Kesehatan Emosional Dalam Blogging, Menggalau Itu Boleh Banget

Kesehatan emosional adalah sesuatu yang penting bagi seorang blogger. Nggak lucu dong kalau ada cerita orang stress karena asyik ngeblog. Perkembangan hal itu ditandai dengan kemampuan untuk mengendalikan emosi dan menyalurkannya secara sehat dan bertanggungjawab. Era informasi ditandai dengan setiap hari kita dijejali aneka berita. Dan sangat wajar kalau kita menyikapinya dengan pro dan kontra. Sepanjang kita bisa mengakomodir input yang diterima, saya yakin nggak akan bikin stress apalagi sampai masuk RSJ.

Kemampuan untuk mengelola emosi juga amat terkait dengan cakrawala mental yang kita punyai. Karena itu bila kita giat membaca buku, jurnal, forum diskusi, newsletter yahoogroups  yang dapat memperluas cakrawala mental kita, biasanya kita juga semakin mudah mengelola emosi kita. Kita pun akan maklum dengan perbedaan-perbedaan yang ada. Beda kepala sudah pasti beda isinya.

Saya yakin sebagian besar keseharian kawan-kawan nggak bisa lepas dari internet. Jadikan konteks keseharian tersebut sebagai ajang untuk bereksperimen mengenai hal ini. Bila muncul emosi tertentu coba amati kenapa reaksi emosional Anda seperti itu. Di balik itu ada pengandaian apa? Seringkali terjadi, kalau kita mengubah pengandaian yang mendasarinya emosi kita juga berubah. Misalnya kalau bersikap ini, mungkin reaksi yang timbul jadi A, B, C dan lainnya.

Menggalau Bukan Hal Tabu

Dan kalau ngomongin masalah mental, kita nggak bisa lepas dengan yang namanya #menggalau. Ini adalah salah satu hastag Twitter yang tiap malam dipastikan muncul menghinggapi para blogger yang sedang resah dan gelisah karena satu hal. Nggak masalah. Pria dan wanita memiliki sifat naluri yang sama untuk mengungkapkan perasaannya. Dan ini sangat manusiawi sekali kalau kita ingin berbagi dengan orang lain mengenai isi pikiran.

Dan tahu nggak seh loe…? Blogger pada dasarnya adalah orang yang mudah resah hatinya kalau lihat satu peristiwa. Apalagi kalau nggak sesuai dengan keyakinan yang dianutnya. Semacam ada kewajiban untuk menumpahkan uneg-uneg yang bergejolak dalam jiwa. Ekspresi yang terlihat adalah dalam bentuk artikel blog. Maka jangan heran kalau ada banyak blogger yang memiliki koleksi beberapa blog untuk memisahkan publikasi artikel ‘resmi’ dan artikel curcol. Ini semata-mata untuk menampung alter ego seorang blogger.

Lalu bagaimana cara Anda memaknai kesehatan mental dalam blogging? Punya kebiasaan menggalau juga? Ayo berbagi disini.

42 Replies to “Kesehatan Emosional Dalam Blogging, Menggalau Itu Boleh Banget”

  1. Menggalau boleh saja, dan hukumnya wajib, apalagi kalau posisinya sebagai pemain belakang.
    Menggalau bola maksudnya.

  2. Setiap blogger (penulis) saya yakin punya sisi itu dalam dirinya. Diakui maupun tidak. Emotion! Kalau saya suka menyebutnya “Behind The Scanes”. Yang berbeda dari masing-masing blogger adalah bagaimana cara dia mengelola dan menyalurkannya. Apakah dengan menuliskannya menjadi cerita-cerita yang menginspirasi, atau malah dibuat misuh-misuh tidak karuan di Twitter dan FB untuk melepaskan kegalauannya tersebut. Betul? 🙂

  3. hahaha..
    waduh bener juga ne .. nembak banget..
    waktu ada artikel di kompasiana,saya sempat emosi. .
    Apalagi yang menulis artikel tidak memberikan referensi agama atau berkonsultasi kepada ustad maupun ulama tertentu.Asal tulis saja,ahirnya saya merasa harus memberikan tanggapan lebih terhormat melalui artikel di website.Sebaiknya memikirkan dampak artikel sebelum artikel dipublish.

  4. Saya membuktikan sendiri bahwa emosi saya ketika selesai posting artikel ada perasaan puas dan yang tadinya saya tidak bisa mengontrol emosi akhirnya bisa terkontrol juga. Akhirnya saya percaya dengan blogging kita akan sama halnya dengan mengasah otak, jari, bahkan mental atau jiwa kita. hehehe

    makin mantap aja gan

  5. Biasanya kalau sibuk saya tidak bisa posting, 1-2 hari masih tidak apa-apa, Tapi setelah 3 hari pasti merasa ada yang kurang, yang perlu dituntaskan gitu 😀

    EM

  6. menggalaunya di twitter mas, setiap malam minggu. hahai… kalau di blog gak sempet, curhat panjang2 malah bukan jadi tenang tambah emosi. haha. jadinya di twitter aja.

  7. Thanks for taking the time to talk about this particular, Im fervently about this and I appreciate learning this particular topic. Please, as you acquire info, please revise this website with increased information. Ive thought it was very helpful. There must be charging stations almost everywhere.

  8. Good post. I study something more difficult on totally different blogs everyday. It would always be stimulating to learn content material from other writers and practice just a little something from their store. I’d favor to use some with the content on my blog whether you don’t mind. Natually I’ll offer you a hyperlink on your web blog. Thanks for sharing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *