Manfaat Bermain Icebreaking Sebelum Siswa Belajar

Belajar di sekolah adalah aktifitas harian yang bisa jadi terasa sangat membosankan bagi sebagian siswa. Guru harus selalu berkreasi menciptakan suasana kelas yang menyenangkan dan mendukung pencapaian tujuan kegiatan belajar mengajar. Salah satu pilihan tersebut adalah menerapkan icebreaking pada siswa sekolah dasar. Bermain icebreaking sebelum belajar memberikan sejumlah manfaat bagi siswa sekolah dasar. Para guru seharusnya memahami kegunaan icebreaking sebelum belajar. Terdapat beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan dalam memberikan icebreaking kepada siswa.

Pertama, menyiapkan mental siswa agar siap bersosial di lingkungan sekolah.

Anda tidak tahu apa yang telah terjadi di rumah siswa pada pagi hari sebelum ia berangkat. Mungkin kedua orang tuanya sedang bertengkar. Mungkin juga ia sedang memendam kekesalan pada kakaknya. Bermain icebreaking bisa melupakan masalah anak-anak di rumah. Perasaan gembira yang ditimbulkan saat bermain icebreaking adalah salah satu motivasi terbaik untuk memulai belajar di sekolah.

Kedua, bermain adalah olahraga yang menyenangkan sekaligus menyehatkan.

Olahraga berperan penting dalam penyerapan oksigen ke dalam tubuh. Tubuh yang terpenuhi oksigen sangat membantu peredaran darah besar ke otak. Otak yang teraliri darah bisa membantu proses belajar lebih baik. Teorinya memang demikian. Semakin banyak gerak tubuh sisws, semakin besar kemungkinan ia menangkap respons dari lingkungan di kelasnya. Anak-anak kinestetik akan sangat menyukai kegiatan ini.

Para siswa bermain bersama di halaman sekolah.

Ketiga, mempererat hubungan emosional warga kelas.

Anda bisa menerapkan icebreaking dalam level kelas maupun sekolah untuk membangun hubungan emosional. Anak yang pendiam bisa terkurangi tingkat pasifnya dengan bermain bersama. Hanya saja, Anda perlu memahami bahwa semakin luas lingkaran sosial yang terlibat, tentu membutuhkan personal yang lebih luas dalam praktek icebreaking.

Lalu, jenis icebreaking seperti apa yang cocok diterapkan untuk murid sekolah dasar?

Gunakan permainan anak sederhana yang mudah dipahami siswa kelas satu. Semakin sederhana jenis perintahnya, semakin mudah Anda menerapkannya. Misalnya permainan memegang kepala, pundak, lutut dan kaki. Selain icebreaking bermain, Anda juga perlu menambahkan yel-yel penyemangat belajar. Yel-yel tidak harus dalam kalimat Bahasa Indonesia baku. Anda dapat berkreasi menciptakan aneka yel-yel kebersamaan siswa dengan menggunakan nbahasa daerah dan bahasa kekinian. Tertarik mencoba? Selamat berkreasi!

Bagikan artikel ini melalui:

15 Replies to “Manfaat Bermain Icebreaking Sebelum Siswa Belajar”

  1. Terima kasih sdh berbagi. Susah juga mengajar murid yg pendiam. Saya jg sdh praktek BCM. Lumayan bagus utk menambah minat belajar siswa.

  2. Thanks sudah berbagi pikiran. Sangat bagus pak. Saya juga mempraktekkan hal di atas. Anak-anak saya ajak senam otak agar lebih siap belajar.

  3. Artikel ini harus dibaca oleh para guru kelas. Mengajar gak boleh cuma ceramah saja. Murid harus punya pengalaman baru saat tiba di sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *