Review Buku: Resep Cespleng Menulis Buku Best Seller

Apa kabar kawan-kawan blogger se-Indonesia Raya? Semoga tetap semangat menyambut hari Senin yang super sibuk ini.  Mulai pekan ini saya mewajibkan blog ini untuk membuat review buku. Tidak banyak, cuma satu buku per minggu.

Hal ini saya lakukan karena prihatin melihat nasib buku-buku yang saya koleksi. Setelah dibuka sampul plastiknya, cuma beberapa halaman depan yang saya baca. Setelah itu tidak jelas kabarnya. Kalau ingat ya dilanjutkan membaca. Kalau lupa, ya sudah dimakan tikus.

Dengan posting review buku secara rutin, saya berharap bisa memacu diri untuk terus belajar dari beberapa maestro di bidang penulisan, membangun bisnis, marketing, motivasi diri dan beberapa topik pilihan lainnya. Review  pertama adalah satu dari tiga buku yang saya dapat sebagai salah satu Top Komentator Blog Bundapreneur. Buku ini berjudul Resep Cespleng Menulis Buku Best Seller karya Edy Zaqeus.

Saya tidak akan membahas detail teknis penulisan. Namun ada satu hal yang menarik untuk dibagi di blog ini. Yaitu tujuan awal menulis buku. Ternyata tujuan penulisan buku tersebut cukup sederhana. Pertama, penulis buku mengajak siapapun yang akan atau sedang menulis buku, supaya sejak awal sudah berani menggagas dan menargetkan menulis buku best seller. Mengapa demikian?

Alasannya adalah kaitan antara motivasi dan produktivitas dalam menulis. Jika Anda mampu menghasilkan buku best seller, maka motivasi menulis akan jauh lebih besar, dan ini akan berpengaruh pada produktivitas Anda dalam menulis karya-karya berikutnya. Sebaliknya, jika buku Anda tidak diapresiasi orang atau gagal di pasaran, jelas motivasi akan merosot dan produktivitas pun terimbas.  Ini berkaitan dengan tujuan berikutnya.

Kedua, penulis buku ingin mengajak semakin banyak orang berlomba-lomba menulis buku. Saat menulis buku ini, Edy Zaqeus bermimpi buku ini dalam setahun dibaca oleh 5000 orang yang kemudian tergerak menulis buku best seller. Maka bisa dibayangkan jika masing-masing menulis sebuah buku, maka akan terlahir minimal 5000 buku best seller dalam setahun. Bila efek inspirasional ini berlangsung layaknya sistem viral, bisa Anda perkirakan betapa dahsyatnya dunia penulisan buku di Indonesia.

Penerapan Dalam Blogging

Dalam bidang blogging, saya tertarik membahas langkah blogger pendatang baru yang mengalami kegagalan di awal ngeblog lantas mempengaruhi motivasi ngeblog di hari-hari selanjutnya. Sudah capek-capek menulis malah tidak mendapat respons dari kawan-kawan blogger. Jangankan berkomentar, sekedar mendapat traffic saja susahnya minta ampun. Dalam pandangan saya, inilah yang saya sebut sebagai kegagalan menciptakan momentum pembuka jalan.

Dalam artikel yang saya tulis di blog Arief Maulana.Com, keadaan ini saya analogkan dengan hukum kelembaman. Kesuksesan perdana biasanya akan dengan mudah diikuti oleh sejumlah rentetan kesuksesan susulan. Sebaliknya, bila kegagalan yang di dapat pada langkah pertama, dibutuhkan aksi yang lebih besar untuk mendapat reaksi yang sama.

Namun blogging tidaklah sama dengan ilmu eksakta. Meski Anda sudah mendapatkan awal yang bagus, bukan berarti sudah mendapat jaminan kesuksesan. Anda tentu ingat Joko Santoso, juara III Kontes Menulis yang saya adakan bersama 3 tim juri, saya sendiri tidak tahu pasti bagaimana kelanjutan ngeblognya. Terakhir kali saya lihat, blognya dibanjiri komentar spam dan dibiarkan saja.

Lalu, masih nyambung dengan tujuan Edy Zaqeus yang kedua, saya mengajak kawan-kawan blogger untuk tidak pernah lelah mencoba menulis artikel blog. Bisa jadi Anda tidak punya cukup waktu menulis di sela-sela kesibukan offline. Namun bila semangat blogging itu tertanam dalam diri Anda, saya yakin akan selalu ada cara untuk mengakali keterbatasan diri.

Oke, selamat menimbang lagi. Pilih menyerah oleh kesibukan Anda? Atau justru makin tertantang mengatasi keterbatasan diri?

Published by

Agus Siswoyo

Warga Tebuireng, Blogger Indonesia, Penulis Lepas, Peduli Yatim, dan Guru TPQ. Follow me at Twitter @agussiswoyo.

7 thoughts on “Review Buku: Resep Cespleng Menulis Buku Best Seller”

  1. I must voice my gratitude for your kind-heartedness giving support to men and women that really want guidance on this one question. Your special dedication to getting the solution all through had been pretty helpful and have really helped individuals much like me to achieve their targets. This warm and friendly facts implies this much a person like me and much more to my office workers. Thanks a ton; from each one of us.

  2. Usually I do not read post on blogs, but I would like to say that this write-up very forced me to try and do it! Your writing style has been amazed me. Thanks, very nice article.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *