Mengenal Sumber Motivasi Diri dari Energi Internal Dan Eksternal

Permainan Kerjasama Tim dalam Pelatihan dan Upgrading Guru Genius Yatim Mandiri Tahun 2017 di Sekolah Insan Cendekia Mandiri Sidoarjo
Permainan Kerjasama Tim dalam Pelatihan dan Upgrading Guru Genius Yatim Mandiri Tahun 2017 di Sekolah Insan Cendekia Mandiri Sidoarjo

Ibarat gelombang yang bergulung-gulung hebat, dia tidak akan dapat mengeruhkan dasar laut yang dalam. Demikian halnya juga bagi seseorang yang memiliki motivasi diri yang kokoh, dia tidak akan terganggung oleh perubahan-perubahan yang ada di sekelilingnya.

Sungguh, orang yang memiliki motivasi hidup dalam dirinya tidak akan mudah terhempas oleh kekacauan, terjaga dalam ketetapan hati, dan selalu siap menghadapi perubahan-perubahan yang ada di sekitarnya. Roda kehidupan terus berputar dan kita tidak tahu kapan kita beruntung kapan kita buntung. Motivasi diri menenangkan pikiran kita agar tetap bersemangat dalam kondisi apapun.

Lalu, jika sudah paham manfaat motivasi diri untuk kehidupan mengapa kita tidak memupuk motivasi diri ketika menghadapi permasalahan? Mengapa kita tidak menghubungkan diri dengan Tuhan ketika motivasi diri sedang lemah? Padahal jawaban segala resah manusia sudah ada dalam tuntunan hidup yang bernama kitab suci. Jika kita tidak ingin bangkit dari permasalahan hidup, berarti jiwa kita sudah mati. Itulah seburuk-buruk motivasi kehidupan manusia.

Motivasi diri memiliki dua makna, motivasi diri internal dan motivasi diri eksternal. Energi internal bersifat abadi karena tumbuh dalam diri seseorang bersama dengan perjalanan hidupnya. Energi internal merupakan motivasi diri yang sebenarnya dan timbul dari pencerahan diri seseorang setelah mengalami rangkaian peristiwa penting dalam hidupnya. Energi internal tidak terpengaruh apapun jenis keributan yang terjadi di luar sana dan cenderung stabil.

Motivasi kehidupan yang berasal dari dalam diri lebih banyak bersumber dari aktifitas spiritual manusia. Kehidupan agama memegang peran vital dalam proses pencarian semangat hidup. Kehidupan ruhaniah seseorang dapat mendukung terciptanya semangat kerja keras dalam kehidupan. Landasan motivasi inilah yang menggerakkan fisik manusia sehingga memiliki energi super. Selebihnya, kehidupan spiritual mengajarkan manusia untuk berserah diri kepada Tuhan, apapun hasil yang telah diperoleh.

Sedangkan energi eksternal kita dapatkan dari lingkungan dan orang-orang yang berinteraksi dengan kita sehari-hari. Pada dasarnya energi eksternal bersifat sama dengan energi internal dalam mempengaruhi motivasi diri seseorang. Namun sifat dasar energi eksternal yang fluktuatif menjadikan semangat hidup mudah datang dan pergi. Energi eksternal berasal dari dukungan keluarga, sahabat dan anggota komunitas. Semoga artikel motivasi diri ini berguna untuk Anda.

Enjoy blogging, enjoy writing!

9 Replies to “Mengenal Sumber Motivasi Diri dari Energi Internal Dan Eksternal”

  1. kalau menurut saya motivasi kadang juga bisa hilang lho mas, saya pernah mengalami itu…
    nah, gimana caranya biar motivasi kita tetap terjaga ? mungkin bisa dikasi saran di artikelnya *pendapat aja sih πŸ˜€
    salam hangat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *