Foto Chef Juna dan Chef Arnold Poernomo

Peran Pemuda Harapan Pembangunan Bangsa Indonesia

Dua kata ‘pemuda’ dan ‘harapan’ dalam judul di atas memiliki makna yang sangat erat kaitannya dalam pembangunan sebuah bangsa. Perjalanan bangsa ini tidak boleh digantungkan kepada orang tua. Mereka memiliki masa yang lebih singkat untuk memberi kontribusi bagi masyarakat. Pemuda harus dilibatkan dalam pembangunan bangsa. Apalagi degradasi moral para pemimpin semakin memprihatinkan. Beragam kasus diungkap ke publik dan menghadirkan drama elit politik.

Dimanakah peran pemuda sebagai bagian dari kehidupan berbangsa? Apabila kita menelusuri sejarah dan kejayaan masa lalu bangsa ini, maka kita akan menemukan banyak track record pemuda yang penting. Dimulai dari pergerakan pemuda melalui Sumpah Pemuda tahun 1928 hingga Era Reformasi tahun 1998. Keterlibatan pemuda saat itu merupakan wujud nasionalisme dan tertuang dalam ikrar sumpah pemuda.

Masih ingatkah Anda dengan perjuangan para pemuda pada masa perjuangan kemerdekaan? Mereka berjuang demi kemerdekaan bumi pertiwi walau harus mengorbankan jiwa dan raga, tanpa pernah lelah dan pantang mundur sekalipun. Harapan para pemuda saat itu adalah membebaskan Indonesia dari penindasan, penyiksaan dan pembodohan. Hasilnya adalah Indonesia bisa merebut kemerdekaan seperti yang kita rasakan saat ini.

Peran Pemuda Generasi Internet

Chef Arnold Poernomo

Chef Arnold Poernomo

Bagaimana dengan peran pemuda yang menjadi harapan bangsa pada era masa kini? Penjajahan secara fisik memang tidak kita rasakan lagi. Namun tugas membangun negara Indonesia masih terus berlanjut karena era globalisasi mengharuskan setiap warga memiliki kompetensi unggul dalam bersaing dengan masyarakat dunia. Ada sebagian kalangan yang berpendapat bahwa imperialisme modern tengah berlangsung dalam bentuk yang lebih halus dari kolonialisme jaman dulu.

Apa yang bisa kita harapkan dari golongan pemuda masa kini? Kehadiran teknologi internet menghasilkan generasi pecinta gadget dengan segala sisi plus dan minusnya. Lahirlah para start up kreatif dan inovatif yang menawarkan beragam kemudahan aplikasi pendukung produktifitas bekerja melalui piranti komputer. Sementara kelemahan teknologi internet menghasilkan anak-anak yang apatis terhadap lingkungan, bersikap individualis dan lemahnya kepedulian terhadap budaya lokal.

Mau dibawa kemana arah kemajuan negara ini tergantung aksi yang dilakukan para pemuda saat ini. Mungkin efek baik-buruknya tidak bisa kita rasakan saat ini. Tapi coba kita perhatikan kondisi Indonesia pada masa 10 tahun mendatang. Kita akan melihat buah dari kontribusi pemuda bagi pembangunan Indonesia. Apakah Indonesia akan tetap menjadi negara yang berjalan di tempat? Atau bahkan meroket secara perlahan diantara jajaran negara maju di dunia?

Semoga tulisan ini bisa memberi inspirasi bagi Anda. Enjoy blogging, enjoy writing!