Arti Penting Mempelajari Teori Belajar Dalam Proses Belajar Mengajar di Sekolah

Program Pendidikan Mahasiswa KKNT UNHASY Untuk PAUD Asemgede Jombang
Program Pendidikan Mahasiswa KKNT UNHASY Untuk PAUD Asemgede Jombang

Setiap teori belajar mempunyai implikasi terhadap cara-cara belajar yang efektif bagi siswa anda. Setiap teori belajar dapat memperjelas fungsi seorang guru dalam proses belajar mengajar di dalam kelas. Teori belajar menurut psikologi daya menekankan pada pentingnya pencapaian disiplin mental. Hal ini dapat dicapai melalui latihan berpikir. Dengan demikian, bahan pelajaran apapun dapat dipelajari asalkan berfungsi meningkatkan kemampuan berpikir.

Bidang studi matematika dapat dipandang sebagai bidang studi yang ampuh untuk mencapai disiplin mental. Namun pelajaran matematika berdasarkan teori daya lebih banyak menekankan pada penyajian soal yang sulit. Hal ini bertujuan agar setiap siswa terbiasa berpikir dan menganalisa permasalahan. Kemampuan berpikir pada hakekatnya dapat ditransfer dalam memecahkan masalah kehidupan, baik di bidang sosial, politik, budaya dan berbagai permasalahan lainnya.

Berbeda dengan teori daya, penerapan teori asosiasi lebih banyak menekankan pentingnya stimulus respons. Proses pembentukan stimulus respon dapat dilakukan sedemikian rupa sehingga individu dapat merespon setiap stimulus yang datang atau dihadapi. Hal ini dapat dilakukan melalui pelatihan secara berulang kali siswa dihadapkan pada sebuah permasalahan dan dilatih untuk menyelesaikan permasalahan itu berdasarkan kemampuan mereka secara alami.

Belajar berdasarkan kepada teori asosiasi lebih banyak dilakukan melalui bahan pelajaran secara mekanik. Dengan demikian pada diri seorang siswa terbentuk sejumlah ikatan stimulus respons. Hasil belajar siswa diharapkan dapat ditransfer ke dalam situasi yang identik atau mengandung unsur-unsur yang sama di dalam kehidupan siswa nanti. Seorang guru dituntut sebanyak mungkin menyiapkan bahan yang tidak terlalu jauh berbeda dengan situasi kehidupan sehingga hasil belajar dapat diterapkan dan berarti bagi setiap peserta didik yang diajarnya.

Teori gestalt banyak menekankan kepada proses belajar dan mengajar melalui pengalaman. Oleh karena itu proses belajar lebih diarahkan kepada siswa untuk melakukan sesuatu. Kegiatan melakukan sesuatu dalam belajar biasanya ditempuh dengan cara siswa dihadapkan kepada suatu masalah. Setiap siswa dituntut untuk berupaya melakukan pemecahan masalah tersebut.

Kesalahan sering dilakukan oleh para pendidik dalam menemukan arti teori belajar terhadap kegiatan belajar mengajar di dalam kelas. Banyak pendidik yang beranggapan bahwa segala macam bentuk kegiatan belajar mengajar dapat dijelaskan dengan satu teori. Namun sesungguhnya setiap teori mempunyai dasar atau landasan yang berbeda-beda, demikian disampaikan oleh Muhammad Ali (1987).

Bagikan tulisan ini:

2 Replies to “Arti Penting Mempelajari Teori Belajar Dalam Proses Belajar Mengajar di Sekolah”

  1. Guru hrs terus belajar. Jika guru tidak mau meningkatkan kompetensinya maka kehadirannya akan bisa digantikan oleh teknologi kepintaran buatan yang sekarang Sedang marak digunakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *