Bagaimana Cara Mendapatkan Air Bersih pada Sumber Air Bau dan Berlumpur?

tempat-wisata-alam-air-terjun-cuban-pitu-di-malang
Sumber foto: teguhtigor.wordpress.com

Air adalah kebutuhan utama makhluk hidup. Manusia minum air setiap hari. Air harus direbus dahulu sebelum diminum. Alasannya adalah agar semua kuman yang ada dalam air bersih tersebut menjadi mati. Air bersih yang bebas kuman penyakit tidak menyebabkan penyakit bila diminum.

Syarat Air Bersih

Minum air bersih adalah hal yang penting bagi setiap makhluk hidup. Syarat-syarat air bersih adalah jernih, tidak berwarna, tidak berbau, tidak berasa, tidak mengandung zat berbahaya, dan tidak mengandung kuman penyakit. Apabila ditemukan air bersih tetapi berbau maka tindakan yang dilakukan adalah menyaring air itu dengan arang batok kelapa. Arang aktif berfungsi menghilangkan bau pada air.

Air yang bersumber dari sumur pompa belum tentu memenuhi persyaratan kesehatan. Oleh karena itu perlu diperhatikan apakah sumber air jaraknya lebih dari 10 meter dari tempat penampungan air bersih dan tidak mengandung zat berbahaya. Untuk memastikan kandungan air, sebaiknya diperiksa ke perusahaan daerah air minum (PDAM) setempat.

Wisata Banyu Mili di Carang Wulung Wonosalam Jadi Obyek Wisata Terbaru dan Kekinian di Jombang

Penyakit yang dapat terjadi karena menggunakan air kotor adalah muntaber, mencret, penyakit kulit, sakit mata, dan cacingan. Untuk keperluan sehari-hari kita memerlukan air yang bersih. Air yang keluar dari gunung biasanya jernih. Air pegunungan tersaring oleh saringan alami yang terdiri dari lapisan permukaan kulit bumi.

Walaupun air sudah bersih tetapi belum boleh diminum karena air tersebut belum dimasak. Air boleh diminum bila sudah dimasak sampai mendidih. Sumber air bersih tidak selalu ada di semua tempat. Oleh karena itu perlu dilakukan berbagai upaya untuk mendapatkan air bersih dari air yang belum memenuhi syarat yang ada di masing-masing daerah. Upaya mendapatkan air bersih bukan hanya merupakan tugas pemerintah tetapi juga merupakan tugas setiap orang atau setiap keluarga.

Bila di suatu daerah sumber air yang ada hanya sungai yang airnya tidak memenuhi syarat bersih maka air tersebut harus disaring atau diolah dulu. Air sungai yang telah diolah menjadi air bersih dapat dipakai untuk masak, mandi, dan mencuci.

Langkah-langkah penyaringan air adalah dengan mengendapkan lumpur yang kasar dengan cara sebagai berikut. Pertama, sediakan ember atau tong yang bersih. Kemudian masukkan air keruh ke dalamnya lalu diamkan beberapa waktu sampai lumpur yang kasar mengendap. Bila air didiamkan biasanya hanya lumpur kasar yang mengendap sedangkan lumpur halus tetap bercampur dengan air. Agar lumpur yang halus mengendap, perlu dilanjutkan dengan langkah kedua.

obyek-wisata-alam-di-kabupaten-malang
Sumber foto: anomharya.com

Cara Mengendapkan Lumpur

Langkah kedua adalah mengendapkan lumpur yang halus. Sediakan ember atau tong yang bersih. Lalu masukkan air yang sudah tercampur lumpur tadi ke dalam tong atau ember. Kemudian masukkan ke dalamnya berturut-turut bubuk batu kapur dengan ukuran 10 gram untuk setiap 100 liter air.

Tambahkan bubuk aluminium sulfat atau yang sering disebut awas dengan ukuran 10 gram tawas untuk 100 liter air. Tujuan penambahan bubuk ini adalah agar air menjadi jernih.

Agar bubuk batu kapur dan tawas cepat bercampur secara merata sebaiknya masing-masing dilarutkan dulu dengan sedikit air dalam tempat yang terpisah. Sesudah itu diaduk-aduk selama 2 sampai 3 menit. Pengadukan dilakukan secara lambat setelah proses pengendapan lumpur yang halus selesai.

Langkah selanjutnya adalah proses penyaringan. Penyaringan air dilakukan dengan cara sebagai berikut. Mula-mula sediakan saringan pasir yang sederhana terbuat dari tong atau ember. Masukan air ke dalam saringan.

Waktu memasukkan sebaiknya mengenai pecahan genting atau pecahan batu bata sehingga tidak langsung mengenai batu kerikil sehingga proses penyaringan dapat berjalan dengan baik.

Air bersih ditampung dengan ember yang bersih. Bila air masih berbau, maka air harus disaring lagi dengan jaringan arang aktif. Arang aktif mampu bekerja menyerap bau air yang kotor.

Liburan menyenangkan dan outbound kerjasama tim di tempat wisata alam Bukit Embag di Wonosalam Jombang
Liburan menyenangkan dan outbound kerjasama tim di tempat wisata alam Bukit Embag di Wonosalam Jombang

Cara Membuatan Saringan

Cara membuat saringan sederhana adalah dengan menyediakan sebuah ember atau tong yang bersih kemudian membuat pipa untuk jalan keluar air di bagian bawah.

Kemudian masukkan ke dalam tong atau ember itu berturut-turut pasir yang sudah dibersihkan, batu kerikil yang sudah dibersihkan, dan pecahan genteng atau batu bata.

Cara membuat jaringan arang aktif adalah sebagai berikut. Pertama, sediakan ember atau tong yang bersih. Kedua, buat saluran tempat keluarnya air yang sudah disaring. Ketiga, masukkan ke dalam tong atau ember berturut-turut ijuk yang sudah dibersihkan pada lapisan paling bawah. Lalu susun arang aktif pada lapisan kedua. Air pada lapisan ketiga sudah dibersihkan pada lapisan di atasnya.

Agar penyaringan dapat dilakukan dengan mudah sebaiknya hubungkan saringan air, saringan pasir, dan saringan arang aktif dengan benar. Dengan demikian, air yang sudah disaring pada saringan pasir dapat langsung masuk ke dalam arang aktif.

Pembasmian Kuman Penyakit

Dan langkah terakhir untuk mendapatkan air bersih adalah kegiatan mensucikan air dari hama yang bertujuan untuk mematikan kuman yang kemungkinan ada dalam air. Langkah yang perlu dilakukan adalah memasukkan bubuk kaporit dengan ukuran 1 gram untuk setiap 100 liter air ke dalam air yang sudah disaring.

Bubuk kaporit berguna untuk membunuh kuman-kuman penyakit yang mungkin masih di dalam air. Larutan kaporit berbau agak menyengat sehingga mungkin anda tidak menyukai aromanya. Kendati demikian, anda perlu menggunakan bubuk kaporit jika dalam kondisi terdesak atau darurat tidak dapat menemukan sumber air bersih. Semoga ulasan artikel kesehatan ini bisa menambah wawasan anda. Selamat mencoba.

Bagikan tulisan ini:

One Reply to “Bagaimana Cara Mendapatkan Air Bersih pada Sumber Air Bau dan Berlumpur?”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *