4 Alasan Kenapa Saya Jarang Menulis

di kontes nulis koq malah pamer alasan jarang menulis? pertanyaannya begitu kah? kalo iya, jawaban saya, ini bukan pamer, tapi pengakuan. dan yakinlah kawan, ketika anda melihatnya dari sisi yang berbeda, anda bisa menemukan alsan kenapa anda HARUS segera latihan menulis. blogging atau tidak, menulis atau tidak, semua kembali ke kita masing – masing kan? hidup ini adalah wadah experimen! 2 x 1 = 2! 9 – 7 = 2! 0 + 2 = 2! 10 / 5 = 2!. hasilnya selalu dua, walaupun rumusnya berbeda. rumus apa yang anda, saya, kita, dan mereka pakai? live is your choice man :) lagian ini kan kontes menulis atau berpendapat, jadi nggak salah donk saya menuliskan pendapat saya? hahahha… (ngeles.com)

saya blogger? mungkin bukan. karna blogger adalah sebutan bagi pemilik blog. sedangkan blog adalah sebuah aplikasi web based yang diciptakan untuk memudahkan seorang pemilik blog bila ingin melakukan update, sekaligus memudahkan mereka untuk menciptakan komunitas yang memiliki ketertarikan sama! kalo jarang menulis, apakah saya pantas disebut blogger?

ini empat alasan saya jarang menulis. dan untuk anda ketahui saja, saya ini profit oriented orangnya (mohon jangan diartikan pelit yah, soalnya saya sendiri kerja biar hasilnya bisa saya bagi – bagi :D). jadi saya nggak akan capek – capek membahas dan/atau memperdebatkan perbedaan, pola pikir, sudut pandag, dan lain – lain! jual saja informasi dimana emasnya terpendam, beri tahu saya sekop yang cocok, dan serahkan penggalian pada saya :)

1. menulis sendiri lebih mahal, ketimbang minta jasa seorang penulis!

kalo saya dapet $1.000 satu bulan dengan kerja 5 jam sehari. itu setara dengan $10 per jam kan? dengan asumsi, sehari saya kerja 5 jam, 5 hari seminggu, selama 4 minggu. kalo saya butuh waktu 20 menit untuk menulis satu artikel, saya butuh satu jam extra hanya untuk menulis 3 artikel, sedangkan rata – rata konsumsi saya adalah sepuluh artikel perhari? berarti butuh waktu sekitar tiga jam. itu sama dengan mengorbankan $30! kalo ada orang, menawarkan $10 untuk 10 artikel kenapa harus saya tolak? waktu efisien, kerja lebih ringan, harga lebih murah, dan tulisan saya dibuatkan oleh orang yang ahli! see?

2. orientasi saya uang! dan (maaf) menulis membuat saya agak miskin :)

kalo anda suka bahkan mencintai menulis, saya harus angkat topi buat anda! itu sesuatu yang sulit bagi saya. terlalu banyak sisi halus yang perlu dicermati seteliti mungkin. dan ini mambuat saya sangat jarang menulis. sedangkan menulis sendiri berorientasi pada uang bagi saya. lah kalo saya jarang menulis, nanti saya miskin donk :)
kadang saya menikmati koq menulis sebuah artikel. tapi sayangnya tidak setiap saat.

3. saya tahu cara menghasilkan uang tanpa menulis.

duit lagi? iya ini masi soal perut. hehehe…
sudah banyak para pakar yang menulis beratus – ratus kata, menyertakan poto, bahkan sengaja bikin video khusus, buat kepentingan promo. landing pagenya pun nggak maen – maen. saya banyak kenalan web desainer, dan sering banget denger mereka berdecak kagum lihat desain situs – situs penjualan punya bulek! kalo mereka yang bikin, kata temen – temen saya mereka hebat. tapi kalo hire orang, kata temen – temen saya mereka pasti keluar duit banyak!
saya? saya juga promosi, tapi saya make adwords. bayar (saya pake pascabayar), tulis 3 baris, dan bawa pacar jajan dengan semua uang yang didapat. tentunya setelah dipotong biaya periklanan. terus kenapa saya mau repot – repot menulis? kan situs – situs yang menyediakan program affiliasi biasanya sudah cukup, (beberapa) bahkan mendekati sempurna. *hanya jika anda tahu caranya!* :kabur:

4. saya menjual sesuatu di internet. dan itu bukan tulisan :D

ini masi seputar duit. tapi saya janji, ini yang terakhir. jadi jangan buru – buru kabur yah. hehehe…
seperti yang kita sama – sama tahu, affiliasi adalah sebuah bisnis yang menjanjikan. orang punya produk, saya yang akan menjualanya! berikan komisi saya, dan mereka boleh simpan sisanya, tanpa perlu ngapa – ngapain lagi! jadi, apapun yang menyediakan sistem affiliasi, mesti saya bergabung! (terutama bulek. karna mata uang mereka kalo di konversi kemata uang kita, jatohnya lebih banyak! :D).
jadi yang saya jual itu, barang atau jasa mereka. bukan tulisan saya. dan saya dapet duitnya, bila ada penjualan, bukan bila ada tulisan! kalo merujuk pada point satu, dua, tiga tulisan itu cara yang tidak cocok untuk saya.so, kenapa saya harus paksakan? toh bisa mencapai tempat yang sama, sekalipun lewat rute yang berbeda. gitu toh?
kerjanya hampir sama, biayanya juga kurang lebih sama, hasilnya juga cuman beda dikit. dari pada saya mati – matian belajar nulis, mending tenaganya tak simpen, kemudian saya salurkan ke kegiatan yang lebih produktif dan menghasilan uang buat saya kan? setuju? bagus kalo setuju! :D

kesimpulan :

saya ini nggak jago mengarang, jadi sengaja saya simpulkan, dan menyatakan pesannya secara lebih exsplisit :D
JANGAN pernah menukar kreatifitas anda dengan UANG! karna begitu keterampilan kita dalam menulis terasah, uang yang akan datang ngerebutin kita! pegang omongan saya! kalo nggak cukup dengan kata – kata, faktah berbicara dalam wujud seorang Arief Maulana! merasa kurang dengan berkaca pada ybs? liat Raditya Dika! apa pernah si Kambing Jantan menulis sesuatu untuk uang, atau tentang uang? tapi sekarang dengan tulisannya yang inspiratif dan tidak berorientasi pada uang toh dia sukses juga kan!

saya tidak bilang blogging, atau menulis tetang make money online itu salah! tapi faktahnya, justru dengan blogging for immateril orientation, anda berpeluang lebih besar untuk mendapatkan uang.

mau tahu affiliasi apa yang paling laris saya promosikan? itu sebuah produk tentang pengembangan diri! tidak mengandung unsur uang, apa lagi bicara tentang cara cepet dapat uang! saya dapat free copynya dari sang pemilik, saya sudah baca dan saya berani menyimpulkan bahwa inti ebook itu adalah, jangan pernah jadikan uang sebagai tujuan! karna itu satu – satunya metode untuk membantai kreatifitas kita! otak kita ini bisa bepikir jauh lebih luas ketimbang sekedar uang tanpa perlu kita paksa! lalu kenapa kita paksa untuk menyempitkan ruang kerja otak kita hanya pada satu kolom berlabel uang?

PS : semoga anda ngerti maksud saya, karna sudah saya baca berkali – kali, koq saya tetap nggak ngerti maksud saya sendiri!
PSS : semoga berguna yah ;)

9 thoughts on “4 Alasan Kenapa Saya Jarang Menulis

  1. mas febri udah jadi milyuner dari jualan barang di internet? kalo belom, belajar dari grisuter jepara tuh… atau ikutan nasional boot camp di bandung bulan juli 2011 nanti

  2. Pingback: Carlos Allen
  3. I used to be just looking for this info for a while. Once six hours of continuous Googleing, finally I received it in your own website. I wonder what is the Google’s issue that does not rank this type of helpful websites closer into the leading. Normally the leading websites are full of garbage.

  4. Pingback: reverse phone call lookup
  5. I like Your Article about 4 Alasan Kenapa Saya Jarang Menulis | Catatan Motivasi Blogging Indonesia Perfect just what I was looking for! .

  6. I like Your Article about 4 Alasan Kenapa Saya Jarang Menulis | Catatan Motivasi Blogging Indonesia Perfect just what I was searching for! .

  7. Pingback: penulis artikel

Leave a Reply