Pembukaan PGPQ At-Tartil Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang

Rumah Cerdas Islami - Pusat Bimbingan Belajar Islami dan Training Center
Rumah Cerdas Islami – Pusat Bimbingan Belajar Islami dan Training Center

Sebagai salah satu pengurus BMQ At-Tartil tingkat kecamatan, saya selalu antusias menyambut berbagai kegiatan yang berhubungan dengan mengaji Al-Quran. Nah hari Sabtu, 27 April 2013 merupakan tanggal yangbersejarah bagi para pengurus BMQ At-Tartil karena menjadi pembukaan program Pendidikan Guru Pengajar Al-Quran (PGPQ) angkatan XVII. Pelaksanaan pembukaan PGPQ bertempat di Masjid Al-Hidayah, kompleks KUA Mojowarno. Puluhan masyarakat menghadiri acara tersebut. Antusias dalam mempelajari kitab suci Al-Quran tampak dalam wajah-wajah yang penuh senyum di rumah Tuhan tersebut.

Konsep pembukaan PGPQ sudah dibuat sejak jauh-jauh hari. Saya dan teman-teman ustadz-ustadzah lainnya sudah mengadakan musyawarah persiapan berkali-kali. Mulai dari bahas penataan ruang pertemuan, memilih menu makanan, memilih qori’ yang suaranya merdu, membuat banner, menyiapkan dokumentasi kegiatan, hingga menyediakan media presentasi yang bagus untuk Ustadz Imam Syafi’i, penulis buku At-Tartil. Bagaimanapun juga, manajemen pendidikan Islam yang professional dan amanah harus diterapkan dalam membentuk pengajar Al-Quran yang berkompeten dan sesuai tuntunan Rasul.

Tapi apa daya, sebagus-bagus usaha manusia, Allah juga yang menentukan hasilnya. Konsep acara sudah dibuat dengan detail, ternyata pada hari H terjadi pemadaman listrik. Hari itu arus listrik mati dari pagi sampai jam 4 sore, padahal acara direncanakan jalan mulai pukul 1 siang. Panitia cemas memikirkan bagaimana cara menyukseskan acara untuk undangan sebanyak 150 orang tersebut. Nggak mungkin bikin presentasi menarik dengan kondisi listrik padam. Reaksi audiens tentu akan berbeda bila presentasi dilaksanakan dengan adanya listrik dan tidak.

Untungnya, Ustadz Irmawan punya kenalan yang biasa menyewakan diesel dan sound system secara mobile. Karena kondisi darurat, keputusan sulit menyewa mesin diesel pun diambil. Yup, kita harus punya plan A, plan B dan plan C untuk menjalankan sebuah gawean besar. Alhamdulillah, rangkaian kegiatan pembukaan PGPG At-Tartil dari awal hingga akhir bisa berjalan dengan lancar tanpa hambatan lagi. Saya bersyukur acara yang dihadiri penyusun buku At-Tartil tersebut bisa memberikan suguhan menarik dan bermutu kepada pada audiens yang hadir.

Kiprah PGPQ At-Tartil di Kabupaten Jombang makin mantap dan mendapat respons positif dari masyarakat. Hal itu terbukti dari hadirnya ratusan masyarakat pada pembukaan Pendidikan Guru Pengajar Al-Quran angkatan terbaru pada akhir April 2016 di Kecamatan Mojowarno. Masyarakat makin sadar untuk terus memperbaiki kemampuan mereka dalam mempelajari kitab suci Al-Quran. Al-Quran adalah sumber hukum utama bagi pemeluk agama Islam. Oleh karena itu, syarat wajib agar muslim bisa tahu isi kandungan Al-Quran adalah harus bisa membacanya terlebih dulu.

Meskipun nama kegiatan adalah pendidikan untuk guru Al-Quran, namun peminat kegiatan ini bukan hanya untuk para guru. Masyarakat awam pun banyak yang menjadi peserta PGPQ At-Tartil. Motivasi mereka tentu saja agar bisa membaca Al-Quran dengan baik dan benar. Jika mereka sudah bisa membaca dengan baik dan benar, mereka bisa mengajarkan kepada orang lain, minimal kepada anak-anak di rumah sendiri. Semoga langkah PGPQ At-Tartil dalam menebar kebaikan ini bisa memberikan manfaat bagi syiar Islam di Indonesia, khususnya di Kabupaten Jombang.

5 Replies to “Pembukaan PGPQ At-Tartil Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *