3 Hal Yang Menghalangi Orang Action

Oleh : Febri

Terlepas dari isyu siapa Joko Susilo dan apa yang dibicarakan orang tentang beliau, saya respect sama juragan internet yang satu itu. Karna jargonnya yang “Action” itu. karna dimanapun kita berada, kita mungkin salah.bisnis apapun yang kita jalankan, kita mungkin gagal. dan hidup ini adalah sebuah scema yang menuntun kita untuk tahu keduanya. gagal biasa! sukses juga bukan hal yang luar biasa koq. jadi kita nggak akan dapet apa – apa kalo belum action.

orang yang baru belajar, dia mencoba lalu salah dulu atau gagal dulu itu mah biasa. yang berhasil setelah ber kali – kali mencoba dan mengeluarkan modal banyak, itu lebih biasa lagi! yang nggak biasa itu kalo kita melongo doank tapi berharap pengen bisa dan sukses. πŸ˜€

inget kawan, 20 tahun lagi, kita akan lebih menyesali hal – hal yang tidak kita lakukan dari pada yang kita lakukan! *sayang saya lupa ini quote dari siapa*

dan menurut saya, ini adalah penghalang kita untuk action. kalo hindari yak πŸ˜€

1. kebanyakan analisis! – analisa itu penting, penting banget malah. saya pernah ngobrol sama seorang master yang tiap bulan dapet cek ribuan dollar dari adsense. pas ditanya caranya dia bilang “saya melakukan riset sangat amat mendalam tentang suatu trend, lalu saya cari keyword yang pencarinya banyak, tapi jumlah pesainganya tidak lebih dari 10!”.

anda bayangkan aja, riset seperti apa yang sudah beliau lakukan untuk menemukan keyword seperti itu! pasti lama, ribet, dan rumit donk. tapi ini bukan buat kelas kita yang masi dalam tahap awal. kuncinya adalah membiasakan diri dulu. kalo sudah biasa, tehnik – tehnik expert juga akan terbuka sendiri koq.

bahkan nanti – nanti kita bisa menciptakan teori sendiri, dan menemukan field – field baru yang belum banyak dijamah orang. dengan catatan kita sudah terbiasa. dan cara termudah agar cepat terbiasa adalah action dulu. nanti kita akan tahu salahnya dimana. lalu coba lagi, dan kita pasti gagal lagi, dan ketauan lagi salahnya dimana.

begitu terus sampe kita terbiasa. kalo belom – belom kita udah analisa pasar mana yang rame, lalu cari pesaing yang sedikit, dan biaya iklan di kategori itu besar. ya kapan actionnya? waktu kita abis buat analisa doank donk? πŸ˜€

2. kebanyakan dengerin omongan orang. – orang itu ketertarikan nya beda – beda, dan ketertarikan yang berbeda itu akan membedakan tidanakan dan sudut pandang orang. misal kita demen affiliasi, lalu ada orang yang mau maen paid review, dan minta tolong kita buat me-riview situs yang mau dia jadiin situs penerima job review.

kita pasti bertanya – tanya, ini orang mana form opt-in emailnya? lah dia main review koq, buat apa dia punya opt-in form? yang jadi patokan biasanya cuman PR dan alexa rank kan? buang – buang modal aja nyewa autoresponder πŸ˜€

jadi kalo kita punya satu ide, lalu kita tertarik, dan udah ada action plannya, exekusi aja. nggak usah nunggu semua orang setuju. menunggunya malah akan membatalkan anda untuk action, soalnya nggak pernah ada ceritanya beda orang, beda latar belakang, bisa sama setuju

3. takut salah. – nggak berani action, karna katanya takut salah. saya justru berpikir, kita nggak akan tau salah benernya sesuatu kalo nggak dicoba dulu. action aja dulu. entar baru ketawan mana salah, mana bener, terus baru benahi dan arahkan ke yang bener. jangan belom ngapa – ngapin udah takut duluan :D.

menurut cashflow quadrant, orang – orang sukses dari quadrant kanan adalah orang yang berani berspekulasi, dan nggak takut resiko πŸ˜€

lagian gagal itu nggak ada buruknya koq, thomas alfa edison yang bikin lampu, pas ditanya “koq bisa bikin begitu setelah ratusan kali gagal?” dia jawabnya cuman “karna saya sudah kehabisan gagal”. saya juga jadi pengen ni ngabisin kegagalan saya, ada yang mau mikul separonya nggak? hehe..

hindari yang tiga ini, dan segera bertindak. kalo nggak punya modal, pinjem! kalo nggak ada yang mau minjemin, pake yang murah – murah dulu! what ever it takes, ambil tindakan segera. paling nggak kita sudah melangkah menuju kesuksesan. la kalo action aja nggak, sukses nya kapan mas?

kata orang bijak “selama anda tidak berhenti berjalan, cepat atau lambat anda akan sampai ketujuan”

btw, kalo ada yang mau ditambahin, di koreksi, atau dibantah, kita diskusiin di kolom komen yah πŸ™‚

89 Replies to “3 Hal Yang Menghalangi Orang Action”

  1. Salaut!! Top Markotop

    saya suka banget dengan artikel ini. lebih berbobot, sarat dengan pesan moral, dan mencerahkan.

    Semua poin menurut saya pas, karena sesuai dengan realita yang ada.

    Mudah-mudahan artikel2 berikutnya semakin matang. Salam!

  2. Wah patut ditunggu nih action dari mas agus.

    Btw kebetulan saya juga bikin artikel tentang JS dan Mario Teguh kemarin. Kok sepikiran ya? hehehe

  3. Paling banyak karena takut salah, saya sendiri pernah mengalaminya. Ini yang menyebabkan kita jadi ragu-ragu dan akhirnya takut melangkah.

    Salam sukses.

    1. @dafiDRiau, kemungkinan ada dua reaksi menghadapi kesalahan:

      Kalau reaksi positif, menjadikan kesalahan sebagai bahan evaluasi/perbaikan langkah ke depan.

      Sebaliknya, reaksi negatif menghadirkan perasaan over-guilty (merasa bersalah berlebihan), depresi dan minder yang berkepanjangan.

      Sekarang pilihan ada di tangan kita. Mau paket A atau paket B?

      :lapar

  4. Belajar memang bisa dari mana saja, dan salah satunya memang harus berani mencoba.

    Mencobapun sudah merupakan action…

    Salam buat Mas Agus.

  5. Yang no 1 itu namanya 'kelumpuhan analisis' mas. Sy pengin pasang banner di atas itu. gmn caranya mas… bisa sekalian buatkan bannernya mas. gambar dan textnya saya kiirim..

  6. Banyak orang sukses karena belajar dari kegagalannya. kegagalan itu sendiri banyak yang datang dari diri sendiri seperti ketakutan utk memulai… jadi jangan pernah merasa kecil diri….

  7. saya coba ringkas dan hadikan satu kalimat yang mungkin pas dengan pemikiran mas Febri :

    "Kalau kebanyakan analisis dan dengerin omongan orang. akibatnya kita jadi takut bertindak karena takut salah!"

    wah teryata kalau di gabungin, mantaps juga yah!

    artikel ini cukup membakar..

  8. Yang pas memang sekali mikir sekali action……terus begitu.

    Yg repot kalo abis mikir eh mikir lagi, ya gak jadi2

    tapi jangan juga action terus gak pernah mikir/evaluasi, itu namanya orang mabok…

    1. @evan, got the point completly ini mas πŸ˜€ (bener nggak tu inggrisnya :D)

      maksud saya bikin artikel ini justru, gimana caranya biar kita nggak dream only… :cendolb

  9. Salam Mas Agus,

    untuk mengurangi beban yang dipikul dan bisa segera melaksanakan action biasa saya memotifasi diri bahwa saya bisa. Contoh nyata nge-blog, dulunya saya enggan dan malas karena takut blognya tidak terkenal dan tidak ada komentar. Tapi sekarang saya malah enjoy ada atau tidak komentar pada blog tidak membuat saya pusing bahkan saya tidak melakukan optimalisasi mesin pencari. Saya hanya melakukan yang mau dan bisa saya lakukan. Titik.

  10. Ceritanya jadi guest writernya ms Agus nih ms Febri. Selamat…selamat :shakehand2

    Sebelumnya ngomentarin mslh analisa mas, sebenarnya analisa itu tetep perlu dan memang bisa butuh banyak cuman yg jadi masalah adalah analisa yg tak bertujuan alias lupa mau awalnya apa :cd

    Sama nambahin ms Febri, nggak punya2 perencanaan. :sup2:

    Nice posting ms Febri. :cendol

    1. @Aries Kusuma|Tipssukseskarir, makasih mas :thanks2

      betul, action tanpa perencanaan bunuh diri namanya πŸ˜€

      ngotot itu perlu, tapi ada sesuatu yang disebut "manajamen resiko" dan itu juga perlu di pertimbangkan sebagai landasan action kita. cuman jangan keasikan memenej resiko, sampe – sampe mau action maju mundur πŸ˜€

  11. Sumpah ini artikel bagus banget….!!!!!

    Motivasi dan sudut pandangnya dewasa sekali…Netral, bijak dan tidak cepat menjudge orang lain dari sudut manapun…

    Aura artikelnya positif sekali, sampai gak sadar langsung drop comment…:p

    Semoga artikel2 yg selanjutnya selalu lebih TOP lagi dan bermanfaat bagi orang banyak….amiin.

    @no.3, untuk actionnya tetep harus ada kontrol biar gak kebobolan…:)

    Saluut bro Febri… Saluut juga buat mas Agus..

    Salam…..

    1. @agung jatnika, terimakasih bos :thanks2

      masalah no 3 saya juga sependapat, dan itu juga alasan saya tulis di point no 2 "punya satu ide, lalu kita tertarik, dan udah ada action plannya"

      artinya tidak takut bertindak juga perlu didasari sebuah perencanaan. jangan maen seruduk aja πŸ˜€

      semoga bermanfaat mas πŸ˜€

  12. Yess!

    Saya suka banget dengan alur pemikiran dan paparan argumen artikel Mas Febri di atas. Sederhana namun berbobot dan penuh makna. Nggak heran deh kalo akhirnya Mas Umar Puja Kesuma bisa keluar juga pujiannya.

    Kalau saya simpulkan, orang yang kebanyakan mikir cenderung untuk mengalami kegagalan lebih besar ketimbang mereka yang tidak sekadar berpikir, namun juga bertindak nyata.

    Berkaitan dengan tips SEO, ilmu terbaik adalah pengalaman kita sendiri selama ngeblog. Cobalah rajin bereksperimen dengan keyword-keyword yang sedikit pesaingnya, namun berpotensi banyak pencarinya. Dan jangan lupa, imbangi dengan isi konten yang relevan, biar terjadi returning visitors dan pageviews meningkat pesat.

    Good article mas Febri

    1. @iskandaria, terimakasih mas iskandaria. :thanks2

      yang saya rasa perlu di pertimbangkan juga adalah keseimbangan antara action, dan exekusi. artinya, mungkin berpikir sebelum action adalah tindakan yang lebih masuk akal, ketimbang kita action tok tanpa ada perhitungan.

      set visinya, bagi dalam post2 ringan dan terukur, kemudian exekusi dalam tindakan nyata.

      kalo masalah seo, saya belom bisa banyak nimbrung ini mas, maklum masi newbie :malu2

      btw, terimakasih y mas πŸ˜€

  13. untuk poin nomor satu, bukannya kebalikannya mas. Saya punya teman yang bisa dibilang sudah pakar dibisnis, tapi dia malah ga pake riset, yang penting action dulu, sekarang penghasilannya sudah mencapai $2600 dari clickbank

    Salam kenal mas Febri

    Salam Kreatif,

    Octa Dwinanda

    1. @online-business-story.com, salam kenal juga mas Octa πŸ˜€

      kalo buat point no 1 maksud saya penekanannya ke "jangan mikir doank!" setelah mikir, direalisasi dalam tindakan nyata yang dapat menghasilkan. kalo mikir & analisa doank kan kita nggak dapet apa2 tuh πŸ˜€

      ya bicara siapa yang sukses dengan cara bagimana, saya nggak bisa komen mas πŸ˜€

      karna sudah sangat banyak sekali orang sukses, dan mereka punya cara, pola, dan gaya masing2! rejeki ada yang ngatur katanya. tapi tanggung jawab kita mencarinya πŸ˜€ <<== ini kata orang mas πŸ˜€ bukan maksud mau ngajarin πŸ˜€

  14. The most common is "taku salah" .. Here comes the human psychology. Therefore needed a reliable guide to growing a strong motivation.

  15. wah. iya nih…
    kayaknya memang terlalu banyak mikir.
    dan takut salah selalu saja jadi penghambat.

    kalau kayak gini bisa jadi kayak gini.
    kalau gini akan gitu.
    wah… kapan mulainya…

    hehehe

    salam mas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *