5 Tips Sukses Berbicara, Berpidato dan Presentasi di Depan Umum

5 Tips Sukses Berbicara, Berpidato dan Presentasi di Depan Umum
5 Tips Sukses Berbicara, Berpidato dan Presentasi di Depan Umum

Siapapun Anda akan menjalani pengalaman berbicara di depan umum, entah di hadapan sedikit audiens maupun banyak. Kesempatan itu akan datang dengan sendirinya walau Anda tidak meminta. Terlebih lagi bagi Anda yang dalam kehidupan sehari-hari berprofesi sebagai pihak yang berhubungan dengan orang-orang baru, Anda mutlak memiliki kemampuan berbicara di depan umum. Baca 5 unsur pokok variasi berbicara di depan umum untuk pemahaman dasar-dasar public speaking.

Berbicara, berpidato dan presentasi di hadapan banyak pasang mata memiliki tantangan tersendiri yang menarik untuk ditaklukkan. Ini bukan tentang seberapa terkenal Anda di mata orang lain atau seberapa tinggi jabatan Anda dalam sebuah lembaga atau perusahaan. Berbicara, berpidato dan melakukan presentasi di depan umum memerlukan kemampuan public speaking yang mumpuni agar proses komunikasi Anda sukses. Berikut ini beberapa tips sukses berbicara, berpidato dan presentasi di depan umum.

Pertama, biarkanlah hati berbicara

Ketika Anda mampu berkomunikasi dari hati ke hati dengan audiens, Anda tidak akan pernah kehabisan kata-kata sebagai bahan pembicaraan. Niatkanlah sejak awal untuk membangun komunikasi secara baik-baik dan biarkan nurani Anda turut terlibat dalam proses pembicaraan dua arah tersebut. Audiens akan lebih mudah memahami maksud ucapan Anda saat Anda mampu membangun percakapan yang tulus tanpa pamrih.

Kedua, kuasai tatapan mata audiens

Sangat tidak etis bila Anda berbicara tanpa menatap lawan bicara. Hal itu menunjukkan Anda tidak menghargai keberadaan orang lain. Tataplah mata lawan bicara Anda. Jika lawan bicara Anda berjumlah lebih dari satu, bagikan kesempatan bagi mata Anda untuk menatap seorang audiens secara merata. Dimulai dari audiens yang duduk di barisan depan kiri, depan kanan, depan tengah, belakang kiri, belakang kanan, dan belakang tengah. Ulangi membagi tatapan mata sepanjang Anda berbicara.

Ketiga, gunakan intonasi yang dinamis

Nada pembicaraan yang datar menghasilkan kebosanan pada lawan bicara. Ingat, lawan bicara Anda adalah manusia. Mereka bukan robot yang tidak memiliki selera seni berbicara. Gunakan intonasi berbicara yang dinamis. Anda bisa memulai dengan nada rendah, menanjak naik, tinggi, hingga relaksasi kembali. Sesuaikan nada bicara Anda dengan situasi pembicaraan yang sedang Anda bangun. Tak masalah jika sesekali Anda menyelipkan humor atau guyonan lucu saat berbicara dan berpidato di depan umum.

Keempat, gunakan bahasa tubuh

Bahasa tubuh yang luwes atau fleksibel menunjukkan Anda nyaman berbicara dan berpidato di hadapan audiens. Tidak perlu terlalu kaku dan formal saat Anda berpidato karena itu menunjukkan rasa grogi Anda. Audiens Anda bukan benda mati. Mereka pun dapat lebih memahami komunikasi yang Anda bangun melalui bahasa tubuh yang tepat. Tapi ingat, gunakan bahasa tubuh secukupnya. Anda tidak perlu over acting seperti halnya remaja allay saat bercakap-cakap dengan kawan satu gengnya.

Kelima, perluas pengetahuan

Pengetahuan yang luas memudahkan Anda menguasai audiens yang berasal dari beragam latar belakang pendidikan. Anda dapat memiliki lebih banyak perbendaharaan kata-kata khusus dan istilah-istilah asing melalui membaca buku maupun bergaul dengan orang-orang baru setiap hari. Oleh karena itu, salah satu syarat wajib agar bisa sukses tampil sebagai pembicara publik adalah harus mau terus belajar. Ketika Anda berhenti belajar, Anda akan dicap sebagai pembicara jadul.

Semoga 5 tips public speaking di atas bisa bermanfaat untuk Anda. Selamat mempraktekkan.

One Reply to “5 Tips Sukses Berbicara, Berpidato dan Presentasi di Depan Umum”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *