Cara Evaluasi Pembelajaran Santri Membaca Al-Quran dengan Metode At-Tartil

Penampilan seni musik Islami Banjari oleh TPQ Al-Mujahiddin Guwo Mojowarno Jombang
Penampilan seni musik Islami Banjari oleh TPQ Al-Mujahiddin Guwo Mojowarno Jombang

Apa kabar sobat blogger Jombang? Pembelajaran program intensif lembaga pendidikan Al-Qur’an BMQ At-Tartil sudah pernah kita bahas dalam artikel sebelumnya. Kali ini The Jombang Taste membahas cara melakukan evaluasi pembelajaran membaca Al-Quran pada santri yang menggunakan buku metode At-Tartil.

Disamping pembelajaran membaca Al-Quran dengan metode at-Tartil, santri juga diajarkan materi bacaan sholat, surat-surat pendek, do’a sehari-hari, dan materi yang menjadi ketentuan lembaga masing-masing misalnya bahasa arab, tauhid dan hadits pilihan.  Dengan  harapan  santri  yang  sudah  khatam selain  dapat  membaca al-Qur’an dengan tartil, santri juga dapat melaksanakan ibadah praktis, berakhlakul karimah, dan mampu mengembangkan potensi-potensi religi pada diri santri.

Macam evaluasi yang diberikan kepada santri ada dua, yaitu evaluasi harian dan evaluasi kenaikan tingkat jilid. Berikut ini penjelasannya.

Evaluasi Harian

Evaluasi harian dilaksanakan oleh guru/ustadz dikelasnya masing-masing melalui privat individu, yang bertujuan untuk mengetahui kulitas baca tiap-tiap santri dan menentukan materi yang diberikan di hari berikutnya, diulang atau diteruskan. Sesuai namanya, evaluasi ini dilakukan setiap hari. Jika santri mendapat nilai B maka dia dapat melanjutkan ke halaman berikutnya di jilid yang sama. Namun jika nilai yang didapat C maka santri harus mengulang besoknya sampai ia mendapat nilai B.

Evaluasi Tingkat

Evaluasi tingkat dilaksanakan oleh Kepala TPQ atau guru yang ditunjuk dan mempunyai kemampuan untuk menilai, pada saat santri telah selesai melaksanakan proses dalam target tertentu, misalnya khatam jilid 1, khatam al-Qur’an 10 juz yang awal dan lain-lain. Evaluasi tingkat ini dibagi sebagai berikut :

  1. Untuk paket dasar ada 6 kali evaluasi yaitu :

1)    Khatam Jilid 1

2)    Khatam Jilid 2

3)    Khatam Jilid 3

4)    Khatam Jilid 4

5)    Khatam Jilid 5

6)    Untuk Khatam Jilid 6 Munaqosah oleh Koordinator  atau Tim    Munaqis BMQ at-Tartil

  1. Untuk Paket marhalah ada 3 kali evaluasi yaitu :

1)    Khatam Marhalatul Ula (juz 1-10)

2)    Khatam Marhalatul Wushto (juz 11-20)

3)    Untuk  Khatam Marhalatul Akhir (juz 21-30) Munaqosah oleh Koordinator  atau Tim Munaqis BMQ at-Tartil

Teknik Evaluasi

  • Evaluasi Harian (Program Inti)
  1. Evaluasi dilaksanakan oleh guru/ustadz kelasnya masing-masing
  2. Bidang penilaian, meliputi :
  • Tajwid
    1. Makhorijul huruf
    2. Shifatul huruf
    3. Ahkamul huruf
    4. Ahkamul mad wal qoshr
  • Fashohah dan adab
    1. Ahkamul waqof wal ibtida’
    2. Muro’atul huruf wal harokat
    3. Muro’atul kalimat wal ayat
    4. Adabut tilawah

Untuk evaluasi paket dasar disesuaikan dengan materi hari itu yang diberikan. Untuk mempermudah penilaian, kuncinya adalah santri harus bisa baca benar dan lancar. Fungsi tujuan evaluasi adalah untuk mengetahui kulitas baca tiap-tiap santri dan menentukan materi pelajaran yang akan diberikan pada pertemuan berikutnya, dalam tiap halaman.

Standard Penilaian

Standard penilaian santri sebagaimana yang tercantum dalam kartu prestasi santri yaitu :

  • Prestasi :  B  / shahih      :    Untuk yang betul semua

(baca,benar,lancar)

  • Prestasi :  C  /   maqbul     :    Untuk yang terdapat kesalahan

antara 1-3

  • Prestasi :  K  /  dhaif    :    Untuk yang terdapat kesalahan 3

kali ke atas dari masing-masing  bidang penilaian

Evaluasi Harian Untuk Program Penunjang

Evaluasi dilaksanakan oleh guru/ustadz kelasnya masing-masing. Bidang penilaian terletak pada ketartilan (fasih, lancar dan benar hafalannya).            Fungsi dan tujuan evaluasi harian program penunjang adalah untuk menentukan materi pelajaran yang akan diberikan pada pertemuan berikutnya.

Standart penilaian evaluasi harian untuk program penunjang sebagaimana yang tercantum dalam buku “tabel daftar nilai program penunjang” jika santri dalam satu kelas sudah banyak yang hafal (70%) dengan ketentuan nilai angka sebagai berikut:

10   :    Istimewa (seperti bacaan gurunya)

9     :    Memuaskan (tartil dan tidak terputus-putus)

8     :    Sangat baik (tartil, terputus, bisa membenarkan sendiri)

7     :    Baik (tartil, terputus, diingatkan guru dan benar)

6     :    Cukup (tartil, terputus, diingatkan guru 1 s/d 3x masih salah)

5     :    Kurang ( kurang tartil )

4     :    Kurang sekali (tidak tartil sama sekali)

Untuk penilaian santri paket marhalah, materi teori ulumut tajwid dan ghorib musykilat bisa dilakukan dengan proses test tertulis dan hasil nilainya dimasukkan dalam kartu tabel daftar nilai program penunjang. Untuk materi khot/menulis dengan membubuhkan nilai pada buku tulis/LKS (jika ada).

Rumah Cerdas Islami - Pusat Bimbingan Belajar Islami dan Training Center
Rumah Cerdas Islami – Pusat Bimbingan Belajar Islami dan Training Center

Evaluasi Tingkat Program Inti

Evaluasi tingkat program ini dilaksankan oleh kepala TPQ atau guru yang ditunjuk dan mempunyai kemampuan penilaian, untuk menilai. Bidang penilaian, meliputi :

  • Makhorijul huruf
  • Shifatul huruf
  • Tartil
  • Ulumut tajwid (teori) khusus paket marhalah
  • Ghorib/musykilat (teori) khusus paket marhalah
  • Akhlaq (adabut tilawah)

Fungsi dan tujuan evaluasi tingkat program ini adalah untuk menentukan bahwa santri tersebut diperbolehkan naik ke jilid berikutnya untuk paket dasar, dan mengikuti munaqosah serta khotmil qur’an untuk paket Marhalah. Standart penilaian nilai dengan angka bilangan asli dan dimasukkan dalam kolom nilai raport yang telah tersedia dengan ketentuan sebagai berikut :

10   :    Istimewa (seperti bacaan gurunya)

9     :    Memuaskan (tartil dan tidak terputus-putus)

8     :    Sangat baik (tartil, terputus, bisa membenarkan sendiri)

7     :    Baik (tartil, terputus, diingatkan guru dan benar)

6     :    Cukup (tartil, terputus, diingatkan guru 1 s/d 3x masih salah)

5     :    Kurang ( kurang tartil )

4     :    Kurang sekali (tidak tartil sama sekali)

Evaluasi Tingkat (Program Penunjang)

Evaluasi dilaksanakan oleh guru/ustadznya dikelasnya masing-masing. Bidang penilaian, meliputi bacaan sholat, hafalan do’a sehari-hari, hafalan surat-surat, khot/menulis, menyanyi (bila perlu untuk selingan), asmaul Husna (khusus paket marhalah) dan sebagainya.

Fungsi dan tujuan evaluasi tingkat adalah untuk mengetahui kualitas semua materi penunjang yang telah diberikan oleh ustadznya dan penugasannya.

Standart Penilaian : Dinilai dengan angka-angka nilai yang sudah pernah diuji harian oleh guru kelasnya, jadi kita tinggal menjumlah dan membaginya untuk menjadikan nilai rata-rata dan dimasukkan ke dalam kolom nilai raport yang telah tersedia.

Untuk menilai khot/menulis minta keterangan ke wali kelasnya atau membuat tes tertulis dengan kriteria penilaian seperti yang sudah ada. Untuk nilai menyanyi minta keterangan ke guru kelas/wali kelas siapa-siapa santri yang bisa/mau menyanyi untuk selingan tentang sholawat, lagu-lagu islami

Khatam Al- Qur’an

Pengertian khatam al-Qur’an bagi santri yang mengikuti program pembelajaran al-Qur’an metode At-Tartil adalah :

  • Mampu membaca al-Qur’an dengan tartil yang sesuai dengan kaidah ilmu tajwid
  • Mengerti dan menguasai bacaan ghorib al-Qur’an
  • Dapat mewaqofkan dan mengibtida’kan bacaan al-Qur’an dengan baik
  • Telah menyelesaikan bacaan 30 juz dibawah pengawasan dan bimbingan guru
  • Mampu menghafal surat-surat pendek, do’a sehari-hari, dan materi yang menjadi ketentuan lembaga masing-masing misalnya bahasa arab, tauhid dan hadist pilihan sesuai target dengan fasih dan benar
  • Mampu melaksanakan ibadah sholat dengan baik dan benar sesuai dengan tuntunan Rosululloh SAW.

Demikian ulasan singkat The Jombang Taste dalam hal cara melakukan evaluasi atau penilaian pada santri yang belajar di Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) yang menggunakan metode At-Tartil. Semoga artikel tips pendidikan Islami ini bermanfaat untuk Anda.

8 Replies to “Cara Evaluasi Pembelajaran Santri Membaca Al-Quran dengan Metode At-Tartil”

  1. Artikel yang bagus untuk setiap guru Quran. Terima kasih sudah berbagi. Semoga makin banyak pembahasan seperti ini.

  2. saya sepakat dengan komentar di atas bahwa guru harus tegas menilai. kalau belum mampu jangan dinaikkan ke jilid berikutnya.

  3. Iya sih, guru memang harus tegas……
    apalagi utk bisa menghasilkan santri yang memang memiliki kapasitas yang sesuai dengan diharapkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *