Antara Konten dan Konteks

Masyarakat sering terjebak menilai tampilan luar sebuah benda daripada isi yang terkandung di dalamnya. Konten terlihat lebih menarik daripada konteks yang terselip pada intinya. Antara konten dan konteks perilaku manusia keduanya tak jarang tampak kabur dan penuh ketidakpastian. Bungkus dan isi sama-sama bisa menipu siapapun yang tidak jeli menilai.

Ketika semua terlalu kabur untuk disaksikan, kembalikan kepada kebutuhan Anda, bukan pada keinginan Anda. Di dalam kebutuhkan ada manfaat yang terlibat. Di dalam keinginan terdapat gengsi yang penuh ambisi. Konten dan konteks yang bersarang sebuah pilihan adalah konsekuensi logis dari penganekaragaman tujuan manusia. Waspadalah.

Bagikan artikel ini melalui:

One Reply to “ Antara Konten dan Konteks”

  1. Kebanyakan orang masih melihat bungkusnya daripada isinya Oleh karena itu jangan mudah tergoda oleh penampilan seseorang yang kadang terlihat baik di luarnya tapi di dalamnya tidak begitu bagus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *