interaktif lainnya. Aplikasi yang sudah saya coba misalnya aplikasi panduan umat Muslim menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Pengguan XL Konten Seru akan mendapat panduan jadwal imsyak dan buka serta amalan di bulan suci. Keberadaan XL Konten Seru membantu kita untuk tetap aktif di internet dengan tetap berpijak pada kepribadian Indonesia.

Jadi kesimpulannya adalah manfaat konten lokal buatan Indonesia akan kita dapatkan bila kita pribadi (sebagai blogger, pengguna situs jejaring sosial, anggota forum, milis dan sebutan netter lain) memiliki kesadaran untuk membawa nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari ke dalam aktifitas di internet. Boleh saja kita menjadi maniak terhadap Blackberry, iPad, ultrabook notebook tipis dan beragam gadget lainnya, namun budaya daerah sebagai unsur konten lokal seharusnya mendapat porsi yang lebih banyak dalam kehidupan di internet. Jika bukan kita yang membangun konten lokal Indonesia, lalu siapa lagi? Ayo kita dukung pemanfaatan konten lokal buatan Indonesia sebagai media pendidikan karakter bangsa.

Enjoy blogging, enjoy writing!

86 thoughts on “Manfaat Konten Lokal Buatan Indonesia

  1. Kesadaran untuk menggali dan menampilkan konten2 lokal dalam bentuk digital masih sangat kurang. Mereka lebih suka yang berbau modern, padahal konten2 lokal juga bisa lebih bervariasi jika ketemu orang2 yg kreatif menghasilkan karya2 yg brilian… Semoga menang mas…

  2. Indonesia adalah salah satu pengguna internet terbanyak di dunia. Seharusnya bisa lebih banyak memberi kontribusi bagi dunia.

  3. Cerita kejayaan masa lalu tidak akan memberi efek untuk saat ini bila anak muda tidak menghiraukan perkembangan budaya dalam negeri. ide yang bagus.

  4. budaya adalah penyelamat akhir identitas bangsa. konten lokal yang berbuda tidak akan kalah menarik dibanding pembahasan teknologi.

  5. Pemerintah tampaknya terlalu asyik bahas politik dan tidak hiraukan budaya kita. Kenapa mesti blogger yg diserahi tugas? Bukankah Pemerintah punya anggaran dana membangun budaya bangsa?

  6. yang saya tahu google itu suka sama artikel unik. budaya kita juga unik dan itu adalah bahan yang menarik untuk diulas. bayangkan aja bgmn serunya kalau semua blogger Indonesia bahas budaya.

  7. think globally, act locally. meski memuat konten lokal bukan berarti nggak bisa sebaik tulisan orang negeri. setiap negara memiliki ciri khas sendiri dalam menggali potensi. Indonesia bisa unggul dalam hal keragaman budaya.

  8. blogger newbie sering mengalami kebingungan mau nulis artikel apa di blog. kalau menulis artikel sehari-hari tentu sudah termasuk konten lokal. namun kebanyakan cuma curhat nggak ada nilai pembelajarannya.

  9. kadang kala orang terlalu menyanjung kata lokal sehingga mengabaikan pembaruan dari luar negeri. konten lokal seharusnya bisa mewadahi keduanya sehingga ngeblog bisa menjadi nilai tambah bagi pelakunya.

  10. Pingback: Pengertian Artikel
  11. kita memang terlalu silau dengan hal-hal yang sifatnya western. Lupa, kalau di Indonesia sendiri banyak nilai-nilai yang indah dan belum terjamah. Modernitas seakan menjadi roda penggilas semuanya.

    Btw, saran sedikit mas agus. kalau memang klik kanan tidak diaktifkan, coba dong link-link yang diklik agar dibuka di new tab. Soalnya kadang ketika tengah membaca, mau klik link tsb, kalau harus pindah berarti harus loading lagi link sebelumnya. Thanx

  12. Budaya lokal, tradisi lokal, permainan lokal, dll barangkali 75% sudah dikuasai oleh luar. Padahal budaya lokal tidak kalah dengan budaya asing. Coba lihat, banyak turis asing yang mau mempelajari budaya asli kita. Kita sharusnya malu loh. Orang asing datang ke negeri kita untuk menggali kebudayaan asli Indonesia, eh kita kita malah terbuai dengan budaya asing.

  13. Sepertinya persolan menulis konten lokal bukan layaknya seorang orator yang dibutuhkan untuk kampanye budaya lokal, bukan seorang pengusaha apalagi seorang politisi, tetapi hanya seorang bloggerlah yang mampu menghadirkan informasi lokal yang bisa di akses oleh media elektronik dan bisa dibaca oleh siapa saja dan kapan saja.

  14. Terkait dengan Manfaat Konten Lokal buatan Indonesia, saya jadi ingat pada acara bloggernusantara kemarin yang di adakan oleh idblognetwork, beragam suku,budaya,bahasa dan latar belakang daerah menyatu padu pada acara tersebut, padahal secara logika hal-hal seperti ini yang menjadi pemisah karena ini persoalan kebiasan, tetapi ternyata tidak malah ini yang mendekatkan antara para peserta satu sama-lainnya.

  15. With almost everything that appears to be building within this subject matter, many of your viewpoints happen to be fairly exciting. Even so, I am sorry, but I do not subscribe to your entire strategy, all be it refreshing none the less. It seems to everyone that your commentary are actually not entirely justified and in simple fact you are yourself not wholly convinced of the argument. In any case I did appreciate looking at it.

Leave a Reply