Liburan ke Guwo Lowo di Trenggalek Serasa Menjelajahi Perut Bumi

Pada tahun 1997 penulis ikut liburan ke Guwo Lowo sebagai murid SDN Latsari. Tak pernah terlintas dalam pikiran penulis bahwa di awal tahun 2018 ini penulis berangkat kesana sebagai guru SDN Latsari. Pengalaman hidup memang tidak bisa diduga. Maka yang terjadi adalah liburan ke Guwo Lowo penuh dengan kenangan. Setiap dinding gua seolah bercerita masa lalu.

Minggu, 7 Januari 2018 lalu penulis mengantar murid-murid SDN Latsari liburan ke tempat wisata alam Guo Lowo. Obyek wisata di Trenggalek itu telah banyak berubah sejak dua puluh tahun silam. Kini wisatawan tidak harus menjeburkan kaki ke aliran sungai bawah tanah karena sudah ada jalan panggung di atas tanah.

Guo Lowo juga makin serius dibenahi. Panjang gua diperdalam, pencahayaan ditambah, dan beragam lampu hias dipasang di berbagai sudut gua. Tiket masuk sebesar Rp15.000 sangat sesuai dengan tingkat kepuasan yang didapat. Siapkan fisik yang prima untuk menikmati seluruh area stalagtit dan stalagmit yang ada. Jangan lupa bawa lampu senter agar tidak tersandung saat jalan-jalan di dalam lorong gelap.

Guwo Lowo sekarang menjadi salah satu obyek wisata favorit para turis yang berlibur ke Kabupaten Trenggalek. Letaknya yang berdekatan dengan Pantai Prigi dan Pantai Karanggongso memudahkan setiap wisatawan mampir kesana tanpa perlu menambah panjang jalur perjalanan berlibur. Guwo Lowo telah dibenahi dengan sangat bagus oleh Pemerintah Daerah setempat. Anda bisa menikmati beragam kuliner khas Trenggalek di sekitar area parkir Guwo Lowo.

Bagikan artikel ini melalui:

13 Replies to “Liburan ke Guwo Lowo di Trenggalek Serasa Menjelajahi Perut Bumi”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *