Menciptakan Relaksasi Aktif Untuk Semangat Lebih Baik

Aku Berbeda Aku Tak Sama

Henry Ford pernah berujar bahwa berpikir adalah pekerjaan terberat yang mampu dilakukan manusia. Oleh karena itu, hanya sedikit manusia yang mampu berpikir secara terus-menerus. Untuk itulah Anda membutuhkan sedikit waktu untuk mengistirahatkan otak melalui kegiatan relaksasi. Meski demikian, terdapat perbedaan yang mendasar antara relaksasi aktif dan pasif.

Menurut Steve Chandler, relaksasi aktif mampu menyegarkan dan memulihkan pikiran. Kegiatan tersebut mampu menjaga pikiran tetap fleksibel dan menciptakan suasana baru untuk berpikir kemudian hari. Contoh kegiatan relaksasi aktif adalah melukis, bermain biola, maupun bermain games di komputer. Anda dapat mengistirahatkan satu bagian otak sementara Anda sedang melakukan stimulasi terhadap bagian otak yang lain.

Sebaliknya, jenis kegiatan relaksasi yang menumpulkan semangat adalah terlalu banyak makan, merokok, minum, dan membaca fiksi murahan. Bentuk relaksasi ini menghadirkan kesenangan semu dan akan hilang dalam sekejap. Bukan hanya itu, kegiatan tersebut juga membuat Anda sulit mengembalikan kesadaran. Anehnya, cara tersebut lebih sering dipilih oleh kebanyakan manusia.

Pada saat Anda berhasil menghubungkan antara kegiatan berpikir dan berkreasi, maka hidup Anda dapat menjadi lebih berwarna dan kaya inspirasi. Anda akan mampu menjadi pemain dalam permainan hidup, bukan hanya penonton pasif. Semoga artikel ini bisa memberi inspirasi untuk Anda. Enjoy blogging, enjoy writing!

Published by

Agus Siswoyo

Warga Tebuireng, Blogger Indonesia, Penulis Lepas, Peduli Yatim, dan Guru TPQ. Follow me at Twitter @agussiswoyo.

One thought on “Menciptakan Relaksasi Aktif Untuk Semangat Lebih Baik”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *