Berhenti Membuat Blog, Mulailah Menulis

Manajemen Penyaluran Dana Zakat, Infaq, Shadaqah Dan Wakaf Lembaga Zakat Yatim Mandiri Kantor Cabang Jombang
Manajemen Penyaluran Dana Zakat, Infaq, Shadaqah Dan Wakaf Lembaga Zakat Yatim Mandiri Kantor Cabang Jombang

Kalimat ini sangat sering dikumandangkan oleh para senior blogger bidang blog motivasi diri ditujukan untuk para pemula blogger. Saya sendiri suka membuat blog baru dan bahkan teman – temanpun sering berkata “Kamu mau bikin rekor blogger dengan sejuta blog ? Emang belum cukup jumlah koleksi dummy blog kamu?” Entah komentar tersebut serius atau becanda, saya ambil sisi positifnya saja.

Artikel ini senada dengan isi artikel tamu salah satu teman blogger yang pernah menulis di blog Catatan Motivasi Blogging Indonesia ini. Entah yang namanya siapa, saya lupa nama penulisnya karena database blog ini sempat berantakan akibat pindah server. Membuat blog dan menulis itu nggak sama. Bikin blog di WordPress.Com cukup 5 menit langsung jadi dan ada posting perdana berjudul “Hello World!” Tapi proses menulisnya itu yang jadi tantangan tersendiri.

Ingat-ingat waktu jaman dulu, berawal dari puluhan blog yang saya buat yang akhirnya terbengkalai semuanya, akhirnya saya hanya membaca dan membaca saja. Aksi untuk menulis pun susah untuk ditimbulkan, hal ini disebabkan banyak alasan yang dibuat oleh otak ini supaya saya tidak menulis. Alasan seperti tidak punya komputer sendiri, susah mendapatkan ide untuk menulis, saat menulis selalu putus ditengah jalan, kesulitan menuangkan ide dalam bentuk tulisan. Kebanyakan sih malu jika menulis dan ternyata struktur dan kata – katanya jelek, dan lain sebagainya.

Pada prinsipnya otak ini selalu membuat kecenderungan statement negatif saat akan menulis dan itu susah sekali untuk dihilangkan. Lalu bagaimana cara mengatasi hal ini sehingga saya bisa menulis dan menghasilkan karya yang bagus. Jawabannya adalah “Berhenti membuat blog, Mulai Menulis” atau dalam bahasa inggris Stop Creating Blog, Start Writing. Ini bukan nyontek tagline Stop Dreaming Start Action milik Joko Susilo lho ya 🙂

Bagaimana cara memulai menulis? Ada banyak cara yang bisa Anda tempuh. Kalau nggak keberatan, silakan ubek-ubek blog ini dalam artikel kategori Generate Ideas. Disitu ada banyak tulisan menggali ide menulis. Namun pada dasarnya adalah menulis apa saja yang ada dalam isi otak. Entah benar atau salah, entah kosakata sesuai EYD atau tidak, tulis saja sesuai aliran ide. Awalnya memang terasa masih janggal tapi lama-lama akan terlatih dan menjadi lebih ahli. Tetap semangat ngeblog!

Enjoy blogging, enjoy writing!

27 Replies to “Berhenti Membuat Blog, Mulailah Menulis”

  1. saya sendiri nulis terkadang memang bisa dibilang kambuhan mas, kadang buntu gak punya ide sama sekali akhirnya blog lama gak update… Saya kalau nulis cuma ngalir saja gak begitu memperhatikan konsep2an, langsung nulis yg ada di pikiran,hehe.. makanya hasilnya ya acak2an…
    Makasih mas motivasinya…

  2. Setiap blogger memang sih punya cara tersendiri dalam blogging,

    ada yang fokus desain, ada yang fokus nulis, ada yang bahasa curcol, ada yang resmi, ada yang monitize, ada yang plagiat, ada yang agc, ada pula yang spamer, ada yang bahas motivasi, ada pula yang bahas puisi, ada yang pakai teks, ada pula yang hanya posting gambar keseharian, dan sebagainya,

    yaps seperti yang dulu pernah di utarakan yang penting enjoy.

  3. inilah penyakit yang susah ilang soalnya buat blog dan utak atik blog bagaikan kue lezat sehingga awalnya niat mau nulis jadi tergoda oleh utak atik dan buat blog baru..hehe..o ya mas kalo bisa diulas tentang blog atau web2 berita yang bisa dijadikan sumber ide dalam menulis terutama yang english..heheh tq

  4. lama nih ga main kemari. Jangankan nulis, nyambung internet 2 jam aja, beruntung banget. muehehehe… buat saya, bikin blog itu 2 aja, satu pribadi dan satu lagi buat bisnis. Kalo blog bisnis dah menghasilkan, baru berhenti kerja dan fokus, waktu pun jadi lebih banyak buat nulis.

  5. Beberapa blog saya juga terbengkalai, hanya 3 saja yang masih terawat minimal seminggu 1x. Di tahun ini planningnya pengen lebih banyak belajar nulis. Salah satunya di blog ini. Makasih selalu berbagi ilmu. Semoga berkah ilmunya.

  6. Wah bener banget mas agus. Buat saya (ya saya) masih saja suka buat blog baru, padahal blog yang di sebelah pun masih ‘Hello World’. Mungkin karena ada label ‘gratisan’ jadi bisa buat blog seenaknya dan sebanyak-banyaknya.

    Tapi kegiatan ini saya hentikan ketika saya punya blog yang berbayar. Mungkin karena sayang aja ngeluarin duit, jadi harus benar-benar nulis di blog itu. dan mulai untuk mengisi blog baru dengan tulisan-tulisan fresh karya sendiri. Memang menulis itu tidak mudah. tapi lebih susah lagi kalau kita tidak memulainya (menulis).

    Ayo mulailah menulis.
    salam blogger.

  7. Masa-masa untuk eksperimen bikin blog apalagi jadi peternak blog, kalau saya juga sudah lewat, Mas. Itu sudah masa empat tahun yang lalu. Kini saya hanya fokus nulis aja. 😀

  8. Sejak mulai belajar ngeBlog 2 tahun lalu saya sudah membuat setidaknya sepuluh buah blog blogspot, blog wordpress.com 5 buah, blog berbayar wordpress.org ada 2. Dari blog-blog tersebut hanya 4 yang dirawat dan dua saja yang rutin diisi artikel baru, saya kewalahan merawat 4 buah blog. Kini saya stop bikin blog, tapi bulan desember 2011 lalu malahan disibukkan utak-atik template blog blogspot untuk jualan (toko online sederhana). Jadinyanya blog lain terbengkalai.

  9. Kalo saya biasanya kalo ada ide, meskipun cuma kerangkanya doang lansung tulis, jadikan draft. Nanti kalo udah tenang, dibuka-buka lagi draftnya, kali aja ada ide buat nerusin. 🙂

  10. Inspiratif mas Agus.

    Benar sekali. Saya sendiri kadang seperti itu, lupa menulis karena terlalu sibuk ‘ngeganyang’ bacaan, baik buku maupun surfing situs/blog. Padahal esensi dari blogging adalah konten, dan konten yang paling lezat ya tulisan.

    Untuk masalah bikin blog2 baru, memang sudah saya fikirkan di awal tahun ini. Yah, semoga itu malah dapat menambah ‘kesuburan’ dalam menulis, karena saya selalu percaya dengan prinsip: jangan membagi, tapi kalikanlah. Jadi jangan membagi prioritas, tapi kalikanlah prioritas itu.

  11. Simply to follow up on the update of this topic on your web site and want to let you know just how much I liked the time you took to generate this valuable post. In the post, you spoke of how to really handle this challenge with all ease. It would be my pleasure to gather some more concepts from your web-site and come as much as offer others what I learned from you. Thank you for your usual fantastic effort.

  12. It’s scarce so that i can find some thing on the net that may be as exciting and remarkable mainly because everything you have below. Any page might be pretty, a image samples are good, combined with what’s way more, buy base which you’ll find about precisely what you’re revealing. You’re definitely one at a million, done well!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *