Belajar Ngeblog Secara Konsisten di KafeGue.Com

Review blogger datang lagi. Rencana semula hari minggu lalu harusnya sudah terbit. Tapi ternyata nggak mudah mengorek plus dan minus calon korban kali ini. Siapa yang tak kenal KafeGue.Com? Hampir semua blogger aktif pernah mengunjungi blog yang dikelola oleh mas Iskandaria ini. Di mata saya, blog ini unik dan memiliki tempat tersendiri di hati pembaca. Beberapa hal yang menarik perhatian saya adalah:

Padat Informasi dan Terstruktur

Tulisan panjang lebar dan sistematis seolah menjadi trade mark KafeGue.com Hal ini adalah kelebihan utama blog yang memakai PressPlay Themes ini. Bahkan sejak ngeblog di blogspot, mas Iskan paling jago meng-update informasi terkini seputar berita yang berkembang masyarakat. Latar belakang akademisi IT benar-benar diterapkan di blog. Apalagi akhir-akhir ini topik artikel mengarah ke dunia gadget, makin menjadi-jadi deh jiwa IT-nya.

Tampilan Sederhana

Tampilan utama tidak ribet dan langsung menuju link artikel. Sekilas tampak nggak banyak bermain warna. Malah cenderung maskulin dan kaku. Pemilihan latar belakang tulisan bukan warna putih cukup membantu saya berlama-lama memahami tulisan. Faktor readibility adalah hal yang selalu saya ingat di KafeGue. Dari situ saya selalu mikir dua kali kalau mau ganti themes: apa nanti pembaca nggak kesulitan menyecan tulisan saya.

Sabar Monetize Blog

Dengan traffic yang lumayan bagus, mas Iskan tergolong ulet dan sabar dalam hal monetisasi blog. Tidak buru-buru pasang banner warna-warni yang bikin silau pandangan mata. Membangun konten yang berkualitas menjadi prioritas. Ini adalah hal yang jarang dimiliki kebanyakan blogger murni. Namun sejujurnya saya penasaran monetasi model bagaimana yang akan dilakukan nanti.

Berpikir Logis dan Demokratis

Setiap kali ada komentar masuk melalui link KafeGue, saya selalu diajak berpikir keras dan nggak asal reply. Bukan bermaksud meremehkan komentator lainnya, tapi ada suatu keharusan untuk nggak ketawa-ketiwi dalam membalas komentar. Pasalnya isi komentar cenderung panjang lebar, akan terlalu riskan kalau saya tanggapi secara sambil lalu. Inilah yang memaksa saya untuk berpikir dua kali kalau mau menerbitkan artikel kontroversi. Sisi demokratisnya adalah tidak alergi kritik dan bersedia membuka sebagian isi kepala untuk yang lain.

Anti Trend Jejaring Sosial

Ini adalah kritik saya untuk mas Iskan. Mengapa sampai saat ini belum tertarik bikin akun di jejaring sosial macam Facebook, Twitter, Koprol dan lainnya. Padahal dalam banyak hal, jejaring sosial membantu blogger dan pebisnis online cuap-cuap menebar link, jualan produk atau sekedar menyapa kawan blogger lain. Nggak perlu khawatir semangat ngeblog akan kendor hanya karena ngetweet tiap hari. Banyak kok contoh blogger yang rajin update artikel meski tiap hari berkicau di timeline.

Nah, itu dulu pandangan saya tentang KafeGue.Com Ada yang mau nambahin?

33 Replies to “Belajar Ngeblog Secara Konsisten di KafeGue.Com”

  1. Saya ingin sekedar menambahkan dari sisi personal narablognya dulu, yaitu Mas Iskandar. Saat ngeblog di indonesianer dulu, beliaulah yang pertama kali mengkritisi tulisan saya, baik dari segi penyampaian, struktur artikel maupun layout template. Orangnya asik, supel dan yg saya salut, tidak pilih2 rekan diskusi. Terbukti beliau juga dapat beropini dgn baik dgn blogger2 jalur keras *hehe*

    Nah, blognya pun setali tiga uang. Banyak hal2 yang inspiratif bisa saya gali di sana. Untuk tips2 blogging secara umum (mainstream), kafegue cocok dijadikan referensi. Bukan semata bagaimana memaksimalkan SEO dsb, tapi juga dapat membuka wawasan ngeblog.

    Itu pandangan saya, ada yang nambahin lagi? 🙂

    1. Makasih atas apresiasinya mas Darin. Mas Darin mulai saya kenal di blog BungEko dot com beberapa bulan lalu. Waktu itu mas Darin juga termasuk yag rajin komen di sana. Seingat saya, kita pernah berdebat juga soal film Miyabi kan? hahaha.

      1. Betul Mas Is. Kalau inget saat itu jadi ketawa2 sendiri. Suasananya panas 😀

        Btw *oot* kemana saja ya Bung Eko? Kangen saya dengan tulisan2nya 😀

        1. Bungeko kayaknya sibuk berat tuh. Gak tau juga sih sibuk apaan. Saya juga kangen dengan tulisan-tulisan khasnya. Semoga bukan karena jenuh aja.

  2. wew. setuju. gan. dan yang paling kritis kalo blogwalking. hehe itu yang menjadi daya tarik tersendiri buat sosok dan karakter mas iskandaria 🙂

  3. Kalu mas IS cocoknya buat diskusi dan seputar blogging saya banyak dapat inspirasi seputar blogging di cafegue.
    Tapi Buat IT, web, dan koding belum ketemu saya, ada yang bisa tapi di dalam kandang. ga ngembang, akhirnya tumbang dan berhenti ngeblog karena kebanyakan dalam kandang.

    1. Mas Hendro, untuk bidang IT atau coding saya memang masih hijau. Soalnya baru belajar juga dan belum terlalu mendalami. Kuliah di TI aja baru semester 3.

      Untuk sementara ini saya lebih memposisikan diri sebagai pengamat desain web/blog saja.

  4. Oalaaaaa…. Mas Iskandar Tho…
    ya.. ya… saya kenal itu, sudah hampir 7 bulan ini saya selalu mengikuti perkembangan blognya Mas Is (mungkin karena ada kemiripan nama ne ya).. he..he..

    Saya sangat salut banget dengan mas is, saya juga telah belajar banyak dari mas is, mulai dari optimasi blog hingga ide-ide tulisan yang bagus2. Saya pribadi ada niatan ingin bertemu face to face dengan beliau karena telah memberikan saya banyak inspiratif.

    Bagi saya, Mas Is adalah Blogger yang patut dipelajari secara serius isinya. N Special words for Mas Is, “Thanks you very much for helping me”.

    Salam Jaya Blogger Indonesia

  5. Selamat untuk kafegue…
    (kafe saya juga)…
    Kafegue memang punya ciri tersendiri.
    Nggak terpengaruh apapun…
    Kokohlah…

  6. Mas Iskandaria, satu yang pernah saya sesali mengapa dulu di awal saya sempat kurang suka, gara-garanya pernah bikin kritik tanpa ba bi bu di blog saya. Ha Ha Ha 😀 Tapi justru itulah awal saya akhirnya mulai interest dengan blog Mas Iskandaria. Saya diam-diam sering curi baca artikelnya tanpa satu pun meninggalkan jejak di sana. Akhirnya, saya tak tahan dan mengulurkan persahabatan dengan berkomentar di blog Mas Iskandaria. Dan Mas Iskandaria pun mau menyambut uluran itu dengan saling berkunjung ke blog masing-masing.

    Kalau saya paling suka dengan gaya pemaparan tulisannya yang enak dicerna dan satu lagi tulisan-tulisannya tidak sebatas teori tapi ada praktek dan contoh-contohnya kalau mengulas sesuatu masalah/topik. Ini mirip dengan gaya orang akademisi tapi punya pola pikir praktisi.

    1. Makasih banyak nih Pak Joko. Saya juga yakin kalau Pak Joko selalu mampir ke blog saya, walau dulu gak pernah ninggain jejak berupa komentar..ha..ha..ha..

      Tidak masalah bagi saya. Ada yang baca aja sudah membuat saya senang (walau nggak ninggalin komentar).

  7. Mas Agus, pertama terima kasih banyak dulu sudah direview dengan cukup baik di blog ini.

    Kedua, saya ingin menyanggah 2 hal. Pertama soal trafik blog. Belum bisa dibilang lumayan menurut saya. Bahkan mungkin masih jauh di bawah trafik harian blog ini. Buktinya alexa rank blog ini lebih kecil dari blog saya.

    Lalu soal artikel gadget. Kayaknya saya belum pernah memposting artikel gadget 🙂 Mungkin maksud mas Agus lain ya.

    Terakhir soal anti tren jejaring sosial. Saya sejauh ini baru aktif di Facebook aja. Kalo Twitter belum sama sekali. Mungkin nanti saat saya membutuhkannya. Kalau di Facebook pun saya gunakan untuk mempermudah komunikasi dengan teman-teman saja. Terutama untuk bertukar data atau informasi.

    Soal monetisasi blog, itu nanti aja dulu. Belum terlalu saya pikirkan. Kayaknya belum layak sih.

    1. nah, kapan main di twiiterland? saya tunggu. ngobrol santai dengan teman-teman blogger disana asyik lho. nggak terikat paragraf dan tata bahasa. 🙂

  8. Salut buat Mas Is, saya juga sudah lama mengenal beliau sejak masih di blogspot. Tulisan-tulisannya memang berbobot & mudah untuk dimengerti. Blog kafegue.com termasuk yang paling saya kunjungi jika sedang online. 😛

    1. yup, saya pun sependapat. ada beberapa hal yang membuat saya ngiri pada blog tersebut. terutama untuk hal netralitas dan nggak memihak ke salah satu kutub pergaulan.

  9. Salah satu yang saya suka dari Mas Iskandar, kritikannya. (ndak perlu dijelaskan lagi 😀 ). Saya beberapa kali mengkritik (tersirat) dan ditanggapi dengan kalem.

    Selebihnya? wew…sama-sama dari Kalbar :D, padahal belum pernah kopdar.

    1. tetanga sendiri belum pernah ketemu, silakan bikin jadwal kopdar deh. kalau makin akrab kan banyak untungnya. 🙂

  10. So next time you are writing a blog post, instead of worrying about how you’re going to earn your next dollar, think about how you can engage people so that they respond.

  11. With a collection of different motorcycle protection way features available including helmet & leathers cover, run-down hidey-hole, European cover and rightful cover, elect the features that suits your solitary needs. One form and a couple of minutes and you could be redemptional lettuce on your bike insurance.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *