Belajar Memaknai Hidup Dari Keutuhan dan Ketergantungan Alam

Liburan menyenangkan dan outbound kerjasama tim di tempat wisata alam Bukit Embag di Wonosalam Jombang
Liburan menyenangkan dan outbound kerjasama tim di tempat wisata alam Bukit Embag di Wonosalam Jombang

Dunia pengetahuan Fisika selalu menarik di mata saya. Fisika juga memberi ilham bagi banyak orang untuk mencari makna hidup ini agar menjadi lebih berarti.

Fisika kuantum menyatakan bahwa dunia sebagai suatu jaringan peristiwa-peristiwa yang saling berhubungan secara misterius dan tak terbayangkan sebelumnya. Korelasi-korelasi seketika antara partikel-partikel yang jauh menunjukkan bahwa di balik penampakan-penampakan, alam adalah sebuah keutuhan yang tak terpisahkan. Alam bukanlah sekedar himpunan bagian-bagian dan memiliki ketergantungan satu sama lain.

Dalam salah satu halaman buku Dari Dalai Lama ke Albert Einstein dikatakan bahwa partikel-partikel elementer dari alam dapat ditransformasi menjadi satu sama lain dan juga menjadi energi murni. Di dalam arti tertentu, masing-masing partikel secara tersirat saling memuat satu sama lain. Spektrum keseluruhan partikel menggambarkan sekumpulan keadaan-keadaan medan materi tunggal yang mungkin.

Tradisi-tradisi mistik juga mengajarkan kesatuan fundamental semua benda. Obyek-obyek dan peristiwa-peristiwa duniawi berasal dari suatu keutuhan akhir yang terdapat aspek-aspek yang saling bergantung dan saling berhubungan. Maka tak salah bila D.T. Suzuki mengatakan:

“Objek-objek disusun sedemikian rupa sehingga keterpisahan mereka satu sama lain tidak ada lagi. Di sinilah letak keadaan saling tembus semua objek.”

Dunia, seperti dikatakan mistikus Timur pada kita, terdiri dari hubungan-hubungan harmonis di antara bagian-bagian yang pada akhirnya identik sebagai satu kesatuan. Harmoni alam membentuk suatu siklus keseluruhan yang runtut dan teratur yang dalam konsepnya sangat mirip dengan ranah fisika kuantum. Semoga artikel kali ini bisa memberi inspirasi bagi Anda.

Enjoy blogging, enjoy writing!

Bagikan artikel ini melalui:

One Reply to “Belajar Memaknai Hidup Dari Keutuhan dan Ketergantungan Alam”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *