Webinar Sosialisasi Pemanfaatan Rumah Belajar untuk Guru SD di Kabupaten Jombang

Telekonferensi pembina pramuka dan pelatih pramuka Kwarcab Jombang dengan aplikasi Zoom
Telekonferensi pembina pramuka dan pelatih pramuka Kwarcab Jombang dengan aplikasi Zoom

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang mengadakan webinar untuk guru-guru Sekolah Dasar (SD) pada hari Kamis, 22 Oktober 2020 hari ini. Webinar hari ini merupakan salah satu bagian dari seri pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan di Kabupaten Jombang di masa pandemi.

Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa proses pembelajaran jarak jauh yang dilakukan peserta didik selama masa pandemi ini menyisakan sejumlah kendala bagi para pelaku pendidikan, orang tua murid, maupun murid itu sendiri. Melalui webinar inilah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang berusaha mengatasi beragam hambatan dan tantangan dalam kegiatan Belajar Dari Rumah (BDR) di masa pandemi.

Kehadiran orang tua sangat penting di rumah. Demikian dikatakan oleh narasumber webinar hari ini. Orang tua siswa memegang peran sentral dalam pembelajaran jarak jauh yang dilakukan di masa pandemi. Orang tua siswa menjadi pusat sumber ilmu dan mengendalikan kegiatan anak-anak selama mereka menjalani masa pembelajaran di rumah.

Namun sayangnya, tidak semua orang tua murid memiliki kemampuan mendidik yang sesuai dengan harapan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Sebagian besar orang tua justru menghabiskan banyak waktunya untuk bekerja di tempat kerja mereka agar dapat memenuhi kebutuhan ekonomi. Alhasil, anak-anak di rumah menjalani pembelajaran jarak jauh tanpa bimbingan yang ideal.

Guru menjadi ujung tombak inovasi pembelajaran menyenangkan. Peran guru dalam pembelajaran jarak jauh di masa pandemi ini tidak kalah penting dibanding orang tua. Walaupun aktivitas pembelajaran tatap muka masih belum diperbolehkan dilaksanakan di sebagian besar lembaga pendidikan di Kabupaten Jombang, namun guru dapat menyiapkan beragam rencana pembelajaran kreatif, inovatif dan menyenangkan menggunakan teknologi informasi dan internet.

Guru dapat menciptakan pembelajaran yang menyenangkan secara daring (dalam jaringan) maupun luring (luar jaringan). Sejauh ini, para pendidik dan tenaga kependidikan di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang telah mempraktekkan pembelajaran jarak jauh secara daring, luring maupun kombinasi keduanya. Meski demikian, masih ada saja berbagai kelemahan yang dialami oleh pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan gawai atau smartphone yang dimiliki oleh setiap peserta didik. 

Rumah Belajar adalah suatu platform yang memberikan fitur, materi belajar dan konten edukatif agar pembelajaran seluruh jenjang pendidikan dapat berjalan dengan baik.  Inilah platform belajar secara daring yang telah disediakan oleh Pemerintah Negara Republik Indonesia melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk para pendidik, orang tua peserta didik, maupun peserta didik itu sendiri.

Rumah Belajar bisa menjadi solusi yang bagus bagi setiap lembaga pendidikan yang akan menerapkan pembelajaran jarak jauh secara daring. Keberadaan Rumah Belajar diharapkan bisa mengurangi beban biaya yang harus dikeluarkan oleh orang tua peserta didik dalam melaksanakan pembelajaran secara online. Orangtua peserta didik tidak lagi perlu mengeluarkan biaya berlangganan kursus belajar online. 

Membuat konten pembelajaran yang menyenangkan merupakan strategi belajar di masa pandemi. Konten pembelajaran yang menyenangkan telah disediakan oleh Rumah Belajar. Koleksi video-video pembelajaran yang menyenangkan dapat disaksikan maupun didownload oleh pendidik dan peserta didik di portal belajar Rumah Belajar. Semua konten edukasi tersebut tersedia secara gratis. Peserta didik tidak dibebani biaya untuk berlangganan dan mengakses platform rumah belajar. 

Kehadiran Rumah Belajar menjadi barokah karena platform ini hadir di tengah pendidikan di masa pandemi. Keluhan BDR cukup banyak di kalangan orang tua murid. Kebanyakan keluhan itu berkisar mengenai Pekerjaan Rumah atau PR yang harus dikerjakan murid. Setiap guru kelas dan guru mata pelajaran membuat tugas masing-masing sehingga peserta didik memiliki beban belajar yang cukup banyak walaupun mereka berada di rumah. Platform Rumah Belajar diharapkan bisa mengurangi beban belajar siswa sekaligus mampu mencapai target pembelajaran yang telah ditetapkan oleh pemerintah di masa pandemi ini. 

Bagikan tulisan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *