Memanfaatkan Zoom Cloud Meeting untuk Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Dasar

Telekonferensi pembina pramuka dan pelatih pramuka Kwarcab Jombang dengan aplikasi Zoom
Video konferensi pendidikan masa pandemi di Jombang dengan aplikasi Zoom Cloud Meeting

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran baru untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dilaksanakan mulai 13 Juli 2020 hingga hari ini Rabu, 15 Juli 2020. Berbagai kreasi dan inovasi sekolah ditampilkan untuk mendukung masa pengenalan lingkungan sekolah yang dilaksanakan secara cara online atau dalam jaringan (daring).

Pelaksanaan masa pengenalan lingkungan sekolah di Kabupaten Jombang pada masa pandemi ini tidak memperbolehkan lembaga pendidikan mengadakan kegiatan tatap muka. Oleh sebab itu PLS secara daring merupakan kebutuhan bagi setiap lembaga pendidikan yang ingin mengenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru mereka. 

Hari ini penulis melaksanakan video conference menggunakan aplikasi Zoom Cloud Meeting untuk para peserta didik baru di sekolah dasar tempat menulis mengajar. Peserta kegiatan ini bukan hanya beranggotakan siswa kelas 1 saja, tetapi juga murid kelas 2, 3, 4, 5 dan 6 yang memasuki masa Pengenalan Kelas Baru (PKB).

Sebanyak 34 siswa mengikuti Zoom Cloud Meeting sejak pukul delapan pagi hingga pukul sembilan pagi. Mereka mengikuti kegiatan ini di rumah masing-masing. Antusias peserta didik tampak pada semangat mereka dalam mengikuti kegiatan hari ini.

Penulis membuka rangkaian acara pengenalan lingkungan sekolah hari ini dengan salam. Para siswa menjawab salam dengan penuh semangat. Selain itu, penulis juga memberikan kuis bergambar untuk para siswa. Mereka berebut ingin menjawab kuis tersebut. Lalu tiba saatnya penulis melakukan tur berkeliling sekolah.

Kunjungan Guru ke Rumah Orang Tua Siswa dalam kegiatan Belajar Dari Rumah di Masa Pandemi di Kabupaten Jombang
Kunjungan Guru ke Rumah Orang Tua Siswa dalam kegiatan Belajar Dari Rumah di Masa Pandemi di Kabupaten Jombang

Penulis membidik video mulai dari ruang kelas, halaman sekolah, ruang perpustakaan, ruang UKS, kamar mandi, hingga ruang gudang sekolah. Lingkungan sekolah yang berupa gedung dan bangunan penulis tampakkan kepada mereka. Sebagian besar di antara siswa sudah mengenal nama-nama bangunan tersebut karena peserta didik berasal dari dusun yang sama dengan alamat sekolah. 

Masa pengenalan lingkungan sekolah merupakan awal bagi guru untuk menghangatkan kembali semangat para siswa selama mereka Belajar Dari Rumah (BDR) di masa pandemi ini. Berbagai kreativitas guru ditampilkan pada masa pengenalan lingkungan sekolah. Media yang digunakan bukan hanya video konferensi, beberapa sekolah juga membuat video profil lembaga pendidikan mereka. Setiap pendidik dan tenaga kependidikan memperkenalkan diri melalui rekaman video.

Video tersebut diedit dengan sangat baik oleh petugas operator sekolah. Kreasi ini memungkinkan setiap guru untuk mengembangkan bakat mereka di bidang public speaking dan teknologi informasi. Memanfaatkan teknologi informasi dalam dunia pendidikan di masa pandemi ini seolah menjadi kewajiban yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. 

Penerapan teknologi informasi dalam dunia pendidikan bagi orang tua siswa yang tinggal di daerah pedesaan terbilang cukup rendah di Kabupaten Jombang. Berdasarkan pengamatan penulis, dari 100 orang peserta didik yang belajar di lembaga pendidikan tempat penulis mengajar hanya 35% peserta didik yang mampu mengikuti pembelajaran secara online atau daring.

Selebihnya, para siswa hanya mampu mengikuti pembelajaran di luar jaringan dengan cara mengirim berkas video pada malam hari tiba. Pembelajaran dengan menggunakan video conference pun tidak dapat dilaksanakan sepenuhnya untuk seluruh siswa.

Hambatan pembelajaran online untuk keluarga siswa yang tinggal di daerah pedesaan disebabkan karena keluarga siswa tidak memiliki sumber daya yang cukup untuk mendukung BDR. Setiap keluarga memang memiliki smartphone, tapi jumlahnya sangat terbatas. Sebagian besar orang tua membawa smartphone mereka untuk bekerja sehingga anak-anak mereka di rumah tidak dapat menggunakan smartphone tersebut untuk kegiatan pembelajaran online dari rumah.

Dengan hadirnya masa pengenalan lingkungan sekolah secara online hari ini maka setiap orang tua dapat mempersiapkan diri mereka sebaik mungkin dalam mendukung kegiatan belajar anak-anak mereka selama masa pandemi di rumah. Setiap orang tua tentu menginginkan pendidikan yang terbaik untuk anak-anak mereka.

Meskipun memiliki berbagai keterbatasan, para orang tua tentu akan selalu memotivasi anak-anak mereka untuk tetap bersemangat menjalani pembelajaran di masa pandemi. Semoga awal tahun ajaran baru ini bisa menumbuhkan kesadaran bagi setiap orang tua, guru dan siswa untuk bersama-sama bersemangat menjalani kehidupan di masa pandemi.

Bagaimana dengan pengalaman anak-anak Anda selama mereka mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah dan masa pengenalan kelas baru? Apakah sekolah tempat anak-anak anda belajar juga menggunakan video konferensi untuk mendukung kegiatan pengenalan lingkungan sekolah di awal tahun ajaran baru? Silakan berbagi cerita pada kolom komentar dibawah ini.

Bagikan tulisan ini:

3 Replies to “Memanfaatkan Zoom Cloud Meeting untuk Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Dasar”

  1. Kelar bikin video profil sekolah, habis ini guru2 beralih jadi youtuber. Hello gaes… Kita ketemu lagi dengan belajar di masa pandemi.

  2. tulisan ini sangat inspiratif dan bermanfaat bagi saya dan juga para guru lain yang sedang mengajar secara online.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *