11 Tips Sukses Persiapan Menjadi MC dan Pembawa Acara Profesional

Keceriaan Buka Puasa Bersama Anak Yatim di Sanggar Genius Yatim Mandiri Jombang di Parimono tahun 2017
Keceriaan Motif Baju Batik pada Acara Buka Puasa Bersama Anak Yatim di Sanggar Genius Yatim Mandiri Jombang di Parimono tahun 2017

Apa kabar kawan blogger Jombang? The Jombang Taste menyapa Anda kembali melalui artikel tips public speaking. Kemampuan berbicara di depan publik dibutuhkan siapa saja, apapun profesi yang Anda jalani. Baik seorang pengajar, pejabat publik, pemasar, bahkan orang tua pun idealnya memiliki kemampuan berbicara dengan baik dan benar. Kali ini The Jombang Taste membagikan tips sukses bagaimana menyiapkan diri menjadi MC atau master of ceremony profesional. Menjadi pembawa acara yang andal membutuhkan 11 hal berikut ini.

Pertama, tubuh harus sehat dan rileks

Tips menjadi pembawa acara yang pertama adalah Anda harus sehat dan nyaman menjalani profesi sebagai MC. Kesehatan adalah modal utama menjalani aktifitas hidup sehari-hari. Kesehatan yang prima mendukung kelancaran aktifitas Anda menjadi MC di atas panggung. Tubuh yang sehat dan bugar dapat memberikan kesan ceria dan bersahabat kepada audiens. Perhatikan cara Anda menjaga bentuk tubuh, berbusana yang pantas, dan menggunakan gerak tubuh yang sewajarnya. Tentu Anda tidak berharap aktifitas ngemsi terganggu karena sedang sakit flu dan batuk.

Kedua, paham ruangan dan kondisinya

Anda wajib melakukan survei kecil mengenai tempat Anda menjadi MC. Hal ini perlu Anda lakukan selambat-lambatnya satu jam sebelum Anda naik panggung. Tujuan utama memahami ruangan dan kondisinya adalah agar tubuh dan pikiran Anda bisa menyesuaikan diri dengan tempat kegiatan. Barangkala Anda baru pertama kali diundang ke sebuah instansi untuk ngemsi, tentu Anda butuh tahu lokasi kegiatan. Minimal Anda tahu dimana letak kamar mandi atau toilet sehingga Anda tidak terganggu kemungkinan buruk ingin ke belakang di tengah acara.

Ketiga, ketahui kondisi pendengar

MC yang baik adalah yang tahu dan paham keadaan audiens atau pendengarnya. Dua keadaan yang perlu diketahui adalah usia dan tingkat pendidikan audiens. Usia dan pendidikan pendengar mempengaruhi cara Anda dalam memilih kata-kata saat ngemsi. Selain itu, jenis pekerjaan, jenis kelamin, status sosial, dan beberapa pertimbangan lain diperlukan untuk menyesuaikan susunan bahasa pembawa acara dengan pendengarnya. Pasti tidak lucu dong kalau Anda ngemsi di depan murid SD memakai bahasa ilmiah layaknya berbicara dengan mahasiswa.

Buka Puasa Ramadhan bersama Kelompok Sahabat Rainbow di PAUD Ar-Rahman Jombang tahun 2016
Buka Puasa Ramadhan bersama Kelompok Sahabat Rainbow di PAUD Ar-Rahman Jombang tahun 2016

Keempat, kuasai bahan pembicaraan

Lalu, kiat menjadi MC profesional yang keempat adalah menguasai bahan. Bahan atau materi ngemsi harus sudah Anda baca dan Anda kuasai selambat-lambatnya 24 jam sebelum acara mulai. Jika Anda menjadi pembawa acara yang melibatkan banyak pejabat publik dari berbagai instansi Pemerintah, Anda membutuhkan materi yang lebih lengkap agar bisa merangkul beragam latar belakang pendengar. Penguasaan bahan atau materi ngemsi bukan sekedar mampu melafalkan teks pembawa acara, tetapi juga bisa memberikan komentar singkat dan cerdas terhadap peristiwa spontan yang bisa saja terjadi di tengah-tengah acara.

Kelima, miliki wawasan luas

Sebagai pembawa acara, Anda dituntut memiliki wawasan yang cukup terkait pelaksanaan acara seremonial yang sedang Anda pandu. Cara menjalankan tips public speaking nomor lima ini adalah Anda harus banyak membaca informasi terkait acara yang sedang Anda pandu, siapa saja tokoh-tokoh yang terlibat di dalamnya, bagaimana perkembangan terkini perusahaan atau lembaga yang menyewa jasa Anda sebagai MC, serta rangkaian kegiatan apa saja yang sudah dan akan dilaksanakan dalam event tersebut. Banyak membaca menjadikan Anda memiliki banyak bahan pembicaraan cerdas di atas panggung kehormatan.

Keenam, susun pointer

Yang butuh pointer bukan hanya narasumber atau pengisi materi saja, Anda sebagai pembawa acara atau MC pun membutuhkan pointer. Pointer berupa catatan kalimat-kalimat penting yang kemungkinan besar akan sering Anda ucapkan selama Anda memandu acara. Anda tidak perlu membuat narasi sepanjang empat halaman folio penuh. Cukup tuliskan poin-poin utama kalimat yang akan Anda ucapkan di puncak acara. Tips ngemsi yang keenam ini perlu Anda lakukan walaupun Anda sudah sering membawakan acara. Anda tidak akan pernah tahu kekacauan apa yang akan Anda alami di tengah acara jika Anda tidak membawa kertas contekan.

Ketujuh, berpakaian yang sesuai

Anda harus mengingat bahwa segalanya berbicara di atas panggung. Bukan hanya ucapan Anda, tetapi juga penampilan Anda secara fisik jelas berpengaruh terhadap respons pendengar. Kenakan pakaian yang sesuai dengan acara yang akan Anda pandu. Busana yang tepat ditambah penampilan fisik yang segar bugar akan membuka peluang Anda menjadi MC nomor wahid. Anda perlu memperhatikan warna pakaian yang akan Anda gunakan. Hindari memakai busana yang menyolok atau menyamai artis pendukung acara.

Kedelapan, tata rias sewajarnya

Tips sukses ngemsi berikutnya adalah gunakan tata rias sewajarnya. Anda perlu memakai tata rias saat berada di atas panggung, apapun jenis kelamin Anda. Bukan hanya wanita, pria pun membutuhkan sedikit sentuhan make-up agar terlihat menarik di atas panggung. Tidak seperti presenter wanita yang membutuhkan banyak perawatan wajah agar terlihat cantik, MC pria membutuhkan sedikit taburan bedak untuk menghilangkan keringat di wajah. Ciri wajah pria yang membutuhkan sedikit sentuhan tata rias adalah saat terlihat mengkilat di bawah guyuran tata cahaya panggung.

Memotivasi Peserta Pesantren Ramadhan Kreatif Angkatan 1 Yatim Mandiri Jombang Tahun 2016
Memotivasi Peserta Pesantren Ramadhan Kreatif Angkatan 1 Yatim Mandiri Jombang Tahun 2016

Kesembilan, gerakan tangan seperlunya

Berikutnya, tips sukses menjadi MC handal adalah gunakan gerakan tangan seperlunya. Bahasa tubuh atau body language mampu mempertegas komunikasi yang sedang Anda bangun dengan audiens. Meski demikian, bahasa tubuh yang perlu Anda gunakan harus dalam kadar sewajarnya. Anda tidak perlu jaim (jaga image) dengan berdiri mematung saat menjadi MC, walaupun acara yang Anda bawakan tergolong resmi. Sedikit gerakan tangan akan memberikan kesan persahabatan dan ketenangan kepada audiens. Ingat, audiens yang Anda hadapi adalah manusia dan bukan robot.

Kesepuluh, hindari makanan pantangan

Setiap orang memiliki pantangan memakan makanan tertentu dalam hidupnya, misalnya daging udang, sayur bayam, sambal jengkol, sup jamur, dan lain-lain. Anda tidak perlu mempertaruhkan waktu Anda yang berharga dengan cara makan jengkol plus sambal pedas jika aroma jengkol menyebabkan Anda buang gas secara beruntun tak lama setelah Anda makan. Ingatlah bahwa Anda sedang membangun kepercayaan audiens. Sisihkan terlebih dulu semua makanan yang bisa merusak kelancaran acara Anda. Anda boleh makan sesuka hati setelah acara usai.

Kesebelas, perkuat kepercayaan diri

Tips sukses menjadi pembawa acara yang terakhir adalah Anda harus percaya diri untuk bisa sukses menggawangi acara sampai selesai. Percaya diri penting bagi siapa saja yang ingin sukses menjadi seorang pembicara publik. Kepintaran, bakat, kreatifitas dan segala keunggulan Anda tidak akan tampak jika Anda tidak berani mengungkapkan ke hadapan publik. Terakhir, jangan lupa berdoa kepada Tuhan sebelum naik ke panggung. Doa adalah bentuk penyerahan diri kepada Tuhan agar Sang Pencipta memberikan kekuatan kepada Anda dalam membawakan acara.

Demikian ulasan singkat The Jombang Taste mengenai kiat-kiat menjadi pembawa acara sukses. Mudah-mudahan tips sukses menjadi MC ini bisa bermanfaat untuk Anda. Selamat mempraktekkan!

3 Replies to “11 Tips Sukses Persiapan Menjadi MC dan Pembawa Acara Profesional”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *