Bagaimana Cara Mengajarkan Anak Meminta Maaf Saat Melakukan Kesalahan?

Inspirasi Buka Puasa Bersama Anak Yatim Sengon Jombang Tahun 2017
Inspirasi Buka Puasa Bersama Anak Yatim Sengon Jombang Tahun 2017

Bagaimana kabar Ayah dan Bunda di rumah hari ini? Mudah-mudahan Ayah dan Bunda selalu bersemangat dan bersabar dalam mendampingi anak-anak belajar dari rumah di masa pandemi. Kali ini blog The Jombang Taste akan membahas artikel pendidikan anak, yaitu bagaimana cara mengajarkan anak meminta maaf. 

Meminta maaf tidak mudah dilakukan oleh anak-anak di era milenial saat ini mengingat tingkat egoisme anak-anak zaman sekarang semakin tinggi. Mereka merasa harus menjadi pusat perhatian dan dianggap berarti oleh lingkungan sekitarnya. Sebagian besar remaja zaman sekarang suka mengekspresikan karakter mereka melalui perbuatan-perbuatan yang belum tentu bersesuaian dengan norma-norma kehidupan. Kerapkali anak-anak remaja melakukan tindakan yang menyinggung atau privasi orang lain dan memerlukan penanganan lebih lanjut supaya mereka memahami perbedaan di antara sesama.

Oleh karena itu penting bagi setiap orang tua untuk mengajarkan anak untuk belajar meminta maaf, terutama ketika mereka melakukan kesalahan, baik kesalahan yang disadari maupun tidak disadari. Sebelum mengajarkan anak untuk membiasakan diri meminta maaf, terlebih dahulu orang tua harus memulai dari diri sendiri. Orang tua harus bisa menjadi teladan bagi anak-anaknya dalam mempraktekkan kebiasaan meminta maaf jika orang tua bersalah.

Contoh keteladanan orang tua dalam membiasakan anak meminta maaf adalah ketika orang tua tidak sengaja menginjak mainan anak-anak karena orang tua sedang tergesa-gesa untuk bepergian. Dalam kondisi seperti itu, orang tua jangan segan untuk meminta maaf kepada anak. Ayah dan Bunda jangan ragu untuk mengucapkan kata maaf kepada anak walaupun ucapan itu mungkin belum dipahami sepenuhnya oleh anak.

Anak-anak adalah para peniru yang ulung. Mereka akan meniru apapun perbuatan orang tuanya. Ketika anak tahu bahwa orang tua yang melakukan kesalahan meminta maaf, maka hal itu akan terekam dalam ingatan seumur hidupnya. Anak akan belajar mengucapkan maaf ketika dia melakukan kesalahan. Begitu pula saat anak memukul temannya karena berebut mainan, orang tua harus mengajak anak meminta maaf ditambah dengan janji bahwa anak tersebut tidak akan mengulangi lagi perbuatannya. 

Mengajarkan anak untuk membiasakan diri meminta maaf bukanlah perkara yang mudah. Perlu latihan secara berkelanjutan supaya anak memiliki kesadaran dalam dirinya untuk bertoleransi dan menghargai keberadaan orang-orang lain, terutama ketika anak itu melakukan kesalahan. Orang tua harus ekstra sabar dalam memberikan keteladanan terhadap anak-anak dalam membiasakan diri meminta maaf terhadap kesalahan yang dilakukannya.

Demikian artikel parenting bersama Blog The Jombang Taste hari ini. Mudah-mudahan tulisan ini bisa menambah wawasan anda dalam mendidik anak-anak di rumah. Sampai jumpa dalam artikel pengetahuan orangtua berikutnya. 

Bagikan tulisan ini:

One Reply to “Bagaimana Cara Mengajarkan Anak Meminta Maaf Saat Melakukan Kesalahan?”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *