Berjalanlah Dengan Cinta dan Kematian

Liburan seru ke Cafe Sawah di Desa Wisata Pujon Kidul Kabupaten Malang
Liburan seru ke Cafe Sawah di Desa Wisata Pujon Kidul Kabupaten Malang

Sadarkah Anda bahwa kehidupan akan terasa kaku tanpa adanya rasa cinta yang terlibat dalam gerak langkah. Cinta menyadarkan manusia untuk menghargai kehidupan. Demikian juga halnya dengan kematian. Kematian akan menyadarkan seseorang agar lebih mampu menghargai hidup dan kehidupan ini. Waktu adalah penguasa yang berdiri kokoh diantara keduanya.

Cinta dan kematian. Seringkali tampak beda. Namun hakikat keduanya adalah sama, yaitu menguji betapa besar pengorbanan yang dapat Anda lakukan untuk tujuan Anda. Meski bermodalkan kemampuan minim, Anda dapat terus melangkah dengan bekal cinta. Akan tetapi, tidak selayaknya cinta membutakan Anda untuk memiliki semua. Kematian adalah pemisah antara yang berwujud dan tidak berwujud.

Anda dapat menghidupkan rasa kehidupan ini karena adanya kesadaran bahwa setelah hidup akan datang kematian. Dan seringkali orang yang terlalu mencintai kehidupan ini lupa bahwa setelah mereka bersenang-senang dalam kehidupan maka akan tiba saatnya kematian yang hakiki dan panjang massanya.

Orang-orang yang mengingat kematian tidak akan mudah terlena oleh nikmat dunia dan gempita kehidupan ini. Orang-orang yang menyadari akan datangnya kematian akan selalu mempersiapkan diri untuk menyongsong masa panjang di dalam salah satu fase perjalanan ruh manusia.

Kelak kita akan memahami mengapa kehidupan sejati adalah mematikan rasa untuk memiliki dunia. Sebaliknya kematian yang sejati adalah menghidupkan kehidupan itu sendiri sehingga mampu membawa bekal akhirat yang cukup untuk membuat kita bahagia kelak.

Bagikan tulisan ini:

One Reply to “Berjalanlah Dengan Cinta dan Kematian”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *