Matahari Dua Tahun Lalu Masih Sama Dengan Pagi Ini

Malam ini saya berkhayal, seandainya pada 23 Maret 2009 saya tidak membeli ebook salah satu affiliasi kontroversial, mungkin saya tidak sedang menulis di blog ini. Bisa jadi saya sedang berkeliling Jawa Timur menyambangi sejumlah outlet restoran untuk melakukan sidak dan bongkar-bongkar kejelekan kinerja sejumlah kepala toko. Atau bisa juga saya tengah menahan amarah karena perilaku anak-anak mess yang seringkali bikin ulah di malam hari.

Tapi ternyata tidak. Saya malah sedang chatting dengan orang-orang baru disana, bergelut dengan puluhanΒ dummy blog, bercanda dengan kawan-kawan blogger dan tentu saja menulis artikel ini. Hidup memang tidak bisa diterka apa jadinya hari esok. Namun setidaknya kita bisa merencanakan langkah ke depan. Itu juga kalau lagi sadar. Waktu keasyikan dengan mainan baru, yang sering terjadi justru kita lupa tujuan awal.

motivasi blogger

Sekedar flashback ke masa awal ngeblog. Kalau saya pikir-pikir lagi, ternyata banyak waktu saya yang terbuang percuma karena nggak bisa fokus. Misalnya terjebak gangguan-gangguan yang menyenangkan. Banyak energi, biaya dan waktu yang tidak produktif. Kalau saya bandingkan dengan sekarang, mungkin sudah berbeda jauh cara pikir saya. Ya inilah proses, nggak mungkin juga langsung ngerti tanpa tahapan menjadi bodoh dulu. Saya juga nggak mau terlalu asyik berandai-andai dengan masa lalu. Keep moving on!

Saat sudah paham ‘kesalahan di masa lalu’, saya jadi mawas diri agar nggak mengulangi sekarang. Tentu nggak mau dong terjebak pada lobang yang sama. Saya berlanjut dengan bergumam pada diri sendiri: kalau tanggal itu saya nggak beli ebook, dan baru baru start ngeblog detik ini, apakah yang saya lakukan? Kalau dijawab dengan otak yang saya miliki sekarang, tentu jawabnya jelas: serius ngeblog. Wujudnya adalah bangun web, belajar CSS lebih giat, learning English more often, invest dummy blog dan lain-lain.

Lalu muncul bisikan dari dalam diri saya: kalau kamu sudah tahu apa yang mesti dilakukan, kenapa nggak dilakukan sekarang saja, belum terlambat mengejar ketertinggalan ini. Ya, saya tersadar. Setiap hari adalah hari baru untuk belajar hal baru. Tidak peduli dua tahun lalu saya berada di posisi mana. Tidak peduli sekarang saya menginjak tanah di ketinggian berapa kilometer dari permukaan laut. Matahari yang menyinari bumi masih sama. Masih ada harapan selama impian belum padam.

Mari jemput impian masing-masing. Betapa pun terasa berat halangan yang ada di hadapan, yakinilah itu semua tak lebih dari ujian untuk mengetahui seberapa layak kita mendapat kepercayaan Allah untuk mengelola sebagian rizki yang dilimpahkan. Tetap semangat! Dan selalu saya bilang: Enjoy Blogging, Enjoy Writing!

49 Replies to “Matahari Dua Tahun Lalu Masih Sama Dengan Pagi Ini”

  1. betul mas, mengutip dari bukunya Om Donald “Belajar adalah Sebuah Awal Baru. Penting untuk tetap terbuka pada ide-ide baru dan informasi baru. Tetaplah buka pintu Anda tiap hari pada sesuatu yang baru dan menyemangati.”

  2. Akhirnya.. bisa berpijak ke second place… hehee
    betul tuh, mas.. saya sendiri merasakan, seandainya saya nggak daftar di cafe itu, kemungkinan saya masih berkutat dengan game dan game. Banyak ilmu yang saya dapat, dari blog ini salah satunya…
    Happy blogging…

  3. Blogging???

    Ehm… sejarah awal saya ngeblog dulu gimana ya?? jadi lupa gini sih.. he..he..

    Masa kelamku dalam ngeblog belum kunjung terselesaikan, belum ada solusi, belum menemukan jati diri. Tapi saya belum patah arang untuk terus mencari jati diri sebagai blogger, saya tidak ingin menjadi saya yang dulu, harus menemukan sesuatu yang lebih (lebih dalam ilmu, lebih dalam berbagai hal).

    semoga aja bisa mempertahankan semangat ngeblog ini.

  4. wah kalo saya dulunya ngeblog buat mosting gambar sendiri……..eh sekarang malah ngalor ngidul kemana-mana….wkwkwkwkwkw……………..tapi thanks to blogger sudah memberi sesuatu yang baru buat saya setiap harinya!!!!

    1. cara termudah adalah bertindak seolah-olah kita baru memulai. dunia baru, kawan baru dan pemikiran baru. ini adalah cara alami untuk membangkitkan kembali semangat yang sempat drop. πŸ™‚

  5. tidak bermaksud berlebihan, tapi blog ini saya kenal banget sifatnya.. hehehe

    mas Agus, saya mengikuti perkembangan blog ini. dari tulisan-tulisannya, terutama tentang dunia blogging. makin hari makin mendekati totalitas Blogging. saya acungkan 2 jempol.

    semoga saja, kedepan staminanya bisa dipertahankan, minimal stabil.sukses terus mas..

  6. Tapi kayaknya juga ada yang sebaliknya Mas…
    Sekian tahun lalu mereka bikin blog, lalu ditinggalkan dan saat ini lagi keliling Jawa Timur menyambangi sejumlah outlet restoran untuk melakukan sidak dan bongkar-bongkar kejelekan kinerja sejumlah kepala toko. Atau bisa juga saya tengah menahan amarah karena perilaku anak-anak mess yang seringkali bikin ulah di malam hari.
    Ketika ada ruang yang terisi, maka disaat yang sama ada yang sedang meninggalkan ruang itu.
    Itulah hukum keseimbangan.
    Ketika ada Zebra terbunuh, maka disaat yang sama bayi macan tumbuh…

    1. Xixixi…
      Keliatan kalau saya copas tanpa edit…
      Mestinya kata “saya” pada komentar itu adalah “mereka”…

    2. yup! secara alami keseimbangan itu akan muncul dengan sendirinya. memang tidak ada ketentuan saya harus menekuni blogging, tapi ketika blogging membuat saya merasa diterima seutuhnya, itu sudah jadi alasan yang cukup untuk serius disitu. πŸ™‚

  7. Walaunpun tidak selalu meninggalkan komentar (malu kalo dikunjungi balik..hehe), tapi saya selalu memonitor perkembangan blog ini termasuk update2 artikelnya.
    Satu kata untuk mengungkapkan kekaguman saya, SALUT!!

    1. wah, ternyata ada penggemar rahasia nih. makasih kunjungannya selama ini. mohon maaf kalau ada artikel yang nggak berkenan di hati. soalnya saya sering ngrasani kawan-kawan lama yang sudah nggak aktif ngeblog. hehehe.

  8. Saya sebaliknya. Andaikan dua tahun lalu dah kenal sama Mas Agus dan ikutan CBers, mungkin gak gini kali ye πŸ˜€
    Sudahlah, oke, mari menatap masa depan!

  9. emang bener, gangguan-gangguan yg menyenangkan itu ganggu banget πŸ˜›
    mungkin 2 tahun lagi saya akan tulis : “Kalau pada tanggal 25 Januari 2011 saya tidak baca blog mas Agus…..”
    keren banget nih..

    Enjoy Your Day!

  10. selamat menempuh hidup baru bersama bisnis online mas.. hehehe tapi jangan nikah sama blog ya mas wkwkwk

  11. Andaikan dua tahun lalu aku gak ngeblog, aku tak akan pernah kenal sama Agus Siswoyo. Bedanya sekarang dia jadi seleb blogger sementara aku masih tetap seperti dulu, jatuh bangun. Semoga komentarku ini tak dianggap spam.

    salam dari saudaramu di masa lalu.

  12. Aku pernah baca passionate blogger. pokoknya ngeblog teruuus sesuai apa kata hati. nafsunya dicurahkan total ke blog. walhasil, orang pun bisa menikmati blognya yg unik, ciamik n murni. dollar pun mengikuti dengan sendirinya … πŸ™‚

    Salam

  13. Mas Agus, mau belajar CSS lebih giat lagi nih ceritanya πŸ˜› Saya dukung deh. Belajar CSS itu sangat mengasyikkan. Apalagi pas praktek dan melihat hasilnya. Tools yang bisa dipakai yaitu ekstensi Firebug (untuk ngedit CSS secara online) agar bisa langsung kelihatan hasilnya (sangat bagus sebagai pembelajaran). Kalau untuk mengetahui secara cepat kode CSS pada area tertentu sebuah situs/blog, cukup gunakan ekstensi CSScan. Ekstensi Pendule juga bagus untuk hacking source-code dan belajar utak-atik web. Semuanya ada pada browser Chrome.

  14. Mari jemput impian masing-masing. Betapa pun terasa berat halangan yang ada di hadapan, yakinilah itu semua tak lebih dari ujian untuk mengetahui seberapa layak kita mendapat kepercayaan Allah untuk mengelola sebagian rizki yang dilimpahkan. Tetap semangat! Dan selalu saya bilang: Enjoy Blogging, Enjoy Writing!

    baiklah…. kalau begitu…. heheheh

  15. Apapun atau siapapun alasannya awal untuk memulai sesuatu yang baik adalah oke-oke saja. Yang penting langkah2 berikutnya, apakah tetap dilanjutkan? Apakah tetap konsisten?
    Sukses ya mas.. keep on blogging.

    Dian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *