Tips Sukses Ngeblog, Apa Saja Persiapan Menulis Artikel Blog Yang Baik?

Gusnaldi, Penulis Novel Pria Terakhir
Kegiatan Belajar Matematika Anak Yatim Piatu di Sanggar Genius Yatim Mandiri Jombang
Kegiatan Belajar Matematika Anak Yatim Piatu di Sanggar Genius Yatim Mandiri Jombang

Menulis artikel mungkin mudah bagi sebagian orang. Sementara untuk yang lain bisa jadi sulit. Mengapa hal ini bisa terjadi? Karena mereka nggak tahu caranya lalu diam menunggu ide datang. Atau mereka sudah tahu tapi tidak menjalankan. Bisa juga telah dijalankan tapi nggak tahu teknik terbaik.

Nah, berikut ini beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum menulis. Bagi yang belum pernah baca tulisan model begini, semoga bermanfaat. Untuk para master blogging, jangan di ketawain ya. Continue reading “Tips Sukses Ngeblog, Apa Saja Persiapan Menulis Artikel Blog Yang Baik?”

Tips Menarik Perhatian Pengunjung Blog Dalam 5 Menit

Rasa jenuh dan kelelahan adalah musuh utama selama membaca artikel blog. Para pembaca akan berusaha memahami isi tulisan Anda meskipun sebenarnya otak mereka sudah over capacity. Padahal kalau mau jujur, pembaca datang mengunjungi blog tidak dengan modal hampa. Sedikit banyak mereka sudah pernah mendengar informasi yang sedang Anda bahas.

Dan yang terjadi selanjutnya adalah persaingan antara informasi yang terpendam dalam pikiran mereka dan informasi yang Anda tawarkan melalui artikel terbaru. Siapa yang menang? Secara default kondisinya 50:50. Nah disinilah Anda dituntut pintar-pintar merebut perhatian mereka. Bagaimana caranya? Banyak. Diantaranya adalah berikut ini. Continue reading “Tips Menarik Perhatian Pengunjung Blog Dalam 5 Menit”

Eksis di Jejaring Sosial, Bukan Berarti Jadi Bigos

Keberadaan situs jejaring social sangat berimbas kepada gaya penulisan para blogger. Menulis artikel blog bukan lagi seperti halnya menyusun proposal kerja sebuah proyek pembangunan gedung. Saat ini ngeblog lebih fleksibel dan tidak terpaku pada tata bahasa baku yang terasa mencekik leher. Blog pribadi benar-benar menjadi cerminan pribadi masing-masing blogger. Tiap blogger seolah berlomba-lomba menunjukkan sisi gue banget mereka.

Apa yang terjadi kemudian? Semakin longgarnya kebebasan menulis seolah mengaburkan kebenaran isi tulisan. Semakin jarang saya temukan artikel yang benar-benar murni dari pengolahan ide sendiri tanpa campur tangan jejaring social, dan… benar-benar fakta. Nggak masalah kalaupun Anda menulis berdasarkan chat via Facebook ataupun timeline Twitter. Namun itu bukan berarti Anda bebas menyebarkan psywar, kabar burung, gossip murahan ataupun info sejenis lainnya. Continue reading “Eksis di Jejaring Sosial, Bukan Berarti Jadi Bigos”