Pengalaman Memilih Tempat Belajar Membaca Al-Quran

Rumah Cerdas Islami - Pusat Bimbingan Belajar Islami dan Training Center
Rumah Cerdas Islami – Pusat Bimbingan Belajar Islami dan Training Center

Bimbingan belajar membaca Al-Quran saat ini sudah banyak didirikan di berbagai pelosok daerah di Indonesia, khususnya Jawa Timur. Tujuan pendirian bimbingan membaca Quran adalah untuk membantu anak-anak, bahkan orang dewasa, agar mereka mampu membaca dan mengamalkan isi kitab suci umat Islam. Dan sebaik-baik manusia adalah yang mempelajari Al-Quran dan mengajarkannya.

Sampai dengan saat ini, saya sudah mengenal beberapa lembaga bimbingan Belajar Membaca Quran (BMQ). BMQ yang telah saya pakai sejak masih SD adalah IQRO’. BMQ Iqro’ dirikan oleh Angkatan Muda Masjid/Mushola (AMM) di Yogyakarta dibawah asuhan KH As’ad Humam. Lalu ada juga BMQ Qiroati dibawah asuhan H. Dachlan Salim Zarkasyi dari Semarang.

BMQ yang saat ini sedang saya ikuti adalah BMQ At-Tartil. BMQ At-Tartil adalah panduan membaca Quran yang didirikan oleh LP Ma’arif Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Sidoarjo. Tiga orang penyusun BMQ At-Tartil adalah Ustadz Imam Syafi’i, Ustadz M. Fahrudin Sholih, dan Ustadz Masykur Idris. Selain tiga nama BMQ tersebut, masih ada beberapa BMQ lain yang belum sempat saya pelajari secara mendalam.

Memiliki Sisi Plus dan Minus

Dari beberapa BMQ yang ada di Indonesia, manakah BMQ terbaik untuk dijadikan tempat belajar Al-Quran? Menurut saya semuanya baik untuk dipakai belajar mengaji Al-Quran. Hanya saja, setiap metode belajar Al-Quran memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jadi, satu cara pengajaran Quran belum tentu sesuai untuk semua orang. Hal ini tergantung karakter seseorang dalam menerima pelajaran.

Karena setiap BMQ memiliki nilai plus dan minus sendiri-sendiri, maka para pengajar Quran yaitu ustadz dan ustadzah, tidak boleh menggantungkan cara mengajar Quran hanya pada satu BMQ. Mereka disarankan mencari ilmu pengajaran Al-Quran sebanyak-banyaknya sehingga para pengajar bisa lebih kreatif dalam menemukan cara paling mudah mengajarkan Quran kepada santri.

Bagaimana dengan pengalaman Anda ketika belajar membaca Al-Quran di waktu kecil? BMQ manakah yang sesuai dengan cara belajar Anda? Silakan berbagi pengalaman belajar membaca Al-Quran di kolom komentar.

Published by

Agus Siswoyo

Warga Tebuireng, Blogger Indonesia, Penulis Lepas, Peduli Yatim, dan Guru TPQ. Follow me at Twitter @agussiswoyo.

One thought on “Pengalaman Memilih Tempat Belajar Membaca Al-Quran”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *