Dasa Darma #8: Disiplin, Berani dan Setia

Kak Achmad Sofi'i utk Materi KMD Penggalang 2018
Kak Achmad Sofi’i utk Materi KMD Penggalang 2018

Salam Pramuka!

Menurut Novan Ardy Wiyani (2017) pengertian disiplin adalah patuh dan mengikuti pemimpin dan ketentuan yang berlaku. Dalam pengertian yang lebih khusus disiplin berarti mengendalikan diri dalam bertutur dan berperilaku. Sementara itu, berani berarti suatu sikap mental untuk bersedia menghadapi dan mengatasi suatu masalah dan tantangan. Sedangkan setia berarti tetap pada suatu pendirian dan ketentuan. Disiplin, berani dan setia adalah 3 karakter yang melekat kuat dalam diri seorang Pramuka. Hal ini menjadi poin penting dalam Pembahasan dasa darma yang ke-8.

Dengan demikian, berdisiplin tidak berarti secara umum membabi-buta melaksanakan perintah ketentuan dan peraturan. Semua bentuk perilaku memiliki kendali. Sebagai makhluk ciptaan Tuhan, seseorang juga harus berani berbuat berdasarkan pertimbangan nilai yang lebih tinggi. Pelatihan kepramukaan akan mengajarkan setiap peserta didik untuk selalu membuat keputusan berdasarkan logika dan akal sehat. Mereka tidak hanya mengendalikan emosi saja melainkan juga diajarkan untuk berbuat taktis dan realistis.

Dasa darma kedelapan yaitu disiplin, berani dan setia. Contoh perbuatan ini adalah berusaha untuk mengendalikan dan mengatur diri sendiri serta mentaati peraturan di manapun ia berada. Seorang anggota pramuka yang menjalankan darma kedelapan ini akan selalu menjalankan ajaran agama yang dianutnya. Oleh karena itu dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh organisasi Pramuka selalu diawali dengan ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Begitu juga dalam aktivitas perkemahan di luar ruangan selalu mengutamakan kegiatan ibadah secara bersama-sama dengan anggota kelompoknya.

Contoh perbuatan disiplin bagi seorang anggota pramuka kekinian adalah belajar untuk menilai kenyataan, bukti dan kebenaran suatu keterangan informasi serta tidak menolaknya secara mentah-mentah. Contoh lain dari berperilaku dharma kedelapan disiplin berani dan setia adalah teguh dan setia dengan pertimbangan dan keyakinan. Seorang anggota pramuka akan selalu memegang teguh kesetiakawanan. Dia tidak mudah menghianati pertemanannya. Teman terbaik adalah yang mau menemani disaat kita sedang suka maupun sedang duka.

Seorang anggota pramuka dapat menjalankan Dasadarma yang kedelapan ini dengan cara selalu memberi nasehat yang baik kepada orang-orang di sekitarnya. Pramuka yang ideal adalah selalu introspeksi diri dia tidak pernah berhenti untuk memperbaiki kompetensi diri dan meningkatkan kualitas hidupnya. Adanya syarat kecakapan umum dan syarat kecakapan khusus untuk pramuka di setiap tingkatan merupakan cara yang efektif untuk memaju setiap anggota pramuka agar ia selalu belajar meningkatkan kualitas hidupnya.

Disiplin, berani dan setia adalah nilai unggul dari karakter seorang Pramuka. Pendidikan kepramukaan di sekolah yang dilaksanakan oleh pembina Pramuka untuk para siswa harus selalu menekankan peningkatan disiplin diri dan keberanian untuk mengungkapkan kebenaran. Disiplin diri dapat dibentuk melalui latihan baris-berbaris, latihan upacara dan berlatih keterampilan hidup. Sementara itu keberanian dapat diwujudkan dengan permainan luar ruangan misalnya outbound secara berkelompok.

Demikian ulasan penulis mengenai Dasa Dharma yang ke 8, yaitu disiplin, berani dan setia. Semoga artikel ini bisa memberi inspirasi kepada setiap pembina Pramuka untuk mendidik peserta didik di sekolah masing-masing. Semoga kita selalu diberikan keteguhan hati dan keikhlasan dalam mendidik para peserta didik.

Salam Pramuka!

Bagikan tulisan ini:

6 Replies to “Dasa Darma #8: Disiplin, Berani dan Setia”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *