Membedakan Kemampuan Khusus dan Kemampuan Umum Seorang Blogger

Dalam artikel sebelumnya saya pernah mengulas buku Personality Reality yang ditulis Patrick David Yanello yang berisi panduan mengetahui karakter diri sendiri dan orang lain dalam menjalin hubungan yang lebih baik dalam blogosphere. Lalu muncul pertanyaan yang menyatakan kesulitan membedakan antara kepribadian dan kemampuan. Apakah jika seorang blogger memiliki karakter tanda titik maka ia cocok menulis artikel tutorial yang membutuhkan penjelasan detail.

Sebenarnya saya ingin membedakan antara kepribadian dan kemampuan, tapi kayaknya ini nggak mudah. Saya aja kadang bingung dengan karakter diri sendiri. Hehehe. Kalau kita bicara kepribadian tampak seperti kemampuan dan kemampuan tampak seperti kepribadian. Namun agar Anda dapat menyadari beberapa kesukaran dalam memutuskan tipe kepribadian Anda, saya ingin Anda mempertimbangkan perbedaan antara kemampuan umum dan khusus seseorang dibanding dengan tipe kepribadian mereka yang dominan. Continue reading “Membedakan Kemampuan Khusus dan Kemampuan Umum Seorang Blogger”

Kata-Kata Mutiara Tentang Motivasi Diri

Berikut ini kata-kata mutiara yang saya dapat dari beberapa motivator favorit saya. Seperti Anton Huang, Mario Teguh, Andrie Wongso, Imam Wijoyo dan lain-lain.

Kita tidak dapat mengubah masa lalu.
Kita tidak dapat mengubah tingkah laku orang.
Kita tidak dapat mengubah apa yang pasti terjadi.

Ada saat-saat dalam hidup ketika kamu sangat merindukan seseorang, sehingga ingin hati menjemputnya dari alam mimpi dan memeluknya dalam alam nyata. Semoga kamu memimpikan orang seperti itu. Continue reading “Kata-Kata Mutiara Tentang Motivasi Diri”

Perlombaan Mendapatkan Status di Kolam Buatan Sendiri

Sebagian besar orang didorong menuju perbandingan sosial karena mereka peduli terhadap status. Dan status tentu saja dibentuk dari perbandingan sosial. Kalimat ini terdengar mbuletisasi. Setiap orang juga memiliki tingkat kepuasan yang berbeda dalam hal ini. Saat ada pendatang baru yang mulai mengejar, keinginan seseorang yang lebih dulu di dalam “perlombaan” meningkat dan berusaha mempertahkan posisinya. Jangan sampai kalah sama newbie kemarin sore. Bisa-bisa hancur reputasi gue. Kira-kira begitulah gambarannya.

Dalam hal ini saya teringat salah satu buku yang pernah saya baca yang berjudul Choosing The Right Pond karya Robert Frank. Oom Robert menyoroti seberapa besar kehidupan sosial ditentukan oleh keinginan kita untuk menjadi ikan yang besar di dalam kolam buatan kita sendiri. Jika hanya ada satu kolam, sebenarnya kita semua adalah pecundang. Ibaratnya kita lomba berdandan cantik-cantikan atau ganteng-gantengan melawan bayangan sendiri di depan cermin. Semacam sawang sinawang gitulah. Continue reading “Perlombaan Mendapatkan Status di Kolam Buatan Sendiri”