Perlawanan Terhadap Bangsa Portugis di Maluku

Zemanta Related Posts Thumbnail

Semangat pagi blogger Jombang dan kawan penulis di Indonesia! Artikel The Jombang Taste kali ini akan mengulas secara singkat sejarah perlawanan rakyat Maluku dalam menentang kolonialisme dan imperialisme Portugis.

Campur tangan Portugis terhadap masalah kerajaan melibatkan mereka dalam pertikaian politik antar kerajaan di Maluku. Umumnya pertikaian itu lebih banyak merugikan daripada menguntungkan kerajaan di Nusantara, seperti terjadi pada Kerajaan Ternate, Tidore, Jailolo, dan Bacan yang merupakan kerajaan menonjol di kawasan Maluku.

Salah satu campur tangan Portugis yang membuat rakyat Maluku sangat marah adalah pada saat Portugis memenjarakan Ayalo, raja Ternate, yang dianggap sebagai tokoh pergerakan dalam membinasakan bangsa Portugis pada tahun 1530. Sebagai gantinya, Portugis mengangkat Aisyil Hatu sebagai pimpinan baru.

Keadaan ini membuat rakyat Ternate tidak puas sehingga pada tanggal 27 Mei 1531 terjadi pemberontakan terhadap Portugis. Setelah Ayalo dibebaskan, ia memimpin rakyat Ternate untuk memberontak kembali pada tahun 1534 dan mendapat dukungan dari raja-raja Tidore, Jailolo, dan Bacan.

Semoga artikel sejarah ini bisa berguna untuk Anda. Mari kita cintai dan jaga bumi Indonesia Raya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *