Kecenderungan Pola Pikir Because dan In Order To

Percayakah Anda bahwa kecenderungan gaya berbicara menentukan gaya pemikiran kita? Termasuk karakter tanda baca yang manakah Anda? Apakah memutuskan langkah berdasarkan pengalaman masa lalu atau mengacu kepada tujuan masa depan?

Ulasan kali ini adalah review dari sejumlah jurnal bisnis yang saya baca, baik melalui buku cetak maupun situs internet. Salah satunya adalah penemuan unik Gede Prama selama menjadi konsultan manajemen sejumlah perusahaan. Gede Prama membahas kecenderungan orang Amerika dan Eropa ketika memulai suatu jawaban. Dikatakan bahwa kebanyakan pemimpin perusahaan di Eropa memiliki kecenderungan memulai jawaban dengan kata because (karena). Sedangkan pemimpin perusahaan di Amerika selalu mengawali dengan kata in order to (supaya).

Ini memang bukan sekedar permainan kata-kata. Lebih dari itu, hal ini merupakan cerminan cara berpikir seseorang dalam menghadapi perubahan, yang ternyata sangat berbeda. Perusahaan Eropa selalu melihat ke belakang, melihat hal-hal terbaik yang pernah mereka lakukan, untuk kemudian digunakan dalam membuat perubahan di masa yang akan datang. Sebaliknya, perusahaan Amerika justru melihat ke depan sebagai basis dalam mengelola perusahaan.

Kecenderungan Pola Pikir Because dan In Order To
Kecenderungan Pola Pikir Because dan In Order To

Lalu bagaimanakah kecenderungan berpikir orang Indonesia, termasuk Anda dan saya? Masih menurut pemikiran Gede Prama yang dituangkan dalam buku Praktek Kepemimpinan Berdasarkan Air, orang Indonesia justru memiliki tradisi pola pikir seperti halnya orang Eropa. Kita masih suka terjebak pada pengalaman masa lalu dan enggan menatap realita masa kini yang kian menantang. Kita takut memandang kenyataan dan lebih suka bersembunyi di balik kejayaan masa lalu.

Contoh dalam praktek operasional bisnis adalah kita terlalu cepat mendirikan satu usaha tanpa peduli sumber dananya, ekspansi usaha yang terlalu cepat, menubruk semua peluang, pemimpin usaha yang terlalu dominan, menutupi borok perusahaan yang berpotensi menjadi kanker di kemudian hari dan lain-lain. Kesuksesan masa lalu begitu hebat sehingga kita tidak memiliki waktu membangun potensi diri menjadi lebih baik di era yang lebih menantang.

Inilah saatnya bagi kita melakukan refleksi diri. Sekecil apapun usaha atau bisnis yang kita jalankan, baik bisnis online maupun offline, kecenderungan memandang kejayaan masa lalu bukan hal yang relevan lagi. Dunia sudah banyak berubah dan menghasilkan tantangan yang beragam dan memiliki bentuk yang berbeda. Masalah yang kita hadapi telah berevolusi menjadi makin kompleks. Kita dituntut lebih inovatif dan kreatif dalam kecenderungan pola pikir dengan menjadikan masa depan sebagai basis pengambilan keputusan. Let’s create the future!

Enjoy blogging, enjoy writing!

konten lokal yang dibutuhkan Indonesia
konten lokal yang dibutuhkan Indonesia
Bagikan artikel ini melalui:

23 Replies to “Kecenderungan Pola Pikir Because dan In Order To”

  1. Good post. I study something more difficult on totally different blogs everyday. It would always be stimulating to learn content material from other writers and practice just a little something from their store. I’d favor to use some with the content on my blog whether you don’t mind. Natually I’ll offer you a hyperlink on your web blog. Thanks for sharing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *