Keajaiban Rejeki Ngeblog Berawal Dari Doa Ibu

Saya ingin berbagi sedikit pengalaman dalam menekuni profesi fulltime blogger. Pada saat saya memutuskan alih profesi dari karyawan salah satu waralaba makanan cepat saji menjadi seorang fulltime blogger, waktu itu saya tidak pernah bertukar pikiran dengan keluarga mengenai rencana ini. Saya berpikiran saya masih single dan tidak terikat dengan aturan ini itu yang ribet. Lagipula saya orang yang nggak suka merepotkan orang lain. Jadi sebisa mungkin semua saya tangani sendiri.

Waktu berjalan dan suka duka datang silih berganti, sampai satu hari saya membaca buku Ippho Santosa yang berjudul 7 Keajaiban Rejeki. Di situ tertulis salah satu kunci keajaiban rejeki adalah sepasang bidadari. ย Satu dari sepasang bidadari yang dimaksud adalah doa orang tua, khususnya ibu. Lantas saya berpikir dan menghubungkan keadaan ini dengan isi buku. Semalam suntuk saya tidak bisa tidur. Apa benar karena pindah kerjaan nggak bilang-bilang jadinya kelancaran rejeki tersendat-sendat? Kalau gitu besok pagi aku harus pulang.

Allah Maha Kuasa, baru sekedar punya niat mau pulang ketemu orang tua, eh ada email masuk dari salah satu penulis dan pembicara favorit saya. Beliau mau mengajak kerjasama pengelolaan salah satu webnya yang berusia 10 tahun dan PR 4. Saya hampir tidak percaya dengan penglihatan mata saya sendiri. Tidak hanya itu, ada email berikutnya yang berisi sejumlah order jasa penulisan artikel yang sedang saya rintis bersama teman-teman ghost writer. Subhanalloh! Saya hampir menangis menerima kejutan ini.

Keajaiban Rejeki Ngeblog Berawal Dari Doa Ibu

Usai subuh saya menuju rumah dan bertemu orang tua. Secara khusus saya minta maaf kepada Ibu, meski dengan gaya agak malu-malu gimana gitu, karena selama ini jarang berbagi cerita masalah kepindahan kerja. Selain itu, saya minta dido’akan supaya tekad menekuni bisnis online bisa terus lancar dan tak menemui halangan. Seperti kebanyakan orang tua, mereka selalu memaafkan anak lebih dulu bahkan sebelum si anak meminta maaf di hadapannya. Orang tua selalu mendukung niat dan cita-cita anak selama tidak bertentangan dengan norma agama dan aturan sosial.

Alhamdulillah, usai moment termehek-mehek tersebut segala sesuatu menjadi lancar jaya. Hampir tidak ada halangan yang cukup berarti yang saya temukan. Sepertinya ridho Allah hadir secara bersamaan dengan ridho orang tua. Hal ini pun bisa terjadi kepada Anda. Beruntunglah buat Anda yang sejak dulu telah mendekatkan diri kepada orang tua sehingga pintu sukses tidak pernah jauh dari langkah Anda. Bagi kawan-kawan yang belum membuka komunikasi dengan orang tua, segera awali langkah pertama dari sekarang.

Rasakan limpahan keajaiban kehidupan saat Anda telah menyatukan diri dengan satu dari sepasang bidadari yang bernama do’a Ibu yang dirihoi!

32 Replies to “Keajaiban Rejeki Ngeblog Berawal Dari Doa Ibu”

  1. Wah, inspiratif sekali mas pengalamannya. Bisa jadi pelajaran dan hikmah yang sangat berharga bagi saya. Saya sendiri yakin seyakin-yakinnya bahwa doa Ibu dan ridho-nya memang sangat mempengaruhi kehidupan kita. Ia bisa membuka dan juga menutup katup rejeki kita. Ternyata, niat yang baik pun bisa langsung membuka katup tersebut. Saya sudah lama tidak pulang ke kota kelahiran dan tempat tinggal ortu saya. Mungkin 2 bulan ke depan saya akan pulang kampung untuk silaturahmi dengan keluarga.

  2. benar sekali mas….
    Apa yang dituliskan oleh Ippho Right di buku itu. Beberapa point pelengkap “Perisai Langit” saya praktekkan dan Alhamdulillah hasilnya luar biasa. Mungkin ada yang percaya dan ada yang tidak… Tapi sebodo amat dengan yang ngga percaya. Toh hidup ini ya kita yang menjalani.

    Satu dari sepasang bidadari sudah dapet… tinggal satunya lagi… ๐Ÿ˜€

  3. saya pikir rizki itu tak ada hubungannya dengan ketuhanan dan kebaikan orangtua-anak. karena tuhan itu maha pengasih. siapapun dikasih, binatang pun dikasih, selama dia berusaha. hubungan orangtua-anak itu hanya untuk menenangkan hati dan kepasrahan diri untuk bekerja saja. kalo benar karena hubungan baik orangtua-anak memengaruhi, banyak juga yang anak yang baik dan dengan keridoan orangtua, gak dapat kerja. dan itu bukan karena belum waktunya mendapat kerja/rizki. tapi malah banyak yang berusaha bekerja dengan profesional malah dapet kerja bagus, tanpa hubungan baik dengan orangtua

    1. jangan kebanyakan teory mas… kbanyakan teory gk menghasilkan apa2,mending baca dulu bukunya ipho baru komentar.insyaAllah bermanfaat.okay

  4. Pingback: 7 Keajaiban Rezeki - Review Buku Dahsyat Ippho Right Santosa | ARIEF MAULANA.com
  5. Bisnis jalan lancar tinggal cari pendamping hidup mas. mga cepet dapat lah supaya rizki bisa dibagi2 dengan bidadarinya.

  6. Ajaib, semua sudah ada yang mengatur. Kemarin malam saya membeli bukunya dan hari ini saya membacanya sambil tidur siang. sore hari saya buka ada semail kalo Mas Agus berkomentar di blog saya dan membawa saya kemari, dan membaca tulisan ini.

    Saya sangat tidak sabar untuk mempraktekannya, dan mendapat keajaiban dan keajaiban lainnya, sukses buat semuanya

  7. Pingback: 7 Keajaiban Rejeki Itu Nyata Adanya | diansonata.com
  8. Doa Ibu memang mujarab, walaupun Ibu kita sudah tak mampu berkata apa2 tetapi niat dan hati yang ikhlas mendoakan anaknya tetap didengar yang Kuasa. Itulah seorang Ibu, melebihi harta bertumpuk apapun ๐Ÿ˜€

  9. Ternyata ada kemiripan pengalaman kita Mas ๐Ÿ™‚

    Ketika membaca buku 7 Keajaiban Rezeki-nya Ippho Santosa itu saya pun menangis, banyak hal yang menyebabkan itu.

    Pertama, ilmu yang dipaparkan Ippho dalam buku tersebut sebenarnya sudah saya pahami sebelumnya, hanya saja saya mengabaikannya. Ini hal pertama yang membuat saya menangis.

    Kedua, orang tua yang sudah jerih payah membesarkan saya, selama ini tidak terperhatikan dengan baik, menmyakitinya dengan perlakuan kasar memang tidak pernah. Namun jarangnya bertemu, bercengkrama, dan meminta restunya mungkin itu menjadi salah satu hal yang mengecewakan mereka.

    Ketiga, istri yang selama ini mendampingi hidup, peran dan fungsinya sering kali terabaikan. Kadang tidak sadar bahwa hidup bisa seperti sekarang itu ada peran besar dari seorang istri.

    Subhanallah…. dengan sadar setelah membaca buku karya Ippho itu, saya pun langsung pulang menemui keempat orang tua dan “seorang istri” tercinta. Memohon maaf doa mereka untuk kesuksesan karir dan kehidupan ini.

    Alhamdulillah… setelah itu perubahan besar terjadi dalam hidup ini. Usaha yang ditempuh dengan jalan yang telah digariskan Allah dan rasul-Nya memang dahsyat!!! Allahu Akbar!!!

  10. alhmdulillah hirobbil’aalamiin,,,,,, doa ibu memang tdk bs diragukan lagi,,,,,, dan nyata,,,, terimakasih IBU,,,,,,,,,,,,

  11. Berbahagialah anda yang masih punya orangtua temuilah beliau sebelum terlambat, sementara saya hanya bisa kirim doa untuk mereka sampai ajal menjemput saya.

  12. Good post. I study something more difficult on totally different blogs everyday. It would always be stimulating to learn content material from other writers and practice just a little something from their store. Iโ€™d favor to use some with the content on my blog whether you donโ€™t mind. Natually Iโ€™ll offer you a hyperlink on your web blog. Thanks for sharing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *